Contoh Besaran Skalar dan Vektor di Kehidupan Sehari-Hari

Halo sobat media Mustakim kali ini kita akan membahas mengenai contoh besaran skalar dan vektor. Dimana besaran dalam ilmu fisika dibagi berdasarkan jenis satuan nya, dan besaran dibagi menjadi 2 golongan yaitu besaran pokok dan besaran turunan.

Dan dari besaran juga dapat di kelompokan berdasarkan nilai dan arah besarannya. Pengelompokan ini terbagi menjadi 2 yaitu besaran skalar dan vektor. Untuk lebih lengkap mengenai materi nya dapat kamu pelajari di artikel ini. Silahkan kamu baca materi nya hingga akhir.

Besaran Skalar dan Vektor

Sebelum masuk pada pembahasan inti mengenai contoh besaran skalar dan vektor, sebaiknya kamu mengetahui terlebih dahulu mengenai perbedaan besaran skalar dan vektor. Dan berikut ini penjelasannya mengenai perbedaannya.

1. Besaran Skalar

Yang pertama agar bisa membedakan besaran antara skalar dengan vektor maka kita akan membahas satu persatu untuk memperdalam materi nya dan agar dapat membedakan antara ke dua besaran tersebut.

Untuk itu berikut ini mengenai pengertian besaran Skalar, ciri – ciri, dan juga yang termasuk pada besaran Skalar.

1.1 Besaran Skalar

Besaran skalar adalah besaran yang hanya memiliki nilai/ besar tanpa dipengaruhi oleh arah. Dan jika arah masih dipengaruhi, maka besarannya disebut sebagai besaran vektor. Untuk contoh mudah nya yaitu saat kamu diminta membeli beras. Kamu tidak perlu menanyakan arah massanya.

Namun hal itu sangat berbeda jika kamu diminta untuk melempar sebuah benda seperti bola dengan kecepatan 20 m/s ke arah lempar bolanya. Seperti kamu diminta melempar 20 m/s ke atas, ke bawah, ke utara, atau ke selatan.

1.2 Ciri – Ciri Besaran Skalar

Selain itu untuk membedakan maka Skalar dan yang termasuk vektor maka tentunya kamu bisa mempelajari mengenai ciri – cirinya pada besaran skalar juga pada besaran vektor. Dan untuk ciri – ciri besaran Skalar bisa kamu lihat dibawah ini;

  • Besaran skalar hanya memiliki nilai/ besaran
  • Besaran skalar tidak dipengaruhi oleh arah
  • Besaran Skalar tidak perlu penggambaran khusus seperti besaran vektor

1.3 Yang Termasuk Besaran Skalar

Setelah kamu mengetahui mengenai pengertian dan juga ciri – ciri besaran Skalar maka langkah selanjutnya yaitu mengenai apa saja yang termasuk Besaran Skalar. Dan berikut ini yang dimaksud dengan besaran Skalar.

NoBesaran Skalar Satuan
1Kelajuanm/s
2jarakm
3SuhuK
4Massa JenisKg/m3
5Muatan ListrikC
6Hambatan Jenisomega.m
7MassaKg
8Waktus
9Jumlah molmol
10EnergiJ
11UsahaJ
12Volumem3
13TekananN/m3
14Panjangm
15Kuat Arus ListrikA

Berikut ini beberapa contoh pernyataan besaran Skalar;

  • Suhu di Jakarta hari ini 30 derajat C
  • jarak antara rumah Bubun ke sekolahnya mencapai 3 kilo Meter
  • Berat beban yang di pikul ayah 20 kg
  • Tinggi badan adam mencapai 1,6 meter

2. Besaran Vektor

Selanjutnya mengenai besaran vektor. Berikut ini penjelasan mengenai Pengertian besaran vektor, ciri – ciri besaran vektor, dan juga yang termasuk pada besaran vektor.

1.1 Besaran Vektor

Besaran vektor adalah besaran yang memiliki nilai/ besaran dan juga arah. Besaran ini bisa dimengerti saat ada kasus seperti kamu diminta untuk berjalan 10 meter, dan tentunya akan memberikan dengan arah yang harus di tempuh ke arah mana.

Dan hal diatas akan berbeda dengan kasus jika kamu diminta untuk memotong vita sepanjang 10 m, dan pasti kamu akan langsung memotong nya tanpa harus memperhatikan arah kemana kamu akan memotong yang penting tentunya panjang pita tersebut dipotong dengan ukuran 10 meter.

1.2 Ciri – ciri Besaran Vektor

Setelah kamu mengetahui gambaran mengenai besaran vektor maka langkah selanjutnya kamu harus mengetahui ciri – ciri dari besaran Vektor. Dan berikut ini ciri – ciri yang termasuk kedalam besaran vektor diantaranya:

  • Besaran vektor memiliki nilai/ Besaran, sama seperti besaran lain. besaran vektor memiliki nilai/ besaran. Contohnya kecepatan mobil 70 km/jam. Dan bilangan 70 menunjukan nilai besaran nya.
  • Besaran vektor memiliki arah atau arahnya bisa ditentukan, dan hal yang begitu spesifik pada besaran vektor adalah arah sangat diperhitungkan. Seperti contoh mobil bergerak 70 km/jam ke utara. lalu berbelok ke arah selatan dengan kecepatan 50 km/jam.
  • Terdapat titik awal vektor bekerja atau lebih dikenal sebagai titik pangkal vektor. Oleh karena memiliki arah, titik dimana vektor mulai bekerja dijadikan acuan arah berakhirnya vektor.

1.3 Yang Termasuk Besaran Vektor

Selanjutnya mengenai satuan yang termasuk pada besaran vektor. Berikut ini yang termasuk pada besaran vektor dan juga satuan nya;

NoBesaran Vektor Satuan
1Kecepatanm/s
2Perpindahanm
3GayaN
4Momentumkg.m/s
5ImpulsN.s
6Momen GayaN.m
7Kuat Medan ListrikN/C
8Percepatanm/s pangkat 2
9Tegangan PermukaanN/m

Berikut ini beberapa pernyataan mengenai besaran vektor, yang di antaran nya;

  • Percepatan motor Rani adalah 4 m/s ke barat
  • Meja guru digeser dengan gaya 10 N ke kiri
  • Kecepatan mobil Pak Ahmad 40 km/jam ke selatan
  • Pesawat melaju dengan kecepatan 700 km/ jam dalam arah 10 derajat ke tenggara

Perbedaan Besaran Skalar dan Vektor

Sebenarnya tentunya sangat simpel sekali membedakan antara besaran skalar dan besaran vektor. Karena pada intinya besaran Skalar dan besaran Vektor letak perbedaan nya hanya pada ada tidaknya arah. Jadi;

  • Pada besaran skalar, arahnya tidak berperan
  • Sementara pada besaran vektor arahnya sangat berperan.

Sementara peran besar besar skalar dalan kehidupan sehari – hari diantaranya;

  • Waktu untuk menyatakan lama tidaknya suatu kejadian
  • Massa untuk menyatakan jumlah keseluruhan materi suatu benda
  • Tekanan untuk menyatakan besaranya gaya yang bekerja pada luas penampung tertentu
  • Volume untuk menyatakan jumlah suatu zat yang menempati sebuah ruang
  • panjang menyatakan ukuran suatu benda
  • Energi menyatakan besarnya usaha yang bekerja pada suatu benda
  • Kuat arus listrik menyatakan banyaknya muatan yang mengalir di tiap penghantar
  • Daya untuk menyatakan kebutuhan energi suatu perangkat elektronik

Contoh Besaran Skalar dan Vektor

Selanjutnya masuk pada pembahasan inti yaitu mengenai contoh besaran skalar dan vektor. Namun jika di perhatian mengenai pembahasan inti mengenai contoh besaran nya, sudah di singgung pada pembahasan di atas.

Namun untuk lebih jelasnya dibawah ini contoh besaran skalar dan vektor.

1. Contoh Besaran Skalar

Yang pertama contoh besaran skalar dapat kamu lihat dibawah ini.

Salah satu contoh besaran adalah suhu. suhu merupakan derajat panas dinginnya suatu benda. Dalam menyatakan suhu kamu tidak perlu menyebutkan nilai. Misalkan suhu air mendidih adalah 100 derajat C artinya, suhu air mendidih hanya memiliki satu nilai, tanpa ada komponen suhu yang searah sumbu X maupun sumbu Y

2. Contoh Besaran Vektor

Yang kedua mengenai contoh besaran Vektor. dan berikut ini contohnya;

Salah satu contoh besaran vektor adalah gaya. Gaya yang bekerja pada suatu bidang dapat diuraikan komponen gayanya, baik yang searah sumbu X maupun sumbu Y.

Misalnya; Memukul bola dengan gaya 60 Newton dan membentuk sudut 45 derajat terhadao bidang horizontal atau sumbu X. Jadi pada kasus ini kamu bisa menguraikan komponen gaya pukulan mu terhadap sumbu X dan sumbu Y

Kesimpulan

Dari pembahasan mengenai contoh besaran skalar dan vektor, maka dapat disimpulkan bahwa;

1. Besaran Skalar adalah besaran yang hanya memiliki nilai tanpa menentukan arah

2. Besaran Vektor adalah besaran yang memiliki nilai dan juga arah

3. Perbedaan antara besaran skalar dan vektor terletak pada menggunakan arah dan tidaknya

4. Contoh Besaran Skalar dan Vektor yaitu;

  • Besaran Skalar
    • Kecepatan
    • Jarak
    • Suhu
    • massa jenis
    • Muatan Listrik
    • Massa
    • Waktu
    • Jumlah Mol
    • Energi
    • Usaha
    • Volume
    • Tekanan
    • Panjang
    • Kuat Arus Listrik
  • Besaran Vektor
    • Kecepatan
    • perpindahan
    • Gaya
    • Momentum
    • Impuls
    • Momen gaya
    • Kuat Medan Listrik
    • Percepatan
    • Tegangan permukaan

Artikel Menarik Lainnya: