Resensi Novel Jangji Asih; Sinopsis, Intrinsik, Ekstrinsik, Amanat

Resensi Novel Jangji Asih; Sinopsis, Intrinsik, Ekstrinsik, Amanat

Gambar dibuat dengan Canva Pro (Premium)

Kamu sedang mencari sebuah novel sunda yang banyak memiliki pesan moral kamu bisa coba novel Jangji Asih dimana buku ini merupakan novel sunda yang di karang oleh penulis lawas bernama Aam Amalia.

Dalam artikel ini dijelaskan resensi novel jangji Asih dan dalam resensi ini akan banyak di bahas mengenai isi novel mulai dari identitas, sinopsis, unsur intrinsik, ekstrinsik hingga kelebihan dan juga kekurangannya.

Identitas Novel Jangji Asih

Judul NovelJangji Asih
PenulisAam Amalia
PenerbitKiblat Buku Utama
Ukuran Buku 15×21 cm
Jumlah Halaman44 Halaman
KategoriFiksi
Tahun Terbit2017
Harga BukuRp.19.200,-

Novel Jangji Asih ini merupakan sebuah novel sunda karya Aam Amalia yang mulai diterbitkan pada tahun 2017 oleh PT. Kiblat Buku Utama. Buku novel dengan ketebalan 44 halaman ini cukup sederhana.

Dimana novel ini mengisahkan Asih yang memiliki paras yang tidak begitu cantik meski begitu ia ingin merasa di hargai oleh teman-temannya. Untuk lebih jelasnya kamu bisa simak terlebih dahulu sinopsis ceritanya di bawah ini.

Sinopsis Novel Jangji Asih

Dalam sebuah resensi tentunya akan dibahas juga cerita singkat yang memuat garis besar dari isi novel tersebut yang di sebut dengan sinopsis dan berikut sinopsis dari novel Jangji Asih yang perlu kamu ketahui.

Tokoh dalam novel ini bernama Asih sesuai dengan judulnya yaitu jangji Asih. Kalau dalam bahasa Indonesia sendiri jangji itu ada janji atau ucapan sumpah.

Asih diceritakan dalam novel ini memiliki wajah yang tidak begitu cantik bahkan bisa di bilang termasuk golongan jelek tapi hatinya sangat baik. Asih tinggal bersama dengan ibunya dan juga uwa atau pakde dan teman-temannya.

Asih memiliki tiga kakak lelaki yang ketiganya memiliki wajah yang tampan karena kakak Asih ini lebih mirip kepada ibunya sedangkan Asih sendiri ia lebih cenderung ke bapaknya karena bapaknya juga jelek.

Dan kini Asih masih sekolah di bangku SMA kelas 3 di Sekolah kesenian. Asih masuk ke sekolah kesenian ini dikarenakan ia sangat suka dengan bidang kesenian yaitu kesenian musik.

Apalagi suara Asih ini begitu merdu dan kesenian yang Asih sukai itu adalah kawih atau dalam bahasa Indonesianya adalah menyanyi. Di ceritakan di sekolah Asih akan diadakan drama lagu berjudul “Sangkuriang” untuk memperingati hari ulang tahun sekolah.

Dimana acara ini akan dihadiri oleh tokoh-tokoh se Indonesia dan Asih menerima tawaran untuk jadi penyanyi atau dubber dari peran Nyi datang Sumbi.

Dan yang memerankannya yaitu Lasmini teman Asih yang memiliki paras cantik jelita tapi Lasmini tidak memiliki suara bagus seperti yang Asih miliki sehingga para guru meminta Asih untuk mengganti suaranya di balik layar.

Dan pemeran lelaki dari cerita ini adalah Sangkuriang yang akan diperankan oleh Tresna, lelaki yang di sukai oleh Asih. Dan konflik cerita ini dimulai ketika akan dimulai pementasan drama.

Saat latihan Asih sangat merasa tidak dihargai. Karena ia melihat teman-temannya terus menyanjung Lasmini saja. sedangkan ia yang berjuang di balik layar tidak di sebut-sebut.

Selain itu, hal yang paling menyakitkan adalah ketika namanya di surat undangan hanya ditulis oleh pena biasanya bukan di cetak seperti pemain lainnya bahkan dari browsur lainnya Asih tidak menemukan namanya sama sekali.

Dan dengan alasan itu Asih merasa sakit hati sekali dan tidak mau mengikuti pementasan drama Sangkuriang ini dan hal ini tentunya akan membuat pagelaran ini tidak bisa pentas dan akan memalukan pihak sekolah.

Asih diminta oleh beberapa orang untuk mau mengikuti pagelaran tersebut agar acara bisa sukses dan bagus tapi belum ada yang berhasil membujuk Asih. Hingga suatu saat Tresna datang dan membujuknya.

Tresna adalah lelaki yang sangat Asih cintai. Lantas apakah Asih mau menerima permintaan Tresna untuk bergabung kembali? Atau Asih malah diam membisu karena masih sait hati? Untuk lebih jelasnya kamu bisa simak langsung di artikelnya secara langsung ya!

Unsur Intrinsik Novel Jangji Asih

Dalam resensi novel Jangji Asih ini kami juga jelaskan beberapa unsur intrinsik novel yang perlu kamu ketahui, diantaranya adalah:

1.Tema

Tema yang digunakan dalam novel ini adalah tentang salin menghargai sesama.

2. Tokoh dan Penokohan

  • Asih, ia merupakan gadis jelek tappi baik hati
  • Lasmini, gadis cantik yang suaranya jelek, centil dan menjengkelkan
  • Tresna, lelaki tampan dan perhatian
  • Pak Wira, suka bercanda, dan bicara suka sesuka hati
  • Dan masih banyak lagi tokoh lainnya

3. Alur

Alur yang digunakan dalam novel ini adalah alur maju dimana cerita novel diceritakan dari dari awal hingga akhir secara runtut.

4. Latar Waktu

Latar waktu yang digunakan dalam novel ini adalah pagi hari, siang hari, sore hari dan juga malam hari.

5. Latar Tempat

Latar tempat yang digunakan dalam novel ini menggunakan latar tempat di sekolah kesenian, di panggung, di balik layar dan masih banyak lagi tempat lainnya.

6. Sudut Pandang

Sudut pandang yang digunakan dalam novel ini adalah sudut pandang orang ketiga yang serba tahu.

7. Gaya Bahasa

Gaya bahasa yang digunakan dalam novel ini adalah gaya bahasa sunda yang udah dipahami dan mudah dimengerti terutama bagi orang sunda juga pasti paham.

8. Amanat

Amanat yang terkandung dalam novel ini adalah janganlah pernah merendahkan orang lain dari penampilannya karena kita tahu setiap manusia memiliki kelebihan dan juga kekurangannya masing-masing dan jangan pernah menyia-nyiakan perjuangan seseorang yang telah membantu kamu.

Unsur Ekstrinsik Novel Jangji Asih

Dalam resensi novel Jangji Asih juga kami akan jelaskan beberapa unsur ekstrinsik novel diantaranya adalah:

1. Nilai Sosial

Nilai sosial yang perlu kamu ketahui yaitu sikap guru dan lainnya yang tidak mencantumkan nama asih dalam browsur itu adalah sikap yang tidak patut di contoh karena membeda-bedakan orang lain padahal sangat berjasa.

2. Nilai Moral

Sikap teman dan guru yang menilai Asih hanya dari penampilannya lupa bahwa tanpa Asih mereka tidak bisa menggelar pentas seni tersebut makanya jangan suka merendahkan orang lain hanya karena ia berpenampilan jelek.

Kelebihan Novel Jangji Asih

Berikut beberapa kelebihan novel Jangji Asih, diantaranya adalah:

  • Mengajarkan arti etika dan ketulusan cinta dan harus saling menghargai sesama seniman
  • Bahasa mudah dipahami
  • Alur cerita mudah dimengerti

Kekurangan Novel Jangji Asih

Selain kelebihan novel ini juga memiliki kekurangan yaitu:

  • Konflik hanya satu saja dan banyak diulang
  • Endingnya menggangtung
  • Banyak masalah lain yang belum terjawab karena alur terlalu cepat

Pesan Moral Novel Jangji Asih

Jangan pernah menyepelekan orang lain hanya terlihat dari penampilannya dan saling menghargailah sesama seniman dan jadilah seseorang yang tulus dan mencinta seni dengan tulus.

Akhir Kata

Demikian penjelasan mengenai resensi novel Jangji Asih mulai dari identitas, sinopsis, intrinsik, ekstrinsik hingga pesan moralnya semoga bermanfaat!

Suka membaca novel dan dunia literasi. Menuangkan ke dalam tulisan agar banyak orang yang tahu apa yang aku baca hari ini.

Artikel Menarik Lainnya: