Resensi Novel Sunda Si Kabayan Jadi Dukun Singkat [Baru]

Ini adalah resensi novel sunda si Kabayan jadi dukun yang bisa menjadi referensi kamu untuk mengetahui secara singkat isi dari novel tersebut. Buat kamu yang ingin membeli novel bahasa sunda ini, tapi masih ragu untuk membelinya, yuk, simak dulu artikel ini.

Kamu akan punya gambaran isi cerita novel ini secara lengkap. Pada akhirnya, kamu tentu akan dapat menentukan dengan mudah, apakah kamu mau membelinya atau tidak.

Identitas Novel Si Kabayan Jadi Dukun

Berikut ini merupakan identitas dari novel si kabayan jadi dukun:

Judul NovelSi Kabayan Jadi Dukun
PenulisMoh. Ambri
PenerbitKiblat Buku Utama
Kategoridrama comedy
Tahun Terbit2009

Sinopsis Novel Sunda Si Kabayan Jadi Dukun

Kabayan berkehidupan sangat sulit karena kabayan merupakan orang pemalas. Kabayan hanya mengandalkan sang istri untuk mencari nafkah.

Di suatu waktu Kabayan dan sang istri bertengkar hebat. Kabayan menampar Saikem sehingga menjadi geger satu kampung.

Pada suatu hari ada seseorang yang sedang mencari dukun di kampung kabayan. Dan kebetulan tamu tersebut bertanya ke saikem perihal dukun. Saikem yang mempunyai niat balas dendam kepada Kabayan karena sakit hati sudah di tampar.

Maka, Saikem bercerita bahwa Kabayan adalah dukun sakti dan menceritakan hal apa saja yang telah dilakukan Kabayan tentang kedukunannya untuk meyakinkan tamu tersebut.

Saat kabayan baru pulang dua tamu tersebut meminta Kabayan untuk mengobati Nyi Hasanah yang sedang gila. Tapi sebetulnya Nyi Hasanah tidak gila namun hanya pura-pura gila.

Nyi Hasanah tidak mau dijodohkan oleh ayahnya ke haji Latif karena sudah cinta dengan pria lain yaitu Agus sehingga Nyi Hasanah berpura-pura gila.

Setelah pulang dari rumahnya Nyi Hasanah Agus menemui Kabayan, Agus minta tolong untuk bisa bertemu dengan Nyi Hasanah. Dan beraktinglah mereka Agus jadi asistennya bah dukun Kabayan.

Ketika sudah bertemu Agus dan Nyi Hasanah kabur.
Dan ketahuanlah bahwa Kabayan itu bukanlah dukun sakti seperti yang di ceritakan oleh Saikem pada sang tamu.

Dan di tangkaplah oleh pak polisi. Namun, bukannya sedih Kabayan malah senang di tangkap pak polisi.

Karena pikirannya kalau dia di penjara dia tidak akan ribut lagi dengan Saikem dan tidak lagi bertanggung jawab atas segala urusan rumah tangga yang membuat Kabayan pusing.

Baca juga: Resensi Novel Sunda Sripanggung Lengkap

Kelebihan dan Kekurangan Novel Sunda Si Kabayan Jadi Dukun

Berikut ini adalah kelebihan dan kekurangan novel Sunda Si Kabayan Jadi Dukun:

1. Kelebihan Novel Si Kabayan Jadi Dukun

  • Jalan ceritanya beruntun sehingga membuat pembaca betah untuk berlama-lama membaca
  • Banyak nilai yang bisa di ambil
  • Bukunya cukup menghibur karena bergenre komedi dengan kelakuan kabayan yang jadi dukun gadungan

2. Kekurangan Novel Si Kabayan Jadi Dukun

  • Kurang rinci dalam menceritakan penokohannya, contoh ketika pembaca bisa terkecoh siapa dan yang mana yang menjadi Nyi Hasanah itu.
  • Bahasa yang digunakan bukan bahasa loma atau bahasa sunda sehari-hari jadi bagi yang asing dengan bahasa sunda akan merasa kesulitan.

Unsur Intrinsik Novel Sunda Si Kabayan Jadi Dukun

Berikut ini adalah beberapa unsur instrinsik Novel Sunda Si Kabayan Jadi Dukun:

  • Tema, tema pada novel ini tentang drama komedi
  • Tokoh, Kabayan, Saikem, Nyi Hasanah, dan Agus
  • Alur, alur pada novel ini menggunakan alur maju.
  • Latar tempat, di perkampungan dan perhutanan
  • Latar waktu, siang, sore dan malam hari.
  • Sudut pandang, pada novel tersebut memiliki sudut pandang orang pertama

Baca juga:  Novel Sunda Laleur Bodas 

Amanat Novel Sunda Si Kabayan Jadi Dukun

Amanat yang disampaikan dalam novel sunda Si Kabayan Jadi Dukun adalah pertama jika kita hendak melakukan sesuatu lebih baiknya pikirkan terlebih dahulu.

Agar apapun yang kita lakukan tidak merugikan diri sendiri ataupun merugikan orang lain.

kedua selain harus dipikirkan terlebih dahulu. Jika hendak ingin membantu orang lain maka sebaiknya di ikuti dengan rasa ikhlas agar mendapat balasan yang baik dari Allah SWT.

Novel ini wajib kamu baca karena selain isi novelnya mengundang tawa banyak amanat yang bisa kamu petik dan di ambil hikmahnya.

Tinggalkan komentar