Resensi Novel Berlayar Ke Surga: Novel Inspiratif & Keren

resensi novel berlayar ke surga

Novel berlayar ke surga ini merupakan sebuah karya dari Ramadha Tsulatsi Hajar. Novel ini mengisahkan sebuah keluarga yang terpisah jarak karena sebuah musibah tsunami di Aceh.

Penasaran kamu dengan isi buku ini? Kamu bisa mulai baca resensi novel berlayar ke surga di artikel ini.

Akan dibahas mulai dari sinopsis hingga pesan moral yang terkandung di dalam novel tersebut. Yuk, simak penjelasannya di bawah ini ya!

Identitas Novel

Judul NovelBerlayar Ke Surga
PenulisRamadha Tsulatsi Hajar
Jumlah halaman302 halaman
Ukuran buku14×20 cm
PenerbitPT. Najah- Divapress
KategoriFiksi
Tahun Terbit2011
Harga novelRp. 60.000

Buku novel berlayar ke surga ini merupakan sebuah karya best seller dari penulis Rhamadha Tsulatsi hajar.

Buku ini mulai diterbitkan pada tahun 2011 oleh PT. Najah-Divapress. Buku dengan ketebalan 302 halaman ini cukup mengharukan kisahnya.

Sinopsis Novel Berlayar Ke Surga

Novel ini mengisahkan seorang pemuda cerdas yang bernama Iqbal ia mahasiswa berprestasi dan berkuliah di ITB jurusan tehnik nuklir yang menerima beasiswa penuh.

Tapi, dengan berat hari dia harus rela cuti dari kuliahnya selama satu semester untuk kembali ke kampung halamannya di Aceh.

Sudah setahun sejak berlalunya tsunami yang meluluh lantahkan kampung halamannya. Ibunya meninggal, namun jasad ayah dan adiknya ternyata dinyatakan hilang.

Karena kabar inilah secercah harapan muncul di hati Iqbal, berharap bahwa dua anggota keluarganya masih hidup.

Berkelana di Aceh dengan uang yang pas-pasan membuat Iqbal harus jatuh bangun.

Dan satu sinar akhirnya muncul ketika Iqbal bertemu dengan sahabat adiknya. Dan mengatakan bahwa adiknya Sukma masih hidup.

Dan Iqbal serasa mendapatkan semangatnya kembali. Tak sempat lama menyicipi manis lalu datang kabar pahit bahwa ayahnya tewas terbawa arus saat menyelamatkan adiknya.

Dan itu membuat dirinya hancur kembali, Bukan hanya itu ternyata adiknya Sukma saat ini sedang dibawa penadah anak dan di bawa kapal keluar Aceh untuk di jual.

Lalu apa yang akan di lakukan Iqbal selanjutnya? Apakah Iqbal akan mencari Sukma ke seluruh Indonesia? Bagaimana kalau ia di jual ke luar negeri?

Disisi lain Sukma hanya bisa berdo’a semoga sang pencipta menyelamatkan dirinya bersama anak yang lainnya. Ternyata para pencuri itu membawa Sukma dan yang lainnya ke Manado.

Bang Ijaz yang selalu menemani Sukma dan berusaha melindungi Sukma. Mereka berencana akan kabur nanti setelah tiba di Manado.

Akankah mereka dipertemukan kembali? Yuk, baca novel berlayar ke surga ini secara lengkap ya. Agar kamu tak ketinggalan isi seru dari buku novel ini.

Unsur Intrinsik Novel

Dalam resensi novel berlayar ke surga terdapat unsur intrinsik di dalam novel tersebut, diantaranya adalah:

1. Tema

Tema yang diangkat dalam novel berlayar ke surga ini mengisahkan perjuangan sebuah keluarga untuk bisa bertemu.

2. Tokoh dan Penokohan

Berikut merupakan beberapa tokoh yang terdapat dalam novel berlayar ke surga, diantaranya adalah:

  • Iqbal, ia merupakan sosok yang cerdas, pekerja keras, tidak mudah menyerah, sabar, tangguh dan baik hati
  • Firdaus, ia sosok yang setia kawan dan luwes
  • Najla sosok perempuan idaman pria sholehah, jujur dan memotivasi
  • Sukma, ia gadis pemberani, tulus, baik dan penurut
  • Bang Ijaz, ia sahabat Sukma yang baik, suka menolong dan penyayang
  • Dan masih banyak lagi tokoh lainnya

3. Alur

Alur yang digunakan dalam novel berlayar ke surga yaitu menggunakan alur campuran. Dimana terdapat alur maju dan alur mundur di dalam novel tersebut.

4. Latar Waktu

Latar waktu yang digunakan dalam novel berlayar ke surga ini menggunakan waktu pagi hari, siang hari dan juga malam hari.

5. Latar Tempat

Latar tempat yang digunakan dalam novel yaitu menggunakan latar tempat di Bandung, Manado, Jakarta, Aceh dan di Kapal.

6. Sudut Pandang

Sudut pandang yang digunakan dalam novel berlayar ke surga ini menggunakan sudut pandang orang ketiga yang serba tahu. Dimana penulis bercerita menggunakan nama-nama tokoh itu sendiri.

7. Gaya Bahasa

Gaya bahasa yang digunakan dalam novel berlayar ke surga yaitu menggunakan gaya bahasa yang mudah dipahami dan ringan sehingga dapat dipahami oleh semua kalangan.

Juga penjabaran perasaan setiap tokoh dan latar sangat mengena membuat pembaca merasa ikut menyelami dalam cerita.

8. Amanat

Amanat yang terkandung dalam novel yaitu tetap sabar dan tabah dalam menghadapi cobaan. Novel ini mengajarkan kita untuk selalu ingat kepada sang pencipta ada bersama kita.

Cintailah Dia maka Dia akan lebih mencintaimu. Selain itu, novel ini juga mengajarkan untuk selalu taat beribadah dan mempersiapkan diri menghadapi kematian.

Unsur Ekstrinsik Novel

Berikut merupakan unsur ekstrinsik novel, diantaranya adalah:

1. Nilai Sosial

Sikap Firdaus dan Bang Ijaz yang selalu setia kawan dan membantu sahabatnya dalam kondisi apapun.

2. Nilai Moral

Sikap pemberani dan tangguh dari seorang Iqbal selalu memberikan contoh yang baik bagi yang lain.

Kelebihan Novel

  • Bahasa yang ringan namun penuh makna
  • Lebih meningkatkan keimanan dan keagamaan
  • Alur dan latar dideskripsikan dengan baik

Kekurangan Novel

  • Endingnya terasa kurang karena sang hero telah hilang
  • Ada banyak tyfo dan salah penyebutan nama

Pesan Moral Novel Berlayar Ke Surga

Terakhir dari resensin novel berlayar ke surga yaitu pesan moral yang terkandung dalam novel tersebut adalah:

Tetap sabar dan tabah dalam menghadapi cobaan. Novel ini mengajarkan kita untuk selalu ingat kepada sang pencipta ada bersama kita.

Cintailah Dia maka Dia akan lebih mencintaimu. Selain itu, novel ini juga mengajarkan untuk selalu taat beribadah dan mempersiapkan diri menghadapi kematian.

Artikel Menarik Lainnya: