Contoh Fraksi Minyak Bumi yang Paling Sedikit Jumlah Atom Karbonnya

Gambar dibuat dengan Canva Pro

Terdapat contoh fraksi minyak bumi yang paling sedikit jumlah atom karbonnya yang sangat bermanfaat dan sangat membantu untuk kebutuhan hidup sehari – hari. Dan memang dalam fraksi minyak bumi terdapat beberapa jenis yang tergantung pada tingkatan titik didihnya.

Untuk kamu yang penasaran mengenai fraksi minyak bumi dengan tingkat paling tinggi hingga paling sedikit jumlah karbon nya, maka di Media Mustakim akan membahas mengenai hal tersebut. Untuk itu silahkan kamu pelajari materi nya hingga pada akhir artikel ini.

Fraksi Minyak Bumi

Sebelum masuk pada pembahasan inti yaitu mengenai contoh fraksi minyak bumi yang jumlah atom nya paling sedikit, tentunya kamu harus mengetahui terlebih dahulu yang dinamakan dengan fraksi minyak bumi itu sendiri.

Seperti pada kutipan repositori.kemdikbud.go.id. Minyak bumi adalah minyak mentah (crude oil) berwujud cairan kental berwarna hitam yang belum dapat dimanfaatkan. Dan agar dapat dimanfaatkan minyak bumi harus mengalami proses pengolahan terlebih dahulu.

Dalam proses pengolahan minyak bumi dilakukan dengan kilang minyak melalui dua tahap. Tahapan pengolahan tersebut yaitu;

  • Pengolahan yang pertama disebut Primary Processing yang dilakukan dengan cara distilasi bertingkat (fraksionasi)
  • Dan pengolahan yang kedua yaitu secondary processing yang dilakukan dengan berbagai cara

Jenis – Jenis Fraksi Minyak Bumi dan Kegunaannya

Dengan berbagai proses pemisahan terhadap minyak bumi maka tentunya membentuk berbagai cairan yang tentunya sangat bermanfaat untuk kehidupan. Dan dari proses yang dilakukan maka terbentuklah produk pengolahan minyak bumi yang bisa kamu lihat di tabel berikut ini.

Nama Rantai CJarak Titik Didih Kegunaan
GasC1 – C4<25 Derajat CGas LPG
GasolinC4 – C1220 – 200 Derajat CBahan bakar kendaraan bermotor
KerosinC10 – C14174 – 275 Derajat CBahan bakar kompor
Minyak diselC14 – C10200 – 400 Derajat CBahan bakar mesin disel, atau solar
Minyak mineralC19 – C35350 Derajat CMinyak pelumas atau oli
Minyak bakar> 20> 400 Derajat CBahan bakar untuk industri, kapal laut
Parafin> 35padatLilin
Bitumen> 35padatAspal jalan, atap rumah

Contoh Fraksi Minyak Bumi yang Paling Sedikit Jumlah Atom Karbonnya

Setelah kamu membaca tabel diatas maka tentunya kamu sudah mengetahui mengenai contoh fraksi minyak bumi yang paling sedikit jumlah atom karbonatnya yaitu merupakan minyak bumi yang berwujud gas, dimana fraksi ini dengan berat molekul yang sangat ringan sehingga volatil atau mudah menguap.

Fraksi gas hanya sangat mudah menguap dibandingkan fraksi lainnya karena kandungan jumlah atom karbonatnya hanya pada kisaran C1 – C4 dibanding fraksi lainnya. Dengan kandungan yang sangat sedikit sehingga akan sangat mudah menguap saat proses pemanasan.

Kegunaan fraksi ini sangat bermanfaat dan digunakan dalam kehidupan sehari – hari karena gas nya digunakan untuk bahan bakar di dapur atau sebagai alat masak. Dan dikenal dengan Gas LPG. Dan gas yang dihasilkan dari pengolahan yaitu gas propana dan gas butana.

Fraksi Minyak Bumi dengan Titik Didihnya

Sudah di sebutkan bahwa contoh fraksi minyak bumi yang paling sedikit jumlah atom karbonatnya yaitu Gas dan digunakan sebagai bahan bakar untuk kebutuhan memasak di keseharian. Namun dalam proses pengolahan gas bumi selain gas terbentuk pula beberapa produk bermanfaat.

Diantara produk gas bumi yang dihasilkan dan memiliki jumlah atom karbonat dari yang terbesar hingga yang terkecil yaitu sebagai berikut ini;

1. Aspal

Yang pertama yaitu ASPAL. Aspal merupakan hasil dari residu pengolahan minyak bumi dimana residu dihasilkan dari sisa distilasi minyak mentah. setelah melalui proses pemisahan dengan pemanasan pada titik didihnya. Dan sisa komponen yang tidak menguap pada pada suhu tersebut akan menjadi residu.

Titik didih aspal sangat tinggi sekali yaitu diatas 500 derajat Celsius karena memiliki > 80 atom karbonat. Jika pemanasan dibawah jumlah demikian maka Aspal tidak akan bisa menguap. Kegunaan Aspal yaitu dipakai untuk jalan raya, selain itu juga digunakan sebagai isolator.

2. Oli

Selanjutnya yaitu Oli. Oli merupakan fraksi minyak bumi yang memiliki kandungan atom karbonat sekitar 60. dan oli dapat menguap jika dipanaskan dengan suhu sekitar 350 – 575 derajat celsius. Dengan panas yang cukup tinggi maka oli dimanfaatkan sebagai pelumas mesin.

Pelumas/ Oli menjadi fraksi minyak bumi yang memiliki sifat licin dengan komponen berupa hidrokarbon alkana dengan panjang rantai karbonat 18 – 20 atom.

3. Solar

Selanjutnya adalah Solar. Solar digunakan sebagai bahan bakar kendaraan. Solar merupakan fraksi dengan struktur kimia campuran dan alkana dengan rantai karbon 15 – 17 atom. Dengan keadaan rantai panjang maka solar tidak mudah menguap.

Sementara untuk titik didih fraksi solar memiliki titik didih 250 – 375 sehingga fraksi ini hanya bisa didapat dan dipisahkan dari minyak mentah melalui pemanasan pada suhu tersebut.

4. Koresin dan Avtur

Selanjutnya koresin dan avatur. Fraksi ini memiliki kandungan atom karbonat 10 hingga 16 atom karbonat, dengan tingkat titik didih mulai dari 180 derajat celsius hingga 260 derajat celsius, Jika suhu yang digunakan kurang dari jumlah tersebut maka sulit dipisahkan dari pengolahan Minyak Bumi mentah.

Koresin dan Avtur bermanfaat untuk bahan bakar pesawat dan juga mesin jet. Selain mesin jet fraksi ini juga digunakan sebagai bahan bakar kompor tradisional.

5. Nafta

Hasil pengolahan minyak bumi dengan tingkat titik didih yang cukup tinggi yaitu 175 derajat Celsius hingga 200 derajat celsius yaitu Nafta. Nafta merupakan hidrokarbon alkana dengan panjang rantai karbon 9 hingga 12 yang berupa campuran.

Fraksi ini juga dimanfaatkan sebagai bahan pembuatan atau sintesis senyawa dalam produk cat, kosmetik, plastik, karet, detergen, dan lainnya.

6. Bensin (Gasolin)

Fraksi olahan dari minyak bumi mentah selanjutnya yaitu Bensin. Bensin sangat mudah dijumpai dan sangat bermanfaat untuk bahan bakar kendaraan. Bensin merupakan senyawa olahan minyak bumi dengan struktur senyawa hdrokabon alkana dengan jumlah rantai karbon sebanyak 6 – 9 karbon.

Fraksi Bensin memiliki tingkat titik didih 90 – 175. Dalam bensin juga dikenal angka oktan yang merupakan bilangan untuk menunjukan presentasi komponen struktur isooktana dibandingkan nheptana dalam bensin.

7. Petroleum Eter

Yang selanjutnya yaitu Petroleum Eter, yang merupakan fraksi hasil pengolahan minyak bumi yang banyak digunakan sebagai pelarut yang bersifat non-polar dalam reaksi kimia. Petroleum eter memiliki titik didih cukup rendah yaitu sekitar 30 – 40 sehingga zat ini mudah menguap.

Petroleum eter memiliki struktur berupa hidrokarbon alkana dengan panjang rantai karbon 5 -6 karbon. Pelarut ini pada umumnya digunakan dalam proses ekstraksi senyawa organik tertentu atau media reaksi menggunakan reagen tertentu.

8. Gas

Dan yang terakhir yang memiliki karbon paling sedikit yaitu Gas. Dan tentunya sangat mudah menguap dan tingkat pemanasannya pun sangat lah rendah. Sehingga fraksi ini sangat mudah menguap. Seperti yang telah dijelaskan diatas.

Kesimpulan

Nah, sekarang mungkin kamu sudah memiliki pemahaman mengenai Minyak bumi mentah dengan kegunaan dari berbagai fraksi. Dari pembahasan diatas maka dapat disimpulkan bahwa;

1. Minyak bumi adalah Minyak yang berwujud kental dan cair serta berwarna hitam dan masih belum bisa dimanfaatkan

2. Fraksi minyak bumi yang paling sedikit jumlah atom karbonnya yaitu GAS

3. Setelah hasil pengolahan dari minyak bumi mentah maka terdapat beberapa fraksi yang bisa di manfaatkan seperti;

  • Aspal
  • Oli
  • Solar
  • Koresin dan avtur
  • Nafta
  • Bensin (Gasolin)
  • Petroleum Eter
  • Dan Gas

Seorang guru di pelosok Garut yang punya hobi menulis dan coba menuangkannya ke dalam blog. Terimakasih sudah membaca artikel dan tulisan sederhana saya di sini.

Artikel Menarik Lainnya: