Resensi Novel Akatsuki: Sinopsis, Intrinsik & Pesan Moral

Resensi Novel Akatsuki

Resensi novel Akatsuki mengkisahkan cerita, dimana terdapat tokoh utama yang bernama Mayumi. Perempuan cantik yang kehilangan ibunya, saat dia lahir.

Bahkan, ayahnya juga meninggal tak lama saat Mayumi masih kecil. Tetapi, ia diangkat menjadi anak di keluarga Nakano hingga menjadi dokter. Menariknya, tokoh Mayumi ini begitu tertarik dengan agama Islam loh.

Seperti apa ketertarikan Mayumi dengan Islam? apakah dia akan menjadi seorang muslim? untuk mengetahui jawabannya simak resensi novel ini sampai selesai.

Identitas Novel

Judul NovelAkatsuki
PenulisMuliyatun N
Jumlah halaman304 Halaman
Ukuran buku13 x 20 cm
PenerbitKaifa Publishing
KategoriFiksi
Tahun Terbit2018
Harga novelRp.42.000,-

Novel Akatsuki karya Muliyatun N berjumlah 304 halaman. Buku ini diterbitkan oleh Kaifa Publishing sebagai karya fiksi pada tahun 2018. Harga bukunya yaitu Rp.42.000,-.

Sinopsis Novel Akatsuki

Dengan latar tempat di Jepang, cerita ini dimulai dari prolog yang berjudul “Mari Kita Mulai”.

Cerita ini diawali dengan kisah kelahiran sang tokoh utama, yang bernama Mayumi, yang di tinggal mati ibunya saat melahirkan dirinya.

Dan berlanjut ke bab berikutnya “Sinyal”, di bab ini menceritakan kisah Mayumi remaja yang Kaka laki-lakinya sudah pulang dari kuliah kedokteran yang ada di Inggris.

“Putri Mayu” adalah nama panggilan sayang dari kakanya untuk Mayumi.

Dan kisah-kisah selanjutnya diketahui jika Mayumi sangat di sayang oleh ibu serta kakanya.

Sepeninggal ibunya setelah melahirkan dirinya di prolog, ayahnya meminta bantuan kepada istri sahabatnya untuk menyapih Mayumi.

Keluarga Nakano (nama sahabat ayah Mayumi) kebetulan juga baru saja kehilangan anak laki-laki kedua, maka dari itu Mayumi di sapih oleh ibu Nakano seperti anaknya sendiri.

Suatu saat ayah Mayumi meninggal dalam perjalanan menuju kantornya, Mayumi pun menjadi yatim piatu. Dan diangkat oleh keluarga Nakano. Keluarga Nakano juga sangat menyayangi Mayumi.

Mayumi adalah seorang gadis cantik, dia mempunyai pribadi yang tidak feminim juga tidak tomboy.

Mayumi paling tidak suka berdandan. Tetapi dia tak pernah lupa kodratnya sebagai wanita.

Di sekolah Mayumi juga banyak di kelilingi teman, Kenzue sahabat lama Mayumi, kira ketua kelas yang bisa di andalkan dan kelihatan menaruh hati untuk Mayumi.

Rin Gadis yang mengagumi Kagawa Satoshi si pangeran es. Takuya, dan Chiba adalah sahabat pangeran es.

Dimulai dari rasa penasaran Mayumi kepada Satoshi, yang sering menghilang di waktu makan siang dan menolak menjadi pemeran pangeran di pentas kebudayaan di sekolahnya.

Suatu ketika, Mayumi dan Satoshi mengobrol pertama kalinya. Disitu Mayumi mengetahui jika Satoshi adalah seorang muslim. Dan mengetahui jika Satoshi sholat Dzuhur saat makan siang tiba.

Rasa penasaran Mayumi ke Satoshi akhirnya merambat ke Islam. Dia ingin tahu agama seperti apa yang dianut oleh Satoshi sampai membuatnya terlihat berbeda dari orang Jepang yang lain.

Mayumi mengetahui banyak tentang Islam dari wanita berhijab yang bernama ayame, Kaka dari Satoshi. Lalu, akankah Mayumi menjadi beragama Islam?

Unsur Intrinsik Novel

Adapun unsur-unsur intrinsik dalam novel Akatsuki yang menarik untuk kita ketahui, diantaranya yaitu:

1. Tema

Tema novel Akatsuki yaitu membahas tentang religi atau keagamaan. Dimana diceritakan dalam novel tokoh Ayumi yang tertarik untuk mempelajari agama Islam hingga ia menjadi seorang muslim.

2. Tokoh

Tokoh-tokoh utama yang diceritakan di dalam novel yaitu Mayumi, keluarga Nakano, Satoshi, Kenzue, dan Takuya.

3. Latar Tempat

Latar tempat kejadian dalam cerita novel Akatsuki yaitu berada di sekolah, di rumah Mayumi, dan di pinggir jalan.

4. Latar Waktu

Latar waktu yang terdapat dalam novel Akatsuki yaitu situasi pagi hari, siang hari, dan malam hari.

5. Alur

Alur di dalam novel Akatsuki menggunakan alur campuran. Adanya cerita di masa lalu ketika Mayumi masih kecil dan ibunya meninggal saat ia lahir.

6. Sudut Pandang

Sudut pandang yang digunakan penulis untuk menggambarkan karakter para tokoh dalam novel Akatsuki yaitu sudut pandang orang ketiga, pelaku utama.

7. Gaya Bahasa

Gaya bahasa dalam novel sangat sederhana dan ringan untuk dipahami. Sebagian besar bahasa dengan kata denotasi. Sehingga mudah untuk dipahami.

8. Amanat

Amanat yang terdapat dalam novel Akatsuki yaitu ambilah hal-hal positif dari orang lain dan jadilah orang yang bermanfaat untuk orang lain.

Unsur Ekstrinsik Novel

Adapun unsur ekstrinsik novel Akatsuki yang menarik untuk diketahui, yaitu:

1. Nilai Sosial

Keluarga Nakano mempunyai sikap sosial yang cukup tinggi, dimana mereka mempunyai hati dan jiwa yang besar untuk menolong keluarga Mayumi.

Bahkan, keluarga Nakano benar-benar menganggap Mayumi seperti anaknya sendiri.

2. Nilai Moral

Nilai moral yang terdapat di dalam novel Akatsuki yaitu jadilah orang yang bermanfaat untuk orang lain.

3. Nilai Pendidikan

Nilai pendidikan dalam novel Akatsuki yaitu capailah cita-citamu sampai ke negeri orang.

Saat masih bersekolah, semangatlah untuk mencapai prestasi akademik dan non akademik.

4. Nilai Religi

Nilai religi yang terdapat dalam novel Akatsuki yaitu dari penggambaran agama Islam yang sangat indah. Sehingga membuat Mayumi tertarik untuk pindah ke agama muslim.

Kelebihan Novel

Kelebihan novel Akatsuki yaitu mempunyai alur cerita yang menarik untuk diikuti sampai akhir.

Cerita dalam novel juga mempunyai konflik yang ringan sehingga mudah diketahui jalan ceritanya.

Kekurangan Novel

Kekurangan novel Akatsuki yaitu mempunyai sedikit bahasa Jepang yang mungkin tidak diketahui artinya oleh pembaca.

Pesan Moral Novel Akatsuki

Pesan moral dalam novel Akatsuki yaitu jadilah orang yang bermanfaat untuk orang lain, termasuk dalam hal religi.

Artikel Menarik Lainnya: