7 Bentuk Kalimat SPOK Dan Contohnya Yang Benar

7 Bentuk Kalimat SPOK dan Contohnya yang Benar

Ilustrasi orang sedang menulis dibuat dengan Canva Pro

Dalam tata bahasa Indonesia terdapat bentuk kalimat SPOK. Apa itu kalimat SPOK dan seperti apa contohnya? Mari simak penjelasannya berikut ini.

Mengenal Kalimat SPOK

Kalimat SPOK merupakan salah satu pola paling umum dalam bahasa Indonesia. Sebuah kalimat akan memiliki makna jika dibentuk dengan pola yang tepat. Suatu kalimat yang menggunakan kaidah SPOK dinilai paling efektif.

Umumnya terdiri dari 4 unsur penting yaitu subjek, predikat, objek, serta keterangan.

1. Subjek

Subjek merupakan salah satu unsur dalam kalimat SPOK, biasanya berupa frasa nomina atau nomina. Bisa dikatakan subjek ini merupakan pelaku dalam sebuah peristiwa maupun kegiatan. Subjek ini bisa benda, hewan, manusia, atau hal lainnya.

2. Predikat

Predikat merupakan kata kerja dalam sebuah kalimat, biasanya mengungkapkan aksi yang sedang atau telah dilakukan subjek.

3. Objek

Sama seperti subjek, objek juga berupa frasa atau nomina biasanya menjadi target subjek.

4. Keterangan

Sebenarnya keterangan tidak terlalu wajib dalam sebuah kalimat, akan tetapi kalau menambahkan keterangan unsur kalimat jadi terpenuhi dan lebih jelas. Biasanya keterangan menjelaskan waktu dan lokasi peristiwa.

Bentuk Kalimat SPOK sesuai Turunannya

Kalimat SPOK dibentuk dari beberapa kata yang fungsinya sebagai subjek, predikat, objek, maupun keterangan. Ada beberapa bentuk kalimat SPOK mulai dari subjek dan predikat hingga bentuk lengkap yang disebut SPOK. Berikut ini jenis-jenis bentuk kalimat SPOK.

1. Subjek, Predikat (SP)

Bentuk kalimat SPOK yang pertama adalah subjek dan predikat, bentuk kalimat ini paling sederhana.

  • Andri (subjek) + makan (predikat)
  • Lisa (subjek) + mencuci (predikat)
  • Pak Andre (subjek) + sedang membaca (predikat)
  • Davi (subjek) + sedang berbelanja (predikat)
  • Dio (subjek) + sedang mengaji (predikat)
  • Ganjar (subjek) + sedang bekerja (predikat)
  • Lean (subjek) + sedang bermain (predikat)
  • Gauri (subjek) + mandi (predikat)
  • Almira (subjek) + berenang (predikat)
  • Asila (subjek) + bersepeda (predikat)
  • Agung (subjek) + mendaki (predikat)
  • Ayah (subjek) + sedang makan (predikat)

2. Subjek, Predikat, Objek (SPO)

Bentuk kalimat SPOK berikutnya berupa gabungan dari subjek, predikat, dan objek. Biasanya objek dalam kalimat ini berupa kata benda, klausa, hingga frasa nominal. Objek dalam kalimat ini berfungsi untuk melengkapi atau menjelaskan predikat.

  • Luvy (subjek) + memasak (predikat) + cumi (objek)
  • Lusi (subjek) + sedang menggambar (predikat) + boneka (objek)
  • Rafatar (subjek) + sedang mengerjakan (predikat) + PR (objek)
  • Rian (subjek) + sedang mendaki (predikat) + gunung (objek)
  • Bu Nia (subjek) + sedang menanam (predikat) + cabai (objek)
  • Rudi (subjek) + tidak mengerjakan (predikat) + ulangan (objek)
  • Ibu (subjek) + sedang membuat (predikat) + kue (objek)
  • Rustam (subjek) + tidak membayar (predikat) + hutang (objek)
  • Ani (subjek) + memecahkan (predikat) + gelas (objek)
  • Lukman (subjek) + sedang memperbaiki (predikat) + motor (objek)
  • Fani (subjek) + sedang menggambar (predikat) + komik (objek)
  • Ridwan (subjek) + bermain balap (predikat) + motor (objek)

3. Subjek, Predikat, Keterangan (SPK)

Bentuk kalimat SPOK variasi SPK ini terdiri dari subjek, predikat, dan keterangan.  Biasanya keterangan berfungsi untuk menjelaskan seluruh kalimat. Keterangan bisa tentang tempat, waktu, alat, penyebab, penyerta, dll.

  • Tono (subjek) + bermain (predikat) + dengan fani (keterangan)
  • Jupri (subjek) + mencuri baju (predikat) + di rumah yuda (keterangan)
  • Reno (subjek) + sedang bekerja (predikat) + di kantor (keterangan)
  • Amira (subjek) + tidak hadir (predikat) + karena sakit (keterangan)
  • Tiktok (subjek) + akan menghapus (predikat) + fitur jualan online (keterangan)
  • Guru (subjek) + tidak hadir (predikat) + karena rapat (keterangan)
  • Yuli (subjek) + pergi (predikat) + ke pasar (keterangan)
  • Meta (subjek) + sedang belajar (predikat) + di perpustakaan (keterangan)
  • Gauri (subjek) + makan (predikat) + dengan lahap (keterangan)
  • Gunawan (subjek) + bekerja (predikat) + di kantor pemerintah (keterangan)
  • Prasetyo (subjek) + berasal (predikat) + dari medan (keterangan)
  • Gedung itu (subjek) + terbengkalai (predikat) + sejak 5 tahun lalu (keterangan)

4. Subjek, Predikat, Pelengkap (SPPEL)

Bentuk kalimat SPOK yang satu ini terdiri dari Subjek, Predikat, dan Pelengkap atau SPPEL. Pelengkap dalam kalimat ini berfungsi untuk memperjelas predikat. Dalam kalimat, pelengkap ini tidak wajib ada.

  • Ahmad (subjek) + sedang belajar (predikat) + main gitar (pelengkap)
  • Siti (subjek) + saling bergandengan (predikat) + dengan Ahmad (pelengkap)
  • Davi (subjek) + ingin beternak (predikat) + ayam (pelengkap)
  • Botol itu (subjek) + diisi (predikat) + air minum (pelengkap)
  • Keluarga Mirna (subjek) + akan libur (predikat) + lebaran (pelengkap)
  • Lina (subjek) + bercucuran (predikat) + keringat (pelengkap)
  • Hana (subjek) + sedang duduk (predikat) + tenang (pelengkap)
  • Korban kecelakaan (subjek) + berlumuran (predikat) + darah (pelengkap)
  • Murid SMP (subjek) + berlatih (predikat) + marching band (pelengkap)
  • Rumah Jodi (subjek) + beralaskan (predikat) + tikar (pelengkap)
  • Yadi (subjek) + berteriak (predikat) + kencang (pelengkap)
  • Rumah pak Jajat (subjek) + ter-sambar (predikat) + petir (pelengkap)

5. Subjek, Predikat, Objek, Keterangan (SPOK)

Struktur kalimat SPOK secara lengkap terdiri dari subjek, predikat, objek, serta keterangan. Bentuk kalimat SPOK yang lengkap lebih efektif dalam tata bahas Indonesia. Keterangan di dalam kalimat terdiri dari tempat, waktu, tujuan, dan cara.

  • Yura (subjek) + membeli (predikat) + ikan (objek) + di pasar (keterangan)
  • Jessica (subjek) + menuangkan + (predikat) + gula (objek) pada teh (keterangan)
  • Hani (subjek) + menari (predikat) + jaipong (objek) + di kelas (keterangan)
  • Sarah (subjek) + membeli (predikat) + obat (objek) + di apotek (keterangan)
  • Dokter itu (subjek) + mengobati (predikat) + adikku (objek) + di klinik (keterangan)
  • Bu Bidan (subjek) + memeriksa (predikat) + kakakku (objek) + minggu lalu (keterangan)
  • Ayahku (subjek) + pergi (predikat) + ke taman (objek) + kemarin (keterangan waktu)
  • Rafa(subjek) + mencuci (predikat) + tangan (objek) + supaya terhindar dari kuman (keterangan)
  • Rudi (subjek) + meminum (predikat) + obat (objek) + karena sedang sakit (keterangan)
  • Murid SD (subjek) + disuntik (predikat) + imunikasi (objek) + di sekolah (keterangan)
  • Pak Gilang (subjek) + sedang belajar (predikat) + bahasa Asing (objek) + di Australia (keterangan)
  • Nia (subjek) + menonton (predikat) + konser (objek) + di Stadion Gelora Bung Karno (keterangan)

6. Subjek, Predikat, Objek, dan Pelengkap (SPOPEL)

Bentuk kalimat SPOK lainnya dibentuk dari subjek, predikat, objek, dan pelengkap. Inilah daftar contoh-contohnya:

  • Siti (subjek) + memasak (predikat) + makanan (objek) + yang enak sekali (pelengkap)
  • Paman doni (subjek) + menemukan (predikat) + uang (objek) + puluhan juta (pelengkap)
  • Ayah (subjek) + memberi (predikat) + roti (objek) cokelat (pelengkap)
  • Bi Mira (subjek) + memberi (predikat) + saya (objek) + bekal yang enak (pelengkap)
  • Pak Ahmad (subjek) + meminta + (predikat) + adit (objek) menjadi ketua kelas (pelengkap)
  • Diyas (subjek) + menghadiahkan (predikat) + hani (objek) + tiket konser (pelengkap)
  • Ibu (subjek) + membuatkan (predikat) + kakak (objek) + jus strawberry (pelengkap)
  • Ayah (subjek) + membelikan (predikat) + kakak (objek) + sepeda baru (pelengkap)
  • Rio (subjek) + mengirimi (predikat) + santi (objek) + bunga mawar (pelengkap)
  • Bi Inem (subjek) + memasak (predikat) + ikan (objek) + untuk makan siang (pelengkap)
  • Lisa (subjek) + memilihkan + (predikat) + adiknya (objek) + baju baru (pelengkap)
  • Kakak (subjek) + membelikan (predikat) + adik (objek) + handphone baru (pelengkap)

7. Subjek, Predikat, Pelengkap, Keterangan (SPPK)

Bentuk kalimat SPOK bisa dibuat dengan struktur subjek, predikat, pelengkap, dan keterangan atau SPPELK. Berikut ini contoh-contohnya.

  • Khonsa dan Isma (subjek) + sedang berlatih (predikat) + tari kecak (pelengkap) di sekolah (keterangan tempat)
  • Faris (subjek) + mencatat (predikat) + pelajaran penting (pelengkap) + dengan lengkap (keterangan)
  • Nia (subjek) + bertemu (predikat) + guru IPA (pelengkap) + di ruang kelas (keterangan)
  • Rian (subjek) + ingin mendaftar (predikat) + kurus mengemudi (pelengkap) + di Bandung (keterangan)
  • Dewi (subjek) + belanja (predikat) + sendirian (pelengkap) + ke mall (keterangan)
  • Rizal (subjek) + bercucuran (predikat) + keringat (pelengkap) + karena main basket (keterangan)
  • Ganjar (subjek) + akan mengikuti (predikat) + lomba (pelengkap) + di sekolah (keterangan)
  • Adik (subjek) + bermain (predikat) bola (pelengkap) di lapangan (keterangan)

Akhir Kata

Sebuah kalimat efektif biasanya mengandung subjek dan predikat disertai diksi yang tepat. Bentuk kalimat SPOK serta strukturnya dapat menyampaikan makna secara lengkap.

Content writer teknologi yang sudah mulai menulis sejak tahun 2017. Terimakasih sudah membaca tulisan saya di sini. Jangan lupa share!

Artikel Menarik Lainnya: