Resensi Novel Alegi Haekal; Sinopsis, Intrinsik, Pesan Moral

Gambar dibuat dengan Canva Pro (Premium)

Resensi novel Alegi Haekal ini akan membahas seputar identitas novel, sinopsis, unsur intrinsik, unsur ekstrinsik, dan kelebihan juga kekurangan dan kesimpulan dari novel  Alegi Haekal tersebut secara lengkap.

Novel Alegi Haekal ini tentunya akan sangat berguna bagi kalian yang ingin mengetahui kisahnya secara lengkap. Kalian juga bisa mempertimbangkan apakah akan membeli novel ini atau tidak setelah membaca resensi ini.

Identitas Novel Alegi Haekal

Judul NovelAlegi Haekal
PenulisDhiaan Farah
PenerbitLoveable
Jumlah Halaman300 halaman
Ukuran Buku13 x 19 cm
KategoriFiksi Domestik
Tahun Terbit2022
Harga BukuRp. 95.000

Novel Alegi Haekal mulai ditulis pada 31 Desember 2021. Kepopuleran kisah ini berhasil membuat karya ini kembali di lirik penerbit. Novel Alegi Haekal sudah diterbitkan oleh Penerbit Cahaya Duabelas Semesta pada Juni 2022.

Sinopsis Novel Alegi Haekal

Novel Alegi Haekal ini menceritakan kisah seorang mahasiswa Hukum yang berusia 17 tahun yang dikenal sebagai lelaki tampan, dan sangat berkharisma. Dibalik kelebihannya itu tak banyak orang yang tahu tentang kehidupan aslinya.

Haekal menyimpan masalah yang besar dibalik kehidupannya. Haekal tidak pernah mendapatkan kasih sayang dari sosok seorang ibu. Yang seharusnya mendapatkan perhatian dan kasih sayang yang semestinya ia dapatkan.

Jika banyak anak seusianya yang sedang dalam masa pubertas yang risih terhadap perhatian dari orang tuanya, Haekal justru mendambakan hal itu. Bahkan Haekal rela melakukan apa saja agar dia mendapatkan kasih sayang dari sang Mama.

Dia tidak membutuhkan apa-apa lagi. Haekal rela melakukan banyak hal supaya sang ibu menyayanginya sebagai anak. Tapi usahanya tentu tak cukup untuk semua itu. Sang Mama tetap bersikap seolah-olah tak peduli, cuek dan dingin kepada Haekal.

Haekal terus berusaha melakukan hal-hal yang dapat menarik perhatian sang ibu, walaupun sang ibu tak pernah merespon dengan baik atas usaha yang Haekal lakukan. Tetapi Haekal tak pernah menyerah sampai disitu.

Namun sebenarnya, sang ibu bukan tak menyayangi Haekal. Akan tetapi sang ibu melakukan semua itu demi menutupi aibnya pada masa lalu. Rahasia besar yang ia simpan dan Haekal belum mengetahuinya.

Pada masa lalu, Ibu dan Ayah Haekal adalah sepasang kekasih yang romantis. Akan tetapi karena kekhilafan mereka, dua sejoli itu terbelenggu oleh nafsu sehingga melakukan hubungan badan diluar nikah.

Haekal adalah anak yang terlahir dari hubungan terlarang tersebut. Kehadirannya tidak diinginkan, oleh karena itu status Haekal sebagai anak dirahasiakan. Karena menganggap kelahiran Haekal menjadi sebuah aib bagi keluarga Ayah dan Ibunya.

Selain itu, Ibu Haekal adalah salah satu sosok yang memiliki citra baik di masyarakat. Hal inilah yang menjadikan alasan yang seolah-olah menganggap Haekal itu tak ada, dan Haekal itu dianggap bukan anaknya.

Meskipun Haekal tahu keberadaannya tidak diakui, Haekal tetap menyayangi ibunya dengan tulus. Sama sekali tidak menyimpan dendam terhadap perlakuan ibunya yang selama ini ia dapatkan.

Haekal selalu berusaha meluluhkan hati ibunya. Haekal juga terus berusaha mencari informasi apakah sang ayah masih hidup atau tidak. Hal ini tentunya membuat ibunya marah dan semakin tidak menghiraukan Haekal.

Tetapi Haekal tetap teguh pendirian untuk tetap mencari jawaban atas semua pertanyaan yang menyelimutinya. Bagi Haekal sang ibu adalah satu-satunya harta yang paling berharga dalam hidupnya, dan Haekal sangat menyayanginya dengan tulus.

Apakah Haekal bisa menemukan jawaban atas semua pertanyaan yang membuatnya penasaran  selama ini?

Dan apakah Haekal akan berhasil meluluhkan hati ibunya? Dan bagaimana reaksi Haekal saat mengetahui rahasia kelam yang membuat hidupnya menderita? Kalian penasaran bagaimana kelanjutan kisah Alegi Haekal. Nikmati keseruan cerita kisah ini di Novel Alegi Haekal secara lengkap.

Unsur Intrinsik Novel Alegi Haekal

1.Tema

Tema yang diangkat dalam Novel Alegi Haekal ini adalah tema percintaan seorang mahasiswa hukum yang berbalut problem di dalamnya. Alegi Haekal yang mencari kasih sayang dan perhatian dari Ibunya.

2. Tokoh dan Penokohan

  • Haekal Hanasta, remaja berumur 17 tahun yang memiliki sikap pantang menyerah, tampan, berkharisma, dan teguh pendirian
  • Ibu Haekal, adalah ibu Haekal yang memiliki sikap cuek dan dingin, mementingkan citra di pandangan masyarakat

3. Alur

Alur yang digunakan dalam Novel Alegi Haekal ini adalah alur maju. Karena menampilkan peristiwa secara runtut dari mulai awal cerita, tengah-tengah hingga akhir cerita.

4. Latar waktu

Waktu yang dikisahkan dalam cerita tersebut adalah pada pagi hari, malam hari dan sore hari.

5. Latar Tempat

Latar tempat yang digunakan dal Novel ini adalah tempat Fakultas Pendidikan, kamar, dapur, ruang makan, parkiran khusus guru, ruang BK, gedung Sekolah TK, UKS, pasar, koridor sekolah dan Rumah Sakit.

6. Sudut Pandang

Sudut pandang dalam novel ini menggunakan sudut pandang orang ketiga. Karena cerita terkesan lebih hidup dan lebih dapat menyampaikan maksud cerita kepada pembaca atau pendengar.

7. Gaya Bahasa

Gaya bahasa yang digunakan adalah bahasa sehari-hari sehingga sangat mudah dimengerti dan mudah dipahami. Hal ini dapat membuat pembaca mudah dan nyaman untuk membacanya.

8. Amanat

Amanat yang terkandung dalam Novel ini adalah jangan melakukan hal yang seharusnya tidak dilakukan, karena penyesalan datang di akhir bukan di awal. Jangan pernah menyimpan rasa dendam walaupun kita yang diperlakukan tidak baik.

Unsur Ekstrinsik Novel Alegi Haekal

1. Nilai Sosial

Nilai sosial dalam novel ini yaitu saling memaafkan ketika kita melakukan kesalahan.

2. Nilai moral

Nilai moralnya adalah selalu peduli terhadap orang tua, menjadi seseorang yang penyayang.

Kelebihan Novel Alegi Haekal

Kelebihan Novel Alegi Haekal ini yaitu kisahnya yang sangat menarik, yang mengangkat tema keluarga romansa yang dipenuhi dengan konflik yang kompleks. Selain konflik, kisah ini juga diselingi dengan cerita romansa yang menggemaskan.

Selain bisa merasa sedih, pembaca juga bisa senyum-senyum sendiri saat membaca beberapa part yang menceritakan tentang surat cinta yang ada pada Novel ini. Novel Alegi Haekal ini juga banyak pesan moral yang menjadi pembelajaran yang dapat kita ambil.

Gaya penulisan Novel Alegi Haekal ini dinilai rapi, dengan menggunakan bahasa yang mudah dimengerti. Hal ini dapat membuat pembaca nyaman untuk membaca Novel ini.

Kekurangan Novel Alegi Haekal

Kekurangan Novel Alegi Haekal ini terletak pada banyaknya topik sensitif yang mungkin kurang sesuai dengan preferensi pembaca. Seperti hamil diluar nikah, tidak direstui akibat perbedaan status sosial, dan hubungan tidak baik antara anak dan ibu.

Selain itu, kisah ini juga mungkin menjadi pemicu trauma bagi sebagian para pembaca yang memiliki hal yang sama dengan Haekal. Diharapkan kebijakan dari pihak pembaca untuk mengambil nilai positifnya dari kisah ini.

Pesan Moral Novel Alegi Haekal

Dari kisah Alegi Haekal ini, kita dapat mengetahui bahwa anak sangat membutuhkan perhatian dan kasih sayang dari orang tuanya. Yang seharusnya dipenuhi oleh kedua orang tuanya.

Cukupnya akan kasih sayang dan perhatian dari orang tua menjadi peran penting dalam pertumbuhan dan perkembangan anak. Yang nantinya akan menentukan bagaimana tingkah laku seorang anak.

Dari kisah ini juga kita bisa belajar bahwa untuk tidak menyimpan dendam meskipun kita tidak diperlakukan dengan baik. Memiliki jiwa dan tekad pantang menyerah yang patut kita teladani.

Akhir Kata

Resensi novel Alegi Haekal ini sangat bagus dan banyak pesan moral yang dapat kita ambil pelajarannya. Walaupun keberadaannya tidak diakui namun Haekal tetap menyayangi ibunya tanpa ada rasa dendam yang tersimpan semoga apa yang kami sampaikan dapat bermanfaat.

Artikel Menarik Lainnya: