6+ Unsur-Unsur Buku Non Fiksi dan Penjelasannya ( Lengkap )

By

Sebelum meresensi sebuah buku, kamu harusnya paham dulu unsur-unsur bukunya, begitu juga jika meresensi buku non fiksi. Ada beberapa unsur-unsur buku non fiksi yang harus kamu pahami sebelum ketika akan diresensi.

Buku non fiksi adalah jenis buku atau karangan yang ditulis berdasarkan hasil pengamatan dan kisah nyata.

Isinya sudah tentu bisa dipertanggungjawabkan dengan pasti.

Ketika kamu paham apa saja unsur-unsur yang terdapat pada buku non fiksi, maka kamu bisa dengan mudah meresensi bukunya.

Tujuan dari meresensi adalah untuk mempermudah orang lain memahami isi dari buku yang kamu resensi.

Nah, jika kamu tidak paham apa saja unsur yang ada pada buku non fiksi, bagaimana cara kamu meresensi bukunya?

Berikut ini saya coba tuliskan, beberapa unsur yang ada pada buku non fiksi:

Unsur-Unsur Buku Non Fiksi

Unsur Buku Non Fiksi

Buku non fiksi terdiri dari beberapa unsur yang saling terhubung satu dan lainnya yang membentuk suatu karya tulisan utuh.

Unsur-unsur dalam buku non fiksi akan bantu kamu memahami dengan mudah isi yang ada dalam buku itu.

Lantas apa saja unsur buku non fiksi?

1. Bagian Cover Buku

Cover merupakan salah satu bagian penting yang tidak terpisahkan dari buku non fiksi. Letaknya ada di bagian depan dari buku non fiksi. Dalam cover terdapat beberapa hal penting, seperti:

  • Judul buku
  • Penulis
  • Penerbit
  • Tanggal Terbit
  • Gambar atau ilustrasi buku

2. Rincian Subab Buku

Apa itu subab buku?

Subab buku merupakan unsur kedua dalam buku non fiksi.

Subab merupakan bagian pengantar dalam buku. Unsur ini adalah bagian penting dalam buku dan menjadi pengantar yang baik untuk menjelaskan latar belakang buku non fiksi.

Subab buku memuat beberapa informasi penting, yaitu:

  • Kata pengantar
  • Latar belakang
  • Tujuan penulisan buku
  • Manfaat buku

3. Judul Bab dan Subab Buku

Unsur buku non fiksi yang satu ini terdapat pada daftar isi. Dalam daftar isi terdapat semua bab dan subab yang akan jadi bahasan dalam buku.

Termasuk nomor halaman bab dan subab yang dibahas.

Pembaca bisa melihat dengan jelas, judul atau sub judul buku dan nomor halamannya.

Jadi, pembaca bisa loncat dari halaman 1 ke halaman lain dengan mudah. Karena mereka bisa tahu judul yang mereka ingin baca di halaman mana dengan mudah.

Dalam daftar isi terdapat beberapa unsur, yaitu:

  • Judul (bab)
  • Subjudul (subab)
  • Titik-titik (….)
  • Nomor halaman dari judul dan sub judul buku

4. Isi Subab Buku

Isi subab terdiri dari beberapa bab yang menjadi bagian inti dari buku non fiksi.

Unsur buku non fiksi ini akan menjelaskan secara keseluruhan dari buku non fiksi. Pembaca bisa memahami isi buku dari bagian ini.

Semua pemecahan masalah akan di bahas di bagian ini.

Termasuk kesimpulan buku.

Pembaca bisa tahu jawaban dari masalah yang diuraikan di awal dengan jelas di bagian ini.

Setidaknya ada 4 bagian penting dalam isi subab buku, yaitu:

  • Bahasan pendahuluan
  • Bahasa inti
  • Penutup
  • Kesimpulan

5. Cara Menyajikan Isi Buku

Cara penyajian isi buku merupakan teknis pengambilan isi dan bahasan dalam buku non fiksi.

Di sini kamu akan tahu, bagaimana buku non fiksi ditulis dan dari mana saja sumber materi yang digunakan dalam penulisan dan penguraian materi dalam buku.

Singkatnya, unsur buku non fiksi ini adalah daftar pustaka.

Di dalamnya terdapat detailing pengambilan sumber ilmiah yang digunakan dalam penulisan buku non fiksi.

Unsur penting dalam daftar pustaka, yaitu:

  • Nama penyusun
  • Tahun terbit
  • Judul
  • Kota terbit
  • Penerbit

Teknik penulisannya dilakukan secara khusus.

Tidak bisa ditulis sembarangan.

Jika nama penerbit terdiri dari 2 kata, maka harus dibalik dan dipisah dengan koma.

Adapun format yang digunakan, adalah: Penyusun.Tahun terbit.Judul.Kota terbit :Penerbit

6. Bahasa yang Digunakan

Buku non fiksi ditulis berdasarkan data dan hasil riset ilmiah.

Bahasa yang digunakan dalam penulisannya adalah bahasa ilmiah.

Agar semua orang bisa paham, maka dibuatlah Glosarium sebagai penjelasan dari kumpulan kata-kata ilmiah dalam buku.

Glosarium ini merupakan salah satu unsur buku non fiksi yang penting.

Dari halaman ini pembaca bisa memahami banyak hal, seperti:

  • Daftar kata kata ilmiah
  • Penjelasan lengkap arti dari kata ilmiah

7. Sistematika Penulisan

Sistematika penulisan merupakan salah satu unsur buku non fiksi yang paling penting. Karena bagian ini akan membuat buku ditulis dengan baik dan tidak asal-asalan.

Contoh Buku Non Fiksi

Unsur Buku Non Fiksi

Setelah memahami unsur-unsur buku non fiksi, mungkin kamu sudah mendapatkan sedikit gambaran tentang buku non fiksi. Agar lebih mudah memahaminya, berikut ini adalah beberapa contoh buku non fiksi.

1. Buku Pelajaran Sekolah dan Kampus

Buku pelajaran baik yang ada di sekolah ataupun kampus merupakan salah satu jenis buku non fiksi karena ditulis berdasarkan fakta dan riset ilmiah. Contoh beberapa buku pelajaran, yaitu:

  • Pendidikan kewarganegaraan
  • Tematik terpadu kelas 4
  • Daring latihan ulangan
  • Asesmen kompetensi
  • Fisika dasar
  • Statistika
  • Matematika
  • Belajar bahasa Indonesia
  • belajar bahas Inggris

2. Buku Ensiklopedia

Buku ensiklopedia merupakan salah satu jenis buku non fiksi yang menjelaskan istilah-istilah dan hal-hal tertentu secara ilmiah. Contoh buku ensiklopedia, yaitu:

  • Ensiklopedia super seru: dinosaurus
  • Ensiklopedia mini: alam semesta
  • Ensiklopedia junior: kapal laut
  • Ensiklopedia 4D: dinosaurus
  • Ensiklopedia saintis Junior
  • Ensiklopedia 4D: rahasia samudera

3. Buku Motivasi

Buku motivasi adalah salah satu jenis buku non fiksi yang ditulis berdsarkan kajian ilmiah.

  • Motivasi Steve Job
  • Inspirasi Bob Sadino
  • Motivasi BJ Habibie
  • Buku kumpulan motivasi

4. Buku Esai

Buku esai adalah jenis buku yang membahas suatu masalah berdasarkan sudut pandang penulisnya yang disandarkan kepada fakta-fakta yang ada. Beberapa contoh buku non fiksi esai, yaitu:

  • Rakyatisme
  • Esai kebudayaan kompas
  • Sosilokui
  • Kumpulan esai tentang manusia
  • Perempuan dan literasi

5. Biografi

Biografi adalah jenis buku yang menceritakan tentang seseorang tokoh atau orang penting mulai dari latar belakang daerah, tempat lahir, pendidikan, karir dan lainnya.

  • Biografi keluarkan nabi
  • Biografi Soekarno
  • Biografi Muhammad Hatta
  • Biografi Umar Ibn Adul Aziz
  • Biografi Umar Bin Khatab

6. Karya Ilmiah

Karya ilmiah adalah sebuah tulisan hasil dari penelitian baik yang dilakukan siswa di sekolah ataupun di kampus, seperti:

  • Makalah
  • Skripsi
  • Tesis
  • Disertasi

7. Jurnal

Jurnal merupakan karya ilmiah berupa kumpulan artikel yang biasanya diterbitkan secara reguler.

  • Jurnal ilmiah
  • Jurnal skripsi
  • Jurnal penelitian
  • Jurnal internasional
  • Jurnal umum

Cara Meresensi Buku Non Fiksi

Unsur Buku Non Fiksi

Setelah kamu tahu unsur-unsur buku non fiksi, maka kamu bisa melakukan resensi buku non fiksi dengan mudah.

Dengan resensi, pembaca bisa paham isi buku tanpa baca keseluruhan buku.

1. Prinsip resensi Buku

Beberapa hal yang jadi prinsip dasar resensi buku, yaitu:

  • Memilih objek buku yang akan di resensi
  • Pelajari karakteristik buku
  • Menguasai objek resensi

2. Struktur Resensi

Ketika meresensi buku, kamu harus memperhatikan strukturnya.

  • Judul resensi
  • Pendahuluan
  • Isi resensi
  • Penutup dan kesimpulan

3. Langkah Cara Meresensi Buku

Jika sudah paham strukturnya, lakuan resensi buku dengan langkah-langkah berikut:

Langkah 1: Tentukan Buku yang Akan Diresensi

Tentukan terlebih dahulu buku yang akan diresensi. Karena tidak semua buku layak diresensi. Kriteria buku yang layak diresensi, yaitu:

  • Berisi persoalan yang aktual
  • Bukunya berkualitas
  • Belum pernah diresensi orang lain
  • Buku yang baru terbit

Langkah 2: Menulis Identitas Buku dengan Jelas

Kamu tuliskan identitas buku secara jelas dan lengkap.

  • Judul buku
  • Penulis buku
  • Penyunting buku
  • Penerbit buku
  • Cetakan
  • Ketebalan buku
  • ISBN

Langkah 3: Menulis Sinopsis Buku

Rangkum isi buku yang kamu resensi dengan baik, lengkap dan jelas.

Kamu harus membaca dulu keseluruhan dari isi buk untuk bisa membuat rangkuman buku secara lengkap dan utuh.

Langkah 4: Jelaskan Kelebihan dan Kekurangan Buku

Dalam resensi, harus ada data kelebihan dan kekurangan yang dimiliki oleh buku yang diresensi.

Ini merupakan tujuan utama dari resensi buku agar pembaca tahu nilai dari buku yang diresensi.

Langkah 5: Susun Resensi

Apabila semau data di atas sudah lengkap semua, maka susunlah semua bagian hasil resensi ke dalam satu bentuk resensi terpadu dengan bahasa yang enak dan nyaman ketika dibaca serta runtut dan rapi.

Tinggalkan komentar

jasa update blog

Full time Blogger, Content Writer dan pelajar jadi satu. Suka solo touring dan kopi hitam.

Resources

Beranda

Tentang

Kontak

Kontak

Hy@Mustakim.org

0896-0896-0097