7 Contoh Cerita Rakyat dari Jawa Barat Paling Populer

Gambar dibuat dengan Canva Pro (Premium)

Bagi warga negara yang baik tentunya perlu kita pahami ada beberapa contoh cerita rakyat yang cukup melegenda dan pada kesempatan kali tim Mustakim Media akan menjelaskan mengenai contoh cerita rakyat dari Jawa Barat.

Untuk lebih lengkapnya kamu bisa simak beberapa cerita rakyat di bawah ini yang ke semuanya berasal dari Jawa Barat, simak sampai akhir ya!

Contoh Cerita Rakyat dari Jawa Barat Paling Populer

Contoh Cerita Rakyat dari Jawa Barat

Di Jawa Barat sendiri kami akan kisahkan kurang lebih 7 contoh cerita rakyat dari Jawa Barat yang cukup melegenda dan sangat terkenal berikut penjelasannya.

1. Situ Bagendit

Contoh cerita rakyat dari Jawa Barat yang pertama yaitu ada cerita mengenai Situ Bagendit. Dimana di Situ Bagendit ini merupakan kisah asal usul dari situ tersebut.

Di kisahkan pada zaman dahulu kala ada seorang janda kaya yang teramat pelit, ia selalu memperlakukan orang disekitarnya dengan sangat kejam.

Namun, suatu hari, Nyi Bagendit ini menolak membantu seorang kakek pengembara yang haus dengan cara yang sangat kasar sehingga membuat sang kakek merasa sakit hati atas perlakukan dari Nyi Bagendit.

Sang kakek pun akhirnya murka ia menciptakan banjir besar yang menenggelamkan Nyai Bagendit dengan seluruh kekayaannya yang tidak bisa menolongnya itu.

Dan jadilah banjir itu sebuah danau Bagendit akhirnya terbentuk dan dari cerita ini mengajarkan kita untuk menjauhi sifat pelit dan juga sombong serta tidak mau membantu kesulitan orang lain.

2. Misteri Talaga Warna

Contoh Cerita Rakyat dari Jawa Barat

Contoh cerita rakyat dari Jawa Barat ini yaitu adalah Misteri Talaga Warna. Cerita ini berawal dari Ratu Purbamanah dan Prabu Swarmalaya, yang merupakan penguasa Kuta Tanggeuhan yang ingin memiliki anak.

Akhirnya Sang Ratu hamil dan melahirkan seorang putri bernama Dewi Kuncung Biru. Dan selama hidupnya, Tuang Putri dikenal rakus dan manja. Sampai akhirnya pada usia 17 tahun ia ingin melakukan pesta mewah.

Dan rakyat yang sangat mencintai kerajaan pun berbondong-bondong memberikan harta bendanya kepada Tuan Putri. Namun, apa daya semua pemberian rakyat ditolak mentah-mentah dengan kasar.

Dia menolaknya karena tidak menyukai bentuknya. Dan tiba-tiba langit pun menjadi gelap dan hujan deras pun turun hingga menenggelamkan Kuta Tanggeuhan menjadi telaga warna-warni.

Dan dari sanalah telaga ini di sebut Telaga Warna. Ada pun pesan moral yang dapat kita ambil dari kisah ini yaitu jangan serakah karena dapat berakibat buruk dan hargailah pemberian orang lain meskipun tidak sesuai keinginan.

3. Sangkuriang

Contoh Cerita Rakyat dari Jawa Barat

Sangkuriang juga merupakan salah satu contoh cerita rakyat yang berasal dari Jawa Barat, dimana isahnya bermula saat Sangkuriang yang jatuh cinta dan ingin menikahi ibunya sendiri yang bernama Dayang Sumbi.

Dayang Sumbi mengajukan persyaratan sebelum melakukan pernikahan yaitu agar Sangkuriang membangun sebuah perahu dalam satu malam. Dan Sangkuriang hampir menyelesaikannya.

Namun, Dayang Sumbi yang mengetahui kebenarannya bahwa ia ibu dari Sangkuriang akhirnya ia mencoba menggagalkan rencana pembuatan perahu tersebut.

Ia mencoba memaksa ayam untuk berkoko pada saat matahari masih gelap gulita. Sangkuriang yang marah pun akhirnya menendang kapal tersebut hingga tertelungkup berubah menjadi gunung yang di kenal sebagai Gunung Tangkuban Perahu.

Kemudian, dia mengejar Dayang Sumbi yang berubah menjadi bukit dikenal sebagai gunung putri. Sangkuriang yang tidak dapat menemukan Dayang Sumbi pun akhirnya menghilang ke alam gaib. Dan pesan moralnya adalah bersikplah jujur dan hindari perbuatan curang.

4. Si Kabayan

Contoh Cerita Rakyat dari Jawa Barat

Kalian warga Jawa Barat pasti sudah tidak asing dengan tokoh cerita si Kabayan ia merupakan seorang lelaki yang pemalas suka tidur dan berkhayal dan suatu hari, istri Kabayan meminta dia untuk pergi mencari siput di sawah.

Kabayan pergi ke sawah dan belum pulang padahal sudah sore. Dan Iteung khawatir dan mencarinya ke sawah dan ia melihat Kabayan mengorek tutut dari pematang sawah Kabayan tidak mau turun.

Iteung yang kesal akhirnya mendorong tubuh Kabayan hingga basah dan kotor. Pesan moral yang dapat dipetik dari kisah ini adalah pentingnya keberanian untuk berkorban dan hindari sikap malas dan tidak mau berusaha lebih baik.

5. Ciung Wanara

Selanjutnya adal kisah Ciung Wanara yang dimana cerita ini mengisahkan tentang seorang Raja Kerajaan Galuh yang bernama Ciung Wanara.

Dan ia dahulu merupakan pangeran terbuang yang dengan perjuangannya berhasil menguasai singgasan Kerajaan Galuh.  Dan saat menjadi raja amarah dan dendam membuatnya gelap hati sehingga rela berperang dengan saudaranya sendiri.

Namun, pada akhirnya, ia berhenti berperang karena menyadari bahwa peperangan hanya merugikan masyarakat yang tidak berdosa, kekuasaan haruslah digunakan untuk kebaikan.

Ciung Wanara belajar arti pentingnya kesetiaan, keadilan dan juga pengorbanan. Ia bersumpah untuk memimpin rakyat dan menuju masa depan lebih baik.

Dan pesan moral dari kisah ini adalah pemimpin haruslah bersikap arif dan bisa mengantarkan rakyat kepada kemakmuran.

6. Purbasari dan Purbararang

Contoh Cerita Rakyat dari Jawa Barat

Contoh cerita rakyat dari Jawa Barat selanjutnya da kisah Purbasari dan Purbararang ini merupakan kisah kakak beradik yang baik hati dan Purbararang yang jahat serta dengki.

Suatu hari di Pasundan, Raja Prabu Tapa Agung memilih Purbasari sebagai Ratu. Hal tersebut memicu rasa dengki dalam hati Purbararang lalu meminta penyihir untuk mengutuk Purbasari sehingga menjadi jelek dan tubuhnya dipenuhi bintik-bintik.

Dan hal ini membuat Purbasari di usir dari kerajaan. Dan Lutung Kasarung membantu untuk Purbasari sembuh. Dan setelah sembuh mereka kembali ke kerajaan dan bertemu Purbararang.

Namun, jika Purbasari ingin menjadi ratu ia harus memiliki suami tampan dan berubahlah Lutung Kasarung menjadi seorang pemuda tampan dan akhirnya Purbararang meminta maaf atas semua kesalahannya.

Pesan moralnya adalah jadilah saudara yang baik dan jauhkan dari iri dengki dan jangan berbuat curang serta mencelakakan orang lain apa lagi saudara.

7. Jaka Tarub

Contoh Cerita Rakyat dari Jawa Barat

Nah, dan yang terakhir contoh cerita rakyat dari Jawa Barat ada kisahnya Jaka Tarub dimana Jaka Tarub sendiri adalah pemuda tampan dari desa dekat dengan Talaga Bodas.

Di suatu hari, ketika Jaka Tarub sedang mencari kayu bakar, dia melihat sekelompok peri yang sedang mandi di danau. Seketika dia jatuh cinta pada peri bernama Nawang Wulan.

Sehingga, Jaka tarub mencuri kain keperawananan milik Nawang Wulan tanpa ragu, mencegah agar peri itu tidak kembali ke dunianya. Setelah itu Jaka Tarub dan Nawang Wulan pun menikah dan menjalani hidup yang bahagia.

Namun, kemudian hari ketika Jaka Tarub kembali mencari kayu bakar, ia lupa membawa selendang keperawanan milik istrinya. Dengan kebetulan, Nawang Wulan menemukan selendang tersbeut dan menyadari bahwa suaminya yang telah mencuri selendang miliknya.

Dan Nawang Wulan tersinggung dan memutuskan kembali ke dunianya dan meninggalkan Jaka Tarub sendirian.

Pesan moralnya dapatkanlah orang yang kamu cintai dengan kejujuran agar kamu tidak menyesal.

Akhir Kata

Demikian penjelasan mengenai 7 contoh cerita rakyat dari Jawa Barat yang perlu kamu ketahui semoga artikel ini bermanfaat ya!

Artikel Menarik Lainnya: