Contoh Kuburan Islam yang Benar, Adab dan Tata Caranya

Gambar dibuat dengan Canva Pro (Premium)

Umat muslim yang telah meninggal wajib dikuburkan sesuai syariat. Seperti apa contoh kuburan islam yang benar sesuai syariat?

Setiap jenazah umat muslim harus dimandikan, dikafani, di shalatkan, hingga dimakamkan secara layak. Semuanya telah diatur oleh agama termasuk bentuk makam. Agar tidak terjadi kesalahan mengatur bentuk makam maka pahami dulu syariatnya berikut ini.

Adab Menguburkan Jenazah yang Benar

Kewajiban orang muslim yang masih hidup terhadap umat muslim yang meninggal di antaranya memandikan hingga menguburkan. Berikut ini adab menguburkan jenazah yang benar.

  1. Jenazah orang muslim dan non-muslim tidak boleh dikuburkan secara bersamaan harus dikuburkan di tempat masing-masing
  2. Jenazah yang meninggal secara syahid di medan perang dapat dikuburkan di lokasi mereka meninggal
  3. Dilarang menguburkan jenazah pada malam hari kecuali dalam keadaan darurat
  4. Lubang kuburan harus sedalam 3,5 -4.5 m dengan panjang 2.5 meter dan lebar 1.25 m
  5. Jika dalam keadaan darurat, 1 lubang kuburan boleh berisi 2 jenazah atau lebih
  6. Meski menguburkan jenazah Perempuan, tetap harus diturunkan oleh kaum laki-laki
  7. Yang berhak menurunkan jenazah di antaranya wali atau keluarga terdekat
  8. Suami boleh mengerjakan sendiri kuburan istrinya
  9. Bagi yang akan menguburkan jenazah wanita pada malam hari, maka orang yang akan ke pemakaman tidak boleh melakukan hubungan intim dengan istrinya
  10. Jenazah di letakkan di sebelah kanan dengan wajah menghadap ke arah kiblat, sementara kepala serta kedua kakinya terlentang ke kanan serta kiri kiblat
  11. Letakkan jenazah ke dalam kubur dengan membaca bismillah

Tata Cara Menguburkan Jenazah Menurut Syari’at

Menguburkan jenazah tak cukup memasukkan-nya ke dalam liang lahad saja, tapi harus mengikuti syariat berikut ini langkah-langkahnya.

  1. Jika melihat contoh kuburan islam yang benar, setiap liang kubur diperdalam sekitar 2 meter dari permukaan tanah
  2. Kuburan dibentuk secara lahad dengan cara mengeruk bagian bawah dan mengarah ke kiblat
  3. Setelah membaringkan jenazah di dalam lubang, jenazah ditutup dengan papan serta ditimbun menggunakan tanah
  4. Kalau sudah memasukkan jenazah ke dalam liang lahad, iringi dengan bacaan “Bismillah Wa ‘Ala Millati Rasulillah” atau “Bismillah Wa ‘Ala Sunnati Rasulillah”
  5. Baringkan jenazah dengan posisi tubuh miring ke kanan dan wajahnya mengarah ke kiblat
  6. Jika sudah selesai membaringkan mayat, selanjutnya menimbunnya dengan tanah
  7. Setiap keluarga yang hadir diharuskan berdo’a kepada Allah dan memohon ampunan untuk jenazah
  8. Jangan lupa bacakan talqin di atas kuburan untuk menuntun ruh supaya bisa menjawab pertanyaan malaikat penjaga

Contoh Kuburan Islam yang Benar

Kuburan umat islam harus dibuat sesuai syariat, aturan agama tersebut ada fungsi dan manfaatnya baik untuk almarhum maupun peziarah. Berikut ini contoh kuburan islam yang benar serta aturannya.

Contoh Kuburan Islam yang Benar

1. Kedalamannya Setinggi Orang Dewasa yang Melambaikan Tangan

Untuk mengatur ketinggian kedalaman tanah kuburan sejatinya diukur berdasarkan tinggi orang dewasa yang sedang melambaikan tangan. Ukuran kedalaman makam biasanya 3,5 -4.5 meter supaya bau busuk dari jenazah yang telah dikubur tidak tercium ke permukaan.

2. Tempatkan Batu Nisan di Atas Makam

Dalam mazhab Hanafi, setiap makam harus ditandai batu nisan sebagai penanda untuk memudahkan peziarah menemukan makam tersebut.

3. Aturan Ketinggian Tanah Makam Harus Diatur Sewajarnya

Untuk menghindari kerusakan makam oleh binatang atau menahan bau busuk maka ketinggian tanah yang menimbun makam boleh diatur.

Menurut Imam Taqiyuddin Abi Bakr Al-Hishni melalui Kitab Kifayah Al-Akhyar tanah kuburan boleh ditinggikan sebanyak 1 jengkal dari permukaan tanah.

4. Tidak Boleh Ada Bangunan Di atas Makam

Tak hanya itu, mengacu pada hadist Rasullullah SAW, tidak boleh mendirikan bangunan di atas makam. Hal tersebut dapat menyulitkan anggota keluarga yang ingin menguburkan keluarga lain dalam 1 liang lahat.

5. Kuburan tidak Boleh Dijadikan Tempat Ibadah

Pemakaman bukan tempat untuk ibadah, untuk itulah peziarah hanya boleh mengirimkan do’a kepada almarhum saja.

6. Tidak Boleh Duduk Di atas Makam

Menghormati umat muslim yang masih hidup sama dengan menghormati jenazah yang telah dikuburkan. Oleh sebab itu, dilarang melangkahi kuburan, duduk di atasnya, hingga menginjaknya.

Contoh Kuburan Islam yang Benar Berdasarkan Hadis dan Ulama

Contoh Kuburan Islam yang Benar

Rasulullah telah mengajarkan cara menguburkan jenazah orang muslim serta bentuk kuburannya. Kamu dapat memahami contoh kuburan islam yang benar melalui hadis yang telah diriwayatkan, berikut informasinya:

1. Hadis Riwayat. Muslim Tentang Umat Muslim Harus Dikubur Di dalam Tanah

Dari Jabir Bin Abdillah Radhiyallahu ‘anhuma: “Bahwa Nabi dimakamkan dalam liang lahat, di letakkan batu nisan di atasnya dan kuburannya ditinggikan dari permukaan tanah setinggi satu jengkal.” (HR, Muslim)

2. Tidak Boleh Menyemen, Membuat Bangunan, atau Duduk Di atasnya

Dari Jabir bin ‘Abdillah Radhiyallahu ‘Anhuma, berkata: “Rasulullah telah melarang menyemen kuburan, duduk di atasnya dan membangun sesuatu di atasnya.” (HR. Muslim)

Kalau melihat sejumlah contoh kuburan islam yang benar terutama di arab kebanyakan tidak di semen secara menyeluruh. Biasanya, di batas semen pada tepi-tepinya sebagai pembatas dengan makam yang lain.

3. Bentuk Kuburan Berdasarkan Mazhab Syafi’i

Imam Al-Nawawi yang merupakan ulama besar Mazhab Syafi’i berkata “Yang sesuai ajaran Rasulullah, kuburan itu tidak ditinggikan di atas tanah, yang dibolehkan hanya meninggikan satu jengkal dan hampir terlihat rata dengan tanah.” (Syarh Shahih Muslim, Juz VII, Halaman 35)

Akhir Kata

Berdasarkan contoh kuburan islam yang benar, kuburan umat islam harus memiliki kedalaman 3,5 meter – 4,5 meter, panjang 2.5 m, dan lebar 1.25 m.

Artikel Menarik Lainnya: