Resensi Novel Rasuk Karya Risa Saraswati [Lengkap A-Z]

Resensi Novel Rasuk Karya Risa Saraswati

Novel rasuk ini merupakan sebuah karya best seller dari Risa Saraswati yang mengisahkan Linnggar Janaka yang merasa iri dengan kehidupan ketiga sahabatnya. Dan mengakibatkan ia kerasukan hantu.

Penasaran dengan isi bukunya? Kamu bisa baca resensi novel rasuk pada artikel ini. akan di bahas secara lengkap mengenai unsur penting novel.

Mulai dari identitas, sinopsis, intrinsik, ekstrinsik hingga pesan moral yang terkandung dalam novel tersebut. Simak yuk!

Identitas Novel

Judul NovelRasuk
PenulisRisa Saraswati
Jumlah halaman330 halaman
Ukuran buku14×20 cm
PenerbitPT. Bukune
KategoriFiksi Horor
Tahun Terbit2015
Harga novelRp.70.000,-

Buku rasuk ini merupakan sebuah karya best seller dari Risa Saraswati yang mulai diterbitkan pada tahun 2015 oleh PT. Bukune. Novel ini sendiri memiliki ketebalan mencapai 330 halaman.

Sinopsis Novel Rasuk

Novel rasuk ini bercerita tentang seorang yang bernama Langgir Janaka yang tidak pernah mengerti perselisihannya dengan sang ibu yang tidak pernah usai.

Ibunya selalu menyalahkan dirinya atas kecelakaan yang dialami oleh ayahnya.

Bahkan setelah ibunya menikah lagi, hidup bahagia bersama suami barunya dan mempunyai seorang anak yang bernama Borneo, tetap saja Langgir bermusuhan dengan ibunya.

Ketidak bahagiaan ini senantiasa selalu membuat Langgir Jenaka iri terhadap kehidupan tiga sahabatnya yaitu Sekar Tanjung, Franciska Inggrid, dan Lintang Kasih.

Yang Langgir anggap jauh lebih sempurna dari pada kehidupannya. Semua ini menumpuk menjadi rasa benci dalam hati Langgir Janaka.

Tempat Langgir menceritakan semua kekesalannya hanyalah kepada Abimanyu, sudah sejak lama Langgir menyimpan hati kepada Abimanyu tapi sikap cuek Abimanyu membuat Langgir terlunta-lunta.

Suatu hari Langgir dan ketiga sahabatnya, merencanakan pergi berlibur ke sebuah Villa di karma Ranjani, tempat yang dianggap angker oleh semua orang.

Perjalanan yang harusnya menyeramkan ini jadi berubah menjadi ujian persahabatan mereka.

Langgir marah ketika mendengar perkataan dari Inggrid yang menyakiti hatinya. Karena itu Langgir dipenuhi amarah dan juga kebencian.

Langgir memutuskan untuk pergi meninggalkan sahabatnya, keputusan yang nekat dan dikuasai rasa benci yang dibawa oleh langgir.

Membuatnya harus mengalami hal yang mengerikan dalam kehidupannya.

Langgir terjatuh ke dalam sebuah lubang dan kemasukan arwah penasaran dan mulai melakukan teror semenjak mereka tiba.

Bukan saja nyawanya yang terancam, tapi juga nyawa sahabat-sahabatnya, keluarganya juga ikut terancam.

Bagaimana kelanjutan kisahnya? Yuk, cari tahu jawabannya di buku novel rasuk karya Risa Saraswati ya!

Unsur Intrinsik Novel

Dalam resensi novel rasuk terdapat unsur intrinsik di dalamnya yang mungkin belum kamu ketahui, diantaranya yaitu:

1. Tema

Tema yang diangkat dalam novel ini tentang kisah horor yang dialami oleh Langgir dan sahabat-sahabatnya.

2. Tokoh dan Penokohan

Berikut merupakan beberapa tokoh yang terdapat dalam novel rasuk karya Risa Saraswati, yaitu:

  • Langgir Janaka, ia merupakan sosok keras kepala dan juga pintar dan suka iri dengan kehidupan orang lain
  • Harum Manis, ia sosok yang manja dan juga cengeng
  • Bakula Borneo, ceria dan juga baik
  • Sekar tanjung ia sosok yang lemah lembut
  • Abimanyu, sosok pendiam dan juga pintar
  • Kumalasari, baik tapi misterius
  • Dan masih banyak lagi tokoh lainnya

3. Alur

Alur yang digunakan dalam novel rasuk karya Risa Saraswati ini yaitu menggunakan alur campuran dimana terdapat alur maju dan juga alur mundur di dalam novelnya.

4. Latar Waktu

Latar waktu yang digunakan dalam novel rasuk karya Risa Saraswati yaitu menggunakan latar waktu pagi hari, siang hari dan juga malam hari.

5. latar Tempat

Latar tempat yang digunakan dalam novel rasuk karya Risa Saraswati yaitu menggunakan latar tempat di kamar, pegunungan di jawa Tengah.

Sanggar Tari, rumah Lintang, Jl. Laras Pelog nomor 10, Karma Ranjani, Villa Rosala, rumah Fransiska dan ruang ICU.

6. Sudut Pandang

Sudut pandang yang digunakan dalam novel rasuk karya Risa Saraswati yaitu menggunakan sudut pandang orang ketiga yang serba tahu.

7. Gaya Bahasa

Gaya bahasa yang digunakan dalam novel ini yaitu menggunakan gaya bahasa yang ringan dan mudah dipahami oleh semua kalangan termasuk kalangan para remaja.

8. Amanat

Amanat yang terkandung dalam novel yaitu rasa iri dalam diri manusia hanya akan menimbulkan keburukan untuk diri sendiri.

dan bersyukurlah atas apa yang telah kamu miliki jangan bandingkan kehidupanmu dengan orang lain karena setiap orang memiliki jalan cerita dan takdir masing-masing.

Dan kamu tidak tahu seberapa kuat mereka berjuang dalam hidupnya.

Unsur Ekstrinsik Novel

Berikut merupakan unsur ekstrinsik novel rasuk, diantaranya:

1. Nilai Sosial

Persahabatan antara Langgir, Sekar tanjung, Fransiska dan Lintang itu merupakan persahabatan yang sangat solid terkadang ada masalah yang mereka hadapi tapi kembali bersama.

2. Nilai Moral

Sikap iri dar Langgir membuat ia memiliki rasa benci kepada sahabatnya padahal itu semau tidak dibenarkan.

Jangan membanding-bandingkan kehidupanmu dengan orang lain. karena itu berbeda.

Kelebihan Novel

  • Novel ini banyak memberikan pesan moral
  • Alur dan laatr cukup enak unsut diikuti
  • Banyak mengajarkan arti mensyukuri kehidupan

Kekurangan Novel

  • Banyak menggunakan bahasa yang terlalu baku
  • Ada beberapa hal yang tidak boleh ditiru dari sikap Langgir yang tidak hormat kepada ibunya dan iri kepada sahabatnya

Pesan Moral Novel Rasuk

Terakhir dari resensi novel rasuk karya Risa Saraswati yaitu pesan moral yang terkandung didalam novel tersebut adalah:

Rasa iri dalam diri manusia hanya akan menimbulkan keburukan untuk diri sendiri.

Dan bersyukurlah atas apa yang telah kamu miliki jangan bandingkan kehidupanmu dengan orang lain karena setiap orang memiliki jalan cerita dan takdir masing-masing.

Dan kamu tidak tahu seberapa kuat mereka berjuang dalam hidupnya.

Artikel Menarik Lainnya: