Contoh ATP Kurikulum Merdeka Bahasa Indonesia Fase A-C

Gambar dibuat dengan Canva Pro (Premium)

Dalam kurikulum merdeka ada yang dikenal dengan ATP, kenali istilah ATP serta contoh ATP kurikulum merdeka. Dalam alur tujuan pembelajaran atau ATP ada 6 fase, fase A, B, C, D, E, hingga F.

Melalui artikel ini, kamu akan memahami apa yang dimaksud dengan ATP serta contoh ATP kurikulum merdeka mata pelajaran bahasa Indonesia. Pahami contoh ATP fase A-C khusus pelajaran bahasa Indonesia.

Mengenal ATP Kurikulum Merdeka

ATP atau alur tujuan pembelajaran merupakan sejumlah rangkaian pembelajaran yang telah disusun secara logis serta sistematis. Hal ini menjadi panduan untuk guru serta murid agar berhasil mencapai target pembelajaran di akhir suatu fase.

Alur tujuan pembelajaran telah disusun berdasarkan urutan pelajaran serta telah disesuaikan. ATP ini telah disusun oleh guru. Sebenarnya pemerintah juga sudah menyediakan berbagai contoh ATP dan bisa di ubah sesuai kebutuhan untuk perangkat belajar.

Contoh ATP Kurikulum Merdeka Fase A Mata Pelajaran Bahasa Indonesia

Dalam ATP kurikulum merdeka mata pelajaran bahasa Indonesia fase A menggunakan 4 elemen. Elemen pembelajaran di antaranya menyimak, membaca dan memperhatikan, berbicara dan menampilkan, serta menulis.

Di antara elemen-elemen tersebut terdapat 4 tahap alur tujuan pembelajaran alias ATP. Berikut ini contoh ATP kurikulum merdeka fase A khusus mata pelajaran bahasa Indonesia.

1. Fase A Tahap 1

Berikut ini alur tujuan pembelajaran yang ingin dicapai, berikut ini contoh-contohnya:

  • Menunjukkan sikap sebagai pendengar yang penuh perhatian
  • Memahami pesan lisan dari media audio, teks aural, instruksi lisan, serta percakapan yang berkaitan
  • Aktif dengan bertanya tentang sesuatu, menjawab, serta menanggapi komentar orang lain
  • Menunjukkan sikap menjadi seorang pembaca sebagai wujud minat pada teks yang sedang dibaca
  • Membaca kata-kata yang dikenalinya sehari-hari dengan fasih
  • Menunjukkan keterampilan menulis dengan benar

2. Fase A Tahap 2

Berikut ini contoh ATP kurikulum merdeka fase A tahap 2 materi bahasa Indonesia:

  • Memahami informasi baik dari media audio, teks, dan percakapan yang berkaitan dengan tujuan
  • Membaca kata-kata yang dikenalinya sehari-hari dengan fasih
  • Mengungkapkan gagasan secara lisan dengan atau tanpa bantuan gambar atau ilustrasi
  • Mampu menulis teks deskripsi serta menulis gagasan menggunakan kalimat sederhana

3. Fase A Tahap 3

Contoh ATP kurikulum merdeka fase A tahap 3 mata pelajaran bahasa Indonesia.

  • Menunjukkan minat dan ucapan yang didengar
  • Mengartikan kosakata baru dari teks yang telah dibaca atau tayangan yang dilihat dengan bantuan ilustrasi
  • Siswa dapat mengungkapkan isi teks narasi yang telah dipelajari
  • Menyajikan gagasan melalui menuliskan kembali narasi berdasarkan teks fiksi yang dibaca dan didengar

4. Fase A Tahap 4

Selanjutnya alur tujuan pembelajaran kurikulum merdeka fase A tahap 4:

  • Berbicara dengan santun tentang beragam topik yang dikenali menggunakan volume dan intonasi yang tepat sesuai konteks
  • Menyajikan gagasan melalui teks eksposisi tentang kehidupan sehari-hari
  • Siswa berhasil menunjukkan perkembangan kemampuan menulis dengan baik setelah belajar beberapa waktu
  • Memahami informasi dari bacaan dan tayangan yang dilihat tentang puisi anak

Contoh ATP Kurikulum Merdeka Fase B Mata Pelajaran Bahasa Indonesia

Selanjutnya contoh ATP kurikulum merdeka fase B materi Bahasa Indonesia, berikut 4 tahap alur tujuannya:

1. Fase B Tahap 1

  • Siswa harus memahami isi teks baik itu ide pokok atau gagasan dari suatu pesan lisan, teks, maupun teks audio
  • Berbicara dengan pilihan kata dengan gestur dan sikap yang santun
  • Mempraktikkan kemampuan menulis tegak bersambung
  • Menyajikan rangkaian kalimat yang beragam serta informasi yang rinci serta akurat

2. Fase B Tahap 2

  • Siswa mampu membaca kata baru dengan fasih meski dengan pola penulisan dan kombinasi huruf berbeda
  • Menanggapi percakapan atau diskusi secara aktif dengan mengajukan pertanyaan, menjawab, serta memberi pernyataan

3. Fase B Tahap 3

  • Dapat memahami isi teks narasi serta hal-hal penting yang berkaitan tokoh cerita
  • Dapat menceritakan kembali teks narasi yang telah dibaca atau didengar
  • Paham seluruh isi atau inti dari teks narasi yang telah dibaca atau didengar

4. Fase B Tahap 3

  • Siswa mampu menanggapi setiap diskusi membahas topik-topik pelajaran yang sedang dibahas
  • Terlibat aktif dalam setiap diskusi ditandai dengan selalu mengajukan pertanyaan dan menjawab pertanyaan dari guru
  • Paham berbagai teks narasi yang selalu dibahas dengan ditandai selalu merespons dan mampu menceritakan kembali dengan volume serta intonasi yang santun

Contoh ATP Kurikulum Merdeka Fase C Mata Pelajaran Bahasa Indonesia

Elemen pembelajaran dari fase A-C masih sama mulai dari menyimak, membaca, berbicara, hingga menulis. Berikut contoh ATP kurikulum merdeka fase C materi bahasa Indonesia:

1. Fase C Tahap 1

  • Mampu menganalisis unsur intrinsik dan ekstrinsik serta memahami cerita fabel yang telah disampaikan dalam bentuk lisan maupun teks
  • Menganalisis informasi seperti fakta dari teks eksplanasi
  • Menganalisis informasi dari teks persuasif
  • Mampu menganalisis unsur intrinsik dan ekstrinsik dari cerita dongeng

2. Fase C Tahap 2

  • Memahami makna kosakata secara literal, konotatif, denotative, serta kiasan
  • Dapat mengidentifikasi ide pokok, gagasan pendukung, unsur intrinsik, serta ekstrinsik
  • Dapat mengidentifikasi ide pokok dari teks deskripsi

3. Fase C Tahap 3

  • Mampu membaca puisi lama dengan intonasi, volume, serta palafalan serta ekspresi yang kreatif
  • Melakukan sosiodrama dari dongeng yang dibaca
  • Menyampaikan informasi yang mengandung teks eksplanasi
  • Menampilkan teks eksplanasi persuasif dengan pelafalan yang jelas

4. Fase C Tahap 4

  • Mampu menulis teks eksplanasi dan persuasif
  • Dapat mengembangkan ide cerita fabel menggunakan kaidah kebahasaan
  • Mampu menulis puisi lama dengan makna denotative

Akhir Kata

Contoh ATP kurikulum merdeka pelajaran bahasa Indonesia antara lain siswa mampu menulis, membaca, menyimak, dan terlibat dalam diskusi yang aktif.

Artikel Menarik Lainnya: