7 Jenis Teknik Vokal Untuk Bernyanyi, Pemula Wajib Tahu

7 Jenis Teknik Vokal untuk Bernyanyi, Pemula Wajib Tahu

7 Jenis Teknik Vokal untuk Bernyanyi, Pemula Wajib Tahu

Bernyanyi bukan sekadar mengeluarkan suara saja tapi ada tekniknya. Ada beberapa jenis teknik vokal yang harus kamu pahami. Teknik vokal dapat dipelajari dan dilatih secara konsisten supaya suara yang dihasilkan lebih merdu, nyaring, serta jelas.

Kenali dulu jenis teknik vokal, contoh penggunaan teknik vokal, serta beragam informasi lainnya.

Jenis Teknik Vokal dan Penjelasannya

Ada 5 jenis teknik vokal yang harus kamu pelajari secara rutin untuk meningkatkan kemampuan saat bernyanyi. Kalau kamu punya cita-cita menjadi seorang penyanyi sebaiknya latih 5 teknik ini supaya kemampuan kamu semakin meningkat.

Selain karena bakat bawaan lahir, menjadi penyanyi yang suaranya bagus dapat dihasilkan dari latihan. Teknik vokal ini merupakan salah satu cara penyanyi mengeluarkan suara yang efisien terutama dalam menjiwai lagu.

Berikut ini jenis teknik vokal yang harus kamu kuasai untuk menjadi penyanyi sukses.

1. Teknik Intonasi

Jenis teknik vokal yang pertama adalah intonasi, kemampuan yang satu ini harus lebih dulu dikuasai sebelum memahami teknik lainnya. Pentingnya teknik intonasi karena berpengaruh pada penekanan bunyi di setiap nada.

Penekanan pada setiap lagu berbeda-beda, dengan menguasai teknik ini dapat membantu kamu mengeluarkan suara yang nyaman didengar. Untuk menguasai metode ini, kamu dapat melakukan cara-cara di bawah ini.

  • Berlatih menyanyi dengan beragam tempo mulai dari tempo lambat lalu cepat
  • Kamu juga perlu latihan nyanyi dengan tempo yang variatif
  • Selain berlatih dengan tempo, kamu juga harus bernyanyi dengan nada berbeda-beda. Coba berlatih dengan bernyanyi dari nada paling rendah, tinggi, dan hafalkan artikulasi na, ka, la, serta ra
  • Coba latihan dengan tangga nada kromatis agar lebih maksimal

2. Teknik Artikulasi

Jenis teknik vokal berikutnya adalah teknik artikulasi, salah satu metode vokal dengan melakukan perubahan saluran pada ruang rongga udara. Tujuan metode ini agar penyanyi mengeluarkan suara atau bunyi yang jelas.

Ada beberapa hal yang harus kamu perhatikan ketika berlatih artikulasi yakni melatih posisi badan, posisi mulut, hingga membentuk bunyi konsonan. Berikut ini penjelasan lengkapnya.

2.1. Sikap Badan Penyanyi

Sikap badan sangat penting dalam mempelajari teknik bernyanyi, tujuannya untuk membuka sirkulasi udara. Dengan begitu, kamu dapat memproduksi suara dengan lancar, simak tips dalam mengatur sikap badan agar nyanyian kamu bagus.

  • Kepala harus dalam posisi tegak dengan pandangan mengarah ke depan
  • Pastikan tulang punggung lurus
  • Jangan lupa, posisi dada sedikit membusung ke depan
  • Sementara itu, posisi kaki dalam posisi melebar di bagian lantai

2.2. Posisi Mulut

Selanjutnya adalah posisi mulut untuk membentuk suara sesuai lagu yang dinyanyikan. Pentingnya posisi mulut yang tepat untuk menghindari suara yang lemah, pekak, maupun kurang nyaring.

Berikut ini posisi mulut yang tepat menyesuaikan organ mulut yang tepat guna membuat suara yang dihasilkan jadi bagus.

  • Buka mulut selebar 3 jari dengan posisi vertikal agar suara yang dikeluarkan kuat serta bulat
  • Gigi di posisikan secara seri, gigi di bagian atas tertutup dengan setengah bibir
  • Sementara itu, bibir bagian bawah harus sedikit ditekan agar suara yang dihasilkan lebih stabil
  • Untuk aliran udara dapat kamu arahkan ke langit-langit supaya menghasilkan suara yang lebih lantang
  • Jangan lupa, tarik anak lidah dan langit-langit lunak ke atas supaya lubang ke rongga hidup tertutup
  • Di bagian lengkung langit-langit harus dibuka lebar supaya lidah tetap berada pada posisi mendatar. Sementara ujung lidah bersinggungan dengan gigi seri bagian bawah

2.3. Berlatih Vokalisis

Di tahap berikutnya, seorang penyanyi wajib mempelajari vokalisis untuk melatih teknik artikulasi. Dengan latihan vokalisis, kamu dapat menyempurnakan huruf vokal maupun konsonan. Cara ini menghasilkan suara yang merdu di dengar orang lain.

3. Teknik Resonansi

Salah satu jenis teknik vokal yang harus kamu kuasai berikutnya adalah resonansi untuk menimbulkan pantulan suara. Memahami teknik resonansi ini ini sangat penting guna memicu pita suara supaya lebih indah serta nyaring ketika didengar.

Teknik ini dapat dibentuk secara natural dengan latihan yang optimal. Pita suara yang ukurannya 1.5-2 cm tetap bisa menghasilkan suara yang bagus. Ada 4 rongga resonansi yang dimiliki seorang orang, berikut daftarnya:

  • Resonan pertama di bagian atas atau nasal cavities letaknya di bagian atas mulut atau tenggorokan manusia
  • Resonan tengah merupakan bagian belakang mulut atau yang dikenal dengan faring
  • Resonan bawah dekat dada
  • Resonan di rongga dahi, rongga tulang saringan, rongga rahang, serta rongga tulang baji, resonan ini tidak dapat diubah

4. Teknik Pernapasan

Jenis teknik vokal lainnya merupakan teknik pernapasan yang mana peranannya sangat penting sehingga wajib dilatih secara maksimal. Setiap penyanyi akan membutuhkan udara yang keluar masuk pada paru-paru.

Teknik ini meliputi 3 jenis mulai dari pernapasan dada, perut, dan diafragma. Berikut ini penjelasan lengkapnya.

4.1. Pernapasan Dada

Untuk melatih pernapasan dada, kamu harus belajar menghirup udara ke dalam paru-paru lalu tempatkan ke bagian atas. Walaupun tidak terlalu dibutuhkan ketika bernyanyi tapi latihan teknik ini sangat bermanfaat.

Kamu akan membutuhkan latihan pernapasan dada saat menyanyikan lagu dengan nada yang rendah. Dengan melatih teknik ini, kamu tidak akan mudah kehabisan napas saat bernyanyi.

4.2. Pernapasan Perut

Selain melatih pernapasan dada, berikutnya kamu harus melatih pernapasan perut. Proses latihan ini memasukkan udara ke dalam rongga perut. Biasanya, penyanyi melatih ini untuk menghasilkan suara yang lebih keras.

Beberapa orang sering melewatkan latihan ini karena menganggapnya kurang efektif sebab membuat paru-paru lebih mudah kehabisan nafas. Tapi kalau untuk bernyanyi dengan nada tinggi kamu membutuhkan teknik ini.

4.3. Pernapasan Diafragma

Teknik pernapasan lainnya adalah melatih diafragma guna memperoleh udara yang lebih banyak. Latihan ini sangat berguna untuk memperpanjang nafas dan kontrol udara yang lebih baik.

Penyanyi sering melakukan latihan ini untuk menambah volume dan mengurangi tekanan supaya udara yang masuk ke paru-paru jadi lebih banyak.

5. Teknik Pembawaan

Jenis teknik vokal yang terakhir adalah teknik pembawaan, setiap penyanyi harus menguasai teknik ini dalam menyanyikan sebuah lagu. Meski penyanyi memiliki teknik vokal yang bagus tapi kalau pembawaannya tidak sesuai tetap kurang.

Teknik pembawaan ini berkaitan antara penyanyi dengan pendengar lewat lagu yang dinyanyikan. Inilah sejumlah tips yang akan berpengaruh saat penyanyi membawakan lagu.

  • Tema
  • Dinamik
  • Ekspresi
  • Irama
  • Tempo
  • Gaya bernyanyi
  • Pesan

Tips Berlatih Teknik Vokal Agar Lebih Mahir

Setelah mengenal jenis teknik vokal dalam bernyanyi, kamu dapat melatihnya dari sekarang. Berikut ini tips melatih teknik vokal agar konsisten dan meningkatkan kemampuan bernyanyi.

  1. Sering melakukan pemanasan vokal
  2. Hindari dehidrasi
  3. Latihan rutin dengan coach profesional
  4. Hindari merokok atau vape
  5. Jangan memaksakan bernyanyi saat tenggorokan sakit
  6. Pahami dan perbaiki postur tubuh
  7. Sesuaikan gaya dalam bernyanyi serta suara

Akhir Kata

Teknik vokal adalah cara penyanyi menghasilkan suara yang tepat sesuai lagu yang dinyanyikan. Dengan teknik vokal yang terlatih, penyanyi dapat menyanyikan beragam genre lagu tanpa kendala.

Content writer teknologi yang sudah mulai menulis sejak tahun 2017. Terimakasih sudah membaca tulisan saya di sini. Jangan lupa share!

Artikel Menarik Lainnya: