KUR Bank Kalteng: Jenis, Syarat dan Tenornya (Lengkap)

KUR Bank Kalteng: Jenis, Syarat dan Tenornya (Lengkap)

Bank Kalteng kali ini menyediakan layanan KUR untuk para nasabahnya dimana Bank Kalteng menyediakan kredit baik menggunakan agunan dan tanpa agunan. Bagi kamu yang ingin tahu lebih detail mengenai KUR Bank Kalteng kamu bisa simak artikel ini.

Dimana tentunya artikel ini akan memberitahukan beberapa informasi mengenai KUR Bank Kalteng mulai dari persyaratan cara pengajuan hingga informasi suku bunga dan plafon dari KUR tersebut.

Jenis KUR Bank Kalteng

Terdapat 3 jenis KUR Bank Kalteng yang disediakan oleh pemerintah untuk masyarakat dan ketiga jenis tersebut adalah mikro, retail, dan TKI, ini penjelasan lengkapnya:

1. KUR Mikro

KUR mikro adalah jenis pinjaman untuk pengusaha kecil berskala mikro dengan besaran maksimal pinjamannya yaitu Rp,25 juta. Jumlah ini bisa berbeda tergantung kebijakan bank penyalurnya.

Modal akan dipinjamkan kepada usaha kecil yang dinilai produktif dan prosfektif dari segi profit. Karena bank penyalur harus mempertimbangkan kesanggupan peminjam dalam memenuhi tanggung jawabnya.

2. KUR Retail

Selanjutnya ada KUR Retail yaitu KUR yang diperuntukan untuk penguasa kalangan menengah yang berpotensi membayar cicilan dengan bunga flat atau anuitas setara batas maksimal pinjaman KUR retail sebanyak Rp.500 juta.

Selain batas maksimal, KUR retail juga menawarkan jangka waktu pengembalian yang cenderung lebih lama. Sedangkan batas waktu untuk pinjaman pembiayaan modal kerja yaitu 4 tahun dan pembiayaan investasi selama 5 tahun.

3. KUR TKI

Selain untuk pengusaha, ternyata sasaran KUR TKI adalah siapapun yang membutuhkan modal awal, termasuk TKI.

KUR TKI adalah bantuan permodalan untuk Tenaga Kerja Indonesia (TKI) yang ingin bekerja di luar negeri tetapi tidak memiliki modal awal. Dan batas maksimal pinjaman jenis KUR TKI ini adalah Rp.25.000.000,-

Syarat Mengajukan KUR Bank Kalteng

KUR atau Kredit Usaha Rakyat ini merupakan kredit untuk usaha mikro, kecil dan menengah baik perorangan, kelompok maupun badan usaha termasuk koperasi dan BPR.

Dengan tujuan untuk mengembangkan usaha-usaha produktif dalam rangka memenuhi kebutuhan investasi dan atau modal kerja yang tidak bertentangan dengan ketentuan yang berlaku.

Beberapa jenis sektor yang dibiayai oleh KUR Bank kalteng diantaranya yaitu sektor pertanian, perikanan, industri pengolahan, konstruksi, perdagangan dan jasa-jasa.

Sebelum beranjak ke cara pengajuan KUR Bank Kalteng kamu perlu ketahui dulu syarat pengajuan apa yang perlu kamu persiapkan. Berikut beberapa syarat yang perlu kamu penuhi, diantaranya adalah:

  • Syarat pertama yaitu kamu harus WNI (Warga Negara Indonesia)
  • Selanjutnya memiliki usaha yang sudah berjalan sekurang-kurangnya 6 bulan
  • Kemudian perlu memiliki identitas diri seperti KTP, kartu keluarga, surat nikah/cerai.surat kematian
  • NPWP (Nomor Pokok Wajib Pajak)
  • Kemudian selain itu, memiliki izin usaha dari instansi yang berwenang seperti (SIUP, TDP, SITU, HO) khusus untuk mikro cukup dengan Surat Keterangan Usaha dari kelurahan atau kepada desa
  • Selanjutnya perlu memiliki akta pendirian perusahaan, akta perubahan terakhir, surat pengesahan dari kementrian hukum dan HAM (Khusus Usaha Berbada Hukum)
  • Pas foto terbaru ukuran 4×6 sebanyak 2 (dua) lembar
  • Laporan keuangan/neraca dan laba rugi (khusus segmen kecil, menengah & korporasi)
  • Dokumen lain-lain yang terkait dengan usaha (mis kontrak-kontrak, kerjasama dengan suplier)
  • Tidak termasuk dalam daftar hitam/kredit bermasalah (SID) Bank Indonesia

Nah, itulah beberapa syarat yang perlu kamu penuhi untuk bisa mengajukan KUR Bank Kalteng jadi pastikan semua syarat kamu penuhi secara lengkap agar pengajuan kamu secepatnya di proses dengan baik.

Tenor, plafon dan Suku Bunga KUR Bank Kalteng

Ada dua jenis KUR yang tersedia di KUR Bank Kalteng yaitu ada KUR Mikro dan juga KUR Ritel dimana untuk tenor dan juga suku bunga dari dua layanan tersebut berbeda-beda.

Dan tentunya hal ini akan menjadi informasi penting bagi kamu yang berminat ingin melakukan pengajuan KUR di KUR Bank Kalteng.

Untuk KUR Mikro sendiri memiliki jangka waktu untuk kredit modal kerja maksimal 3 tahun dan ini dapat diperpanjang menjadi 4 tahun sedangkan untuk kredit investasi maksimal 5 tahun dan dapat diperpanjang menjadi 7 tahun.

Kemudian untuk KUR Ritel kredit modal kerjanya bisa maksimal 4 tahun dan dapat diperpanjang menjadi 5 tahun. Sedangkan untuk kredit investasi maksimal 5 tahun dan dapat diperpanjang menjadi 7 tahun.

Sedangkan untuk suku bunganya baik untuk KUR Mikro atau KUR Ritel sama-sama menawarkan suku bunga 6%.

Dan untuk plafon kredit KUR Mikro yaitu maksimal Rp,50.000.000,-, sedangkan untuk KUR Ritel diatas Rp.50.000.000,- sampai dengan Rp.500.000.000,-.

Dan bagi kamu yang ingin menggunakan kredit melalui agunan maka jaminan utama yaitu harus berupa objek usaha yang dibiayai. Dan jika menggunakan agunan tambahan harus harta bergerak, deposito berjangka, kendaraan, mesin dan peralatan, dan logam mulia.

Akhir kata

Demikian penjelasan mengenai KUR Bank Kalteng mulai dari jenis KUR, syarat bayar, hingga tenor, plafon dan suku bunga. Semoga bermanfaat

Artikel Menarik Lainnya: