Kritik Sastra Adalah: Ciri, Struktur, Kaidah Bahasa, Contoh

Kritik Sastra Adalah: Ciri, Struktur, Kaidah Bahasa, Contoh

Kritik sastra adalah karya tulis yang dapat membantu kamu mendapatkan pemahaman yang lebih tentang karya sastra itu sendiri. Dan tulisan kritik ini kita bisa mencari tahu tentang penilaian orang lain dari sebuah karya sastra.

Nah, bagi kamu yang ingin mengetahui lebih lengkap mengenai kritik sastra sebaiknya kamu bisa simak artikel ini sampai selesai akan tim Mustakim Media jelaskan pengertian, struktur, ciri-ciri, prinsif hingga contohnya. Simak sampai akhir ya!

Pengertian Kritik Sastra Adalah?

Kritik Sastra Adalah

Jadi, keritik sastra adalah karangan yang menilai apakah sebuah karya kesusastraan dikatakan baik atau buruk. Penilaian itu sendiri didasarkan pada beberapa alasan, misalkan isi dan bentuk karya sastra itu sendiri.

Dan jika di analogikan dengan secara sederhana, saat kamu terlibat dalam kritik sastra, kamu mencoba mencari tahu tentang apa sebenarnya karya sastra itu.

Diantaranya dengan melihat hal-hal seperti karakter, latar, dan tema untuk mendapatkan pemahaman yang lebih dalam tentang karya sastra tersebut.

Selain itu, hla yang sering diteliti dalam kritik sastra, seperti gaya penulisan, cara karakter berperilaku, seperti gaya penulisan, cara karakter berperilaku, atau bahkan konteks budaya tempat karya tersebut di buat.

Tujuan Kritik Sastra

Nah, selain mengetahui pengertian dari kritik sastra adalah kamu juga perlu memahami apa tujuan dilakukannya kritik sastra.

Jadi, kritik sastra ini bertujuan untuk membantu kamu agar lebih memahami karya sastra yang dimaksud tersebut pada tingkat yang lebih dalam dan melihatnya dari sudut pandang yang baru.

Dengan begitu kamu dapat memahami isi dari sastra tersebut secara gamblang dan lengkap tanpa ada pertanyaan yang mengganjal mengenai karya tersebut.

Ciri-Ciri Kritik Sastra

Selanjutnya mari kita bahas apa saja yang menjadi ciri-ciri kritik sastra dan berikut beberapa ciri-ciri yang perlu kamu ketahui adalah:

  • Pertama ciri kritik sastra ini yaitu memberikan respon terhadap sebuah karya sastra
  • Selanjutnya menawarkan evaluasi baik kekuatan dan kelemahan dari sebuah karya sastra
  • Kemudian memberi evaluasi yang sifatnya objektif
  • Mencerminkan pendapat pribadi kritikus terhadap karya sastra
  • Menawarkan saran untuk perbaikan atau penyempurnaan
  • Tidak mmeihak dan bebas dari bias
  • Tidak dipengaruhi oleh identitas pengarang

Struktur Kritik Sastra

Kritik sastra memiliki struktur yang tentunya perlu kamu ketahui juga, dan berikut merupakan beberapa struktur kritik sastra, kurang lebih ada 3 struktur yaitu pendapat, argumen dan reiterasi ini penjelasannya:

1. Pernyataan Pendapat

Langkah pertama dalam menulis kritik sastra adalah menyatakan pendapat kamu tentang karya sastra yang kamu analisis, pernyataan ini harus jelas, singkat dan lugas. Bagian ini juga sangat penting untuk ditulis semenarik mungkin agar pembaca tertarik untuk mengikuti karangan kamu.

2. Argumen

Selanjutnya adalah kamu perlu menyediakan argumen. Di bagian ini bisa kamu gunakan untuk mendukungnya dengan bukti dari pemikiran kamu secara objektif, argumen ini mencakup contoh spesifik dari pekerjaan, kutipan atau bukti lain yang mendukung analisis dari argumenmu.

3. Reiterasi

Dan struktur sastra yang terakhir adalah penting untuk menegaskan kembali pendapat kamu dan meringkas argumen yang telah ditulis. Bagian ini juga penting untuk mempertegas sudut pandangmu dan memastikan bahwa pembaca memahami perspektif kamu.

Prinsip Penulisan Kritik Sastra

Bagaimana sikap kritik sastra kepada sebuah karya? Dalam menulis kritik sastra ini kita harus memperhatikan beberapa prinsip dan berikut penjelasannya.

  • Pokok persoalan yang dibahas harus layak untuk di ulas, hasil ulasannya pun harus memberikan keterangan atau memperlihatkan sebab musabab yang berkaitan dengan suatu peristiwa yang nyata
  • Pendekatan yang digunakan harus jelas, apakah persoalan didekati dengan pendekatan faktual atau imajinatif
  • Ulasan yang menggunakan pendekatan faktual harus di dukung oleh fakta yang nyata dan objektif, penulis tidak boleh mengubah fakta untuk mendukung pandangannya
  • Pernyataan yang diungkapkan harus jelas, tidak samar-samar, harus dapat dipercaya, tidak disangsikan atau disangkal, dan dapat dibuktikan kebenarannya
  • Yang terpenting bukan apa yang diulas, tetapi bagaimana cara penulis memberikan ulasan

Kaidah Kebahasaan Kritik Sastra

Dari segi kebahasaan kritik sastra juga di atur loh dan berikut kaidah kebahasaan dari kritik sastra, yaitu:

1. Pernyataan Persuasif

Pernyataan persuasif pada teks terbentuk kritik sastra kalimat yang digunakan tidak secara jelas mencirikan kalimat persuasif secara umum.

2. Pernyataan Fakta

Dalam kritik sastra pendapat penulis di sajikan berdasarkan interprestasi atau pun penafsiran dari sudut pandang tertentu di dukung dengan fakta pendukung.

3. Pernyataan Menilai

Pernyataan yang bersifat menilai atau mengomentasi sangat diperlukan untuk mengetahui kurang lebihnya suatu karya yang nantinya menjadi bahan ealuasi bagi penulis.

4. Istilah teknis

Yaitu merupakan kosa kata yang berkaitan pada bidang ilmu pengetahuan tertentu, hal ini terkadang perlu dilakukan agar penulis dan pembaca dapat sepaham pada suatu pembahasan.

5. Kata Kerja Mental

Yaitu melibatkan perasaan atau respons terhadap suatu tindakan atau kejadian, bukan berupa tindakan atau aksi yang bisa diamati secara fisik.

Contoh Kritik Sastra

Contoh kritik sastra novel

Daun yang Jatuh Tidak Pernah Membenci Angin

Novel ini merupakan sebuah karya dari Tere liye. Dimana kisahnya mengisahkan kakak beradik bernama Dede dan Tania, mereka adalah anak malang yang hidupnya gelandangan dan harus putus sekolah.

Namun, kehidupan berubah setelah bertemu dengan pria baik hati bernama Damar. Yang berlanjut Damar yang memberikannya sebuah rumah kontrakan sehingga mereka pun semakin dekat.

Lebih tepatnya Tania yang semakin jelas bahwa dirinya menyukai Damar. Namun, ia tahu perbedaan usia di antara mereka akan menyulitkan perasaannya itu,

Kelemahan novel ini ceritanya tampak klise mirip sinetron pada umumnya, kendati demikian Tere Liye tetap mampu mengisahkan sebuah cerita sederhana yang menyentuh.

Kelebihan dari novel ini mendapatkan pelajaran baru mengenai cinta bahwa cinta memang tidak memandang usia dan membutuhkan sebuah kejujuran.

Akhir Kata

Demikian penjelasan mengenai kritik sastra adalah karya tulis yang dapat membantu kamu mendapatkan pemahaman yang lebih tentang karya sastra itu sendiri. semoga bermanfaat.

Suka membaca novel dan dunia literasi. Menuangkan ke dalam tulisan agar banyak orang yang tahu apa yang aku baca hari ini.

Artikel Menarik Lainnya: