Jaringan Epidermis: Pengertian, Fungsi, Ciri Dan Strukturnya

Jaringan Epidermis: Pengertian, Fungsi, Ciri dan Strukturnya

Jaringan Epidermis

Di pelajaran IPA pastinya kamu akan belajar mengenai jaringan epidermis. Lantas apa yang disebut dengan jaringan epidermis? Jadi, jaringan epidermis ini merupakan bagian kulit pada hewan atau manusia.

Agar lebih jelasnya kamu bisa simak artikel ini sampai selesai karena tim Mustakim Media akan menjelaskan pengertiannya, fungsinya, letak dan struktur hingga ciri-cirinya. Yuk, simak sampai akhir ya agar tidak ketinggalan informasi penting mengenai hal tersebut.

Pengertian Jaringan Epidermis

Sebelum beranjak ke ciri-ciri dan juga fungsi jaringan epidermis alangkah baiknya kamu pahami terlebih dahulu apa yang dimaksud dengan jaringan epidermis dan berikut penjelasan lengkapnya.

Epidermis ini merupakan lapisan terluar kulit yang berfungsi melindungi tubuh dari masuknya mikroorganisme berbahaya dalam tubuh.

Di dalam tubuh manusia, epidermis ini merupakan lapisan kulit manusia paling luar yang terdiri atas jutaan sel kulit terikat oleh lipid lapisan epidermis terdiri dari 4 sel yakni keratinosit, melain, langerhans, serta merkel.

Dan lapisan epidermis pada tumbuhan terdapat pada lapisan terluar daun atau paling luar permukaan tubuh tumbuhan. Dan fungsinya juga sama dengan jaringan epidermis pada manusia dan hewan.

Fungsi dari Jaringan edidermis

Nah, setelah mengetahui beberapa pengertian dari jaringan epidermis selanjutnya mari kita bahas apa saja fungsi dari jaringan epidermis. Selain sebagai pelindung organ dari kondisi lingkungan luar tubuh.

Berikut beberapa fungsi dari jaringan epidermis yang mungkin belum kamu ketahui, diantaranya adalah:

1. Jaringan Pelindung

Jaringan ini merupakan jaringan utama yang mempunyai fungsi sebagai pelindung tiap-tiap organ pada tumbuhan. Contohnya akar, batang, dan daun yang memiliki jaringan epidermis masing-masing.

Jaringannya tersusun oleh sel-sel yang berderet rapi sehingga melindungi organ dalam tubuh dari segala macam perubahan cuaca, kelembapan dan infeksi bakteri karena lapisan ini bersifat keras dibandingkan jaringan lainnya sebagai bentuk perlindungan.

2. Membatasi Penguapan Pada Tubuh

Jaringan epidermis juga mempunyai fungsi lain yakni sebagai pengatur proses transpirasi. Hal ini meliputi membatasi penguapan yang ada pada tumbuhan.

Dalam jaringan epidermis terdapat stomata yang mempunyai fungsi untuk mengatur transpirasi. Fungsinya adalah mengatur cadangan air saat suhu sedang tinggi.

3. Penyimpanan Cadangan Air

Selanjutnya fungsi dari epidermis pada tumbuhan memiliki pritoplasma berbentuk lebih pipih dari jaringan lainnya. bentuk protoplasma yang pipih memungkinkan epidermis untuk menyimpan air lebih banyak juga.

Khususnya ketika musim kemarau panjang. Maka ada cadangan air yang bisa diangkut dan disalurkan ke seluruh tubuh tumbuhan.

3. Pertukaran Oksigen dan Karbondioksida

Selanjutnya fungsi jaringan terluar tumbuhan ini adalah sebagai tempat sebuah pertukaran oksigen dan karbondioksida.

4. Tempat penyerapan Aird dan Unsur Hara

Penyerapan unsur hara dan air terjadi pula pada lapisan ini. sel-sel epidermis pada akan mempunyai fungsi menyerap air dan unsur unsur hara dari dalam tanah.

Nah, itulah beberapa fungsi dari jaringan epidermis selanjutnya mari kita bahas dimana letak jaringan epidermis dan struktur jaringannya.

Letak dan Struktur Jaringan Epidermis

Jaringan epidermis hewan dan manusia pada umumnya sama terdiri dari jaringan epithel, jaringan otot, jaringan saraf, jaringan penguat, dan jaringan lemak.

Jadi, tidak heran bila mulai dari tingkat sel, jaringan, organ, sistem organ sampai organisme dari sua makhluk hidup tersebut tergolong sama.

Sedangkan pada tumbuhan epidermis merupakan lapisan sel-sel terluar pada akar, batang, daun dan juga organ lainnya. lapisan jaringannya memiliki ketebalan satu lapis sel saja yang akan menutupi permukaan organ.

Dan untuk strukturnya yaitu dimulai dari stomata ternyta terletak pada jaringan epidermis stomata merupakan lubang yang diapit oleh sepasang sel penjaga. Sel-sel penjaga stomata mempunyai bentuk ginjal atau halter yang bagian selnya mampu mengerut dan membesar.

Sebgaian sel-sel epidermus membentuk trikomata yang disebut dengan sebagai “rambut” atau “bulu” tumbuhan. Apabila ada di daun akan disebut dengan rambut daun dan jika berada di batang maka disebut rambut batang trikomata ini dapat berubah keras dan bisa jadi duri.

Bentuk Jaringan Epidermis

Kami telah merangkum beberapa poin untuk menjelaskan bentuk jaringan epidermis, diantaranya adalah:

  • Jaringan epidermis memiliki silika akan berisikan kristal silika sedangkan sel gabus mempunyai isi endapan suberin. Kedua sel ini akan berpasangan yang ditemukan pada tulang daun gramine.
  • Adanya sel kipas yang berfungsi membuka dan menutupi daun atau daun yang menggulung.
  • Litokis yaitu sel ini berisikan kristal kalsium karbonat yang biasa disebut dengan sistolit.
  • Stomata yang letaknya akan sejajar dengan permukaan epidermis atau fanerofor atau juga tenggelam atau sryptofor
  • Trikoa yang berfungsi sebagai pelindung dari gangguan yang berasal dari luat dan mengurangi penguapan
  • Rambut akan merupakan sebuah modifikasi dari epidermis yang mempunyai fungsi dalam penyerapan air di dalam tanah

Ciri-Ciri Jaringan Epidermis

Selanjutnya mari kita bahas apa saja ciri-ciri jaringan epidermis yang ditonjolkan untuk dapat dikenali, pada kulit manusia dan hewan terlihat jelas pada kulit terluar sementara pada tumbuhan adalah sebagai berikut, diantaranya adalah:

  • Memiliki susunan sel yang sangat rapi sehingga tidak ada ruang kosong antar sel lain
  • Selanjutnya pada umumnya jaringan epidermis tidak mempunyai kloroplas
  • Mempunyai sitoplasma yang hidup dan juga mengandung kristal garam, kristal silikat dan juga garam minyak juga tersedia
  • Jaringan epidermis memiliki vakuola yang besar dan berisi sebuah antosianin
  • Selanjutnya memiliki dinding sel yang beragam macam dan bergantung pada posisi apa san jenis tumbuhannya
  • Jaringan epidermis juga terdiri dari satu lapis tumbuhannya
  • Jaringan epidermis juga terdiri dari satu lapis sel tunggal
  • Kemudian jaringan epidermis juga akan tersusun daris el-sel hidup
  • Pada dinding sel jaringan epidermis pada bagian luar berbatasan langsung dengan udara bisa mengalami penebalan, namun pada dinding sel yang ada di jaringan epidermis di bagian dalam akan berbatasan langsung dengan jaringan lainnya contohnya berdinding sel tipis

Cara Merawat Jaringan Epidermis

Berikut langkah-langkah merawat jaringan epidermis tubuh diantaranya adalah:

  • Rutin mandi dengan memakai air hangat dan sabun
  • Jangan menggosok kulit dengan kasar agar terhindar dari iritasi kulit
  • Hindari paparan sinar matahari secara langsung tanpa perlindungan
  • Sebaiknya memakai tabir surya
  • Minum air sebanyak mungkin dan gunakan pelembab agar kulit tidak kering
  • Kelola stres dengan baik lewat olahraga secara teratur atau melakukan aktivitas positif
  • Tidur cukup kurang lebih 7-8 jam setiap hari bagi orang dewasa agar terhindar dari stres

FAQ| Pertanyaan Seputar Jaringan Epidermis

Apa fungsi jaringan epidermis dan contohnya?

Fungsi jaringan epidermis yaitu untuk melindungi tumbuhan atau tubuh dari segala pengaruh luar yang merugikan contohnya perubahan suhu, kerusakan mekanik, hilangnya air melalui penguapan dan hilangnya zat-zat makanan.

Ada berapa lapisan jaringan epidermis?

Jaringan epidermis ini terdiri atas 5 lapisan yaitu dari dalam ke luar, stratum basal, stratum spinosum, stratum granulosum, stratum lusidum dan stratum korneum.

Suka membaca novel dan dunia literasi. Menuangkan ke dalam tulisan agar banyak orang yang tahu apa yang aku baca hari ini.

Artikel Menarik Lainnya: