Paragraf Deduktif Adalah: Ini Menurut Para Ahli Dan Contohnya

Paragraf Deduktif Adalah: Ini Menurut Para Ahli dan Contohnya

Paragraf deduktif adalah paragraf yang diawali dengan pernyataan umum yang kemudian di turunkan dengan pernyataan khusus sebagai penjelasannya. Atau kata lain paragraf yang ide pokoknya atau gagasan utamanya berada di awal paragraf.

Nah, bagi kamu yang mencari informasi mengenai paragraf deduktif itu apa serta ciri-ciri, perbedaan dengan paragraf lainnya hingga contohnya kamu bisa simak artikel ini sampai selesai akan kami jelaskan secara lengkap.

Pengertian Paragraf Deduktif Adalah?

Paragraf Deduktif Adalah

Paragraf sendiri merupakan susunan beberapa kalimat yang didalamnya terdapat sebuah gagasan utama mengenai suatu topik. Dan paragraf deduktif sendiri jika diartikan dengan bahasa Latin yaitu deducere, deductum, deduxi yang artinya menurun ke bawah.

Dengan demikian pengertian paragraf deduktif adalah paragraf yang diawali dengan pernyataan umum yang kemudian diturunkan dengan pernyataan khusus sebagai penjelas.

Selain itu, paragraf deduktif juga dimaknai sebagai paragraf yang ide pokoknya atau gagasan utamanya berada di awal paragraf. Agar lebih paham berikut beberapa pengertian paragraf deduktif menurut para ahli yaitu:

1. Menurut Kusmayadi dkk

Paragraf deduktif adalah yang diawali dengan membahas masalah umum untuk mendapatkan kesimpulan khusus. Dalam pola pengembangan paragraf deduktif, kalimat utamanya terletak di awal paragraf.

2. Menurut Sri Sutarni dan Sukardi

Disebutkan bahwa pengertian paragraf deduktif adalah paragraf yang kalimat utamanya berupa pernyataan umum terletak di awal, selanjutnya diikuti dengan kalimat-kalimat penjelas polanya dari umum ke khusus.

Ciri-Ciri Paragraf Deduktif

Jadi, kita sudah paham bahwa paragraf dedukti adalah paragraf yang memiliki ide pokok di awal dan kalimat penjelas di akhir. Supaya lebih paham kamu bisa simak beberapa ciri paragraf deduktif di bawah ini ya:

1. Ide pokok berada di awal paragraf

Ciri utama dari paragraf deduktif adalah ide pokok atau gagasannya yang berada di awal paragraf. Gagasan utama yang berada di awal paragraf dijadikan sebagai dasar pengembangan tulisan menjadi lebih luas.

2. Pola pengembangan paragraf dari umum ke khusus

Selanjutnya, ciri dari paragraf deduktif adalah pola tulisannya di mulai dari kalimat umum kemudian dilanjutkan dengan kalimat khusus. Gagasan utama di awal paragraf dijelaskan dengan kalimat paragraf dijelaskan dengan kalimat pendukung yang sifatnay khusus.

3. Kalimat pendukung menjelaskan ciri-ciri, karakteristik, atau contoh

Paragraf deduktif yang diawali dengan penjelasan definisi akan ditulis kalimat pendukung yang sifatnya lebih khusus. Kalimat pendukung ini biasanya menjelaskan ciri-ciri, karakteristik, langkah-langkah dan contoh dari ide pokok yang berada di awal paragraf.

Bedanya Paragraf Deduktif dengan Paragraf Lainnya

Nah, untuk mengetahui perbedaannya kamu perlu pahami beberapa jenis paragraf yang ada dan berikut penjelasannya:

1. Paragraf Induktif

Selain deduktif ada juga paragraf induktif, yaitu paragraf yang kalimat topiknya terdapat pada bagian akhir. Dan secara garis besar, paragraf induktif mempunyai ciri-ciri penyebutan peristiwa khusus di bagian utama.

Dan kemudian menarik kesimpulan berdasarkan peristiwa-peristiwa khusus itu.

2. Paragraf Deduktif-induktif (Campuran)

Paragraf deduktif-induktif ini adalah paragraf yang kalimat topiknya terdapat pada bagian awal dan akhir paragraf. Meskipun ada dua bukan berarti gagasan utamanya da dua kalimat topik.

Adanya dua kalimat topik itu hanya merupakan bentuk pengulangan gagasan utama untuk mempertegas informasi saja.

3. Paragraf Ineratif

Paragraf ineratif adalah paragraf yang kalimat utamanya terletak di tengah-tengah paragraf. Paragraf ini diawali dengan kalimat-kalimat penjelas sebagai pengantar kemudian diikuti kalimat-kalimat penjelas untuk menguatkan dan mempertegas informasi.

4. Ide Pokok Menyebar

Paragraf pokok menyebar ini adalah pragraf dengan pola semacam tidak memiliki kalimat utama. Dan pikiran utamanya menyebar pada seluruh paragraf atau tersirat pada kalimat-kalimatnya.

Nah, itulah beberapa perbedaan dari paragraf deduktif dengan jenis paragraf lainnya dimana kamu semakin paham apa yang dinamakan paragraf deduktif. Namun, agar semakin paham kamu bisa juga simak beberapa contoh dari paragraf deduktif di bawah ini.

Contoh Paragraf Dedukatif

Dan berikut beberapa contoh dari paragraf deduktif yang bisa kamu pelajari agar kamu semakin paham mengenai paragraf deduktif, yaitu:

Contoh 1

Kegiatan seorang penulis dapat disamakan dengan seorang petani yang mencangkul sawah ladangnya. Pak tani akan bertenaga cukup makan dan minum. Bila kurang, ia akan cepat letih, lelah dan loyo. Demikian seorang penulis, bisa sedikit membaca, kurang melakukan riset untuk bahan tulisannya dan tidak sensitif terhadap lingkungannya tentunya saja akan kehabisan ide.

Contoh 2

Sekolah Dasar Islam Al-Falah diakui oleh desa sebagai sekolah terfavorit di wilayah Kecamatan Bayongbong. Di dalam kurikulumnya hampir seluruh harinya ada pelajaran membaca Al-Qur’an. Sekali dalam seminggu, mengenakan baju koko. Bukan baju koko biasa, tetapi baju tersebut didesain sebagai seragam resmi muris SDI Al-Falah.

Contoh 3

Orang pendiam tidak sepantasnya dijauhi atau dianggap aneh. Hal itu karena tidak selamanya orang yang pendiam adalah pecandu narkoba, berkepribadian sombong, penderita kelainan jiwa. Atau teroris. Orang pendiam Cuma orang yang tidak pandai banyak bicara sekaligus tak terlalu senang ada di tempat ramai terlalu lama.

Contoh 4

Terlambat sudah menjadi hal yang biasa buat mahasiswa. Terlambat tersebut disebabkan oleh beberapa faktor antara lain, pertama, karena bangun kesiangan yang selalu menjadi hambatan. Kedua, menumpuknya tugas dari dosen. Ketiga, halangan yang tidak terduga-duga seperti kecelakaan, ban bocor atau kurangnya kedisiplinan mahasiswa dari dosen.

Akhir Kata

Demikian penjelasan mengenai paragraf deduktif adalah paragraf yang kalimat utamanya berada di awal dan diakhiri dengan kalimat khusus sebagai penjelasan semoga yang kami sampaikan dapat bermanfaat.

Suka membaca novel dan dunia literasi. Menuangkan ke dalam tulisan agar banyak orang yang tahu apa yang aku baca hari ini.

Artikel Menarik Lainnya: