Melodi Musik Adalah: Menurut KBBI Dan Para Ahli (Lengkap)

Melodi Musik Adalah: Menurut KBBI dan Para Ahli (Lengkap)

Melodi Musik Adalah, Menurut KBBI dan Para Ahli

Musik terdiri dari beragam unsur salah satunya melodi dan irama, melodi musik adalah suatu rangkaian nada yang menghasilkan komposisi musik.

Untuk memahami melodi musik, kamu harus mengenal beberapa aspek mulai dari rangkaian yang membentuknya, variasi aransemen, polanya, dll. Simak informasi lebih jelasnya berikut ini.

Pengertian Melodi Musik Secara Umum hingga Ahli

Melodi musik adalah salah satu unsur terpenting yang berkaitan dengan irama dan harmoni. Untuk menyusun sebuah komposisi tentu dibutuhkan unsur musik yang lengkap yaitu melodi, harmoni, dan irama.

Secara umum, melodi musik adalah deretan nada yang berbunyi dengan irama tertentu. Itu artinya melodi sama dengan nada yang teratur indah dengan pola irama khusus supaya musik nyaman di dengar.

Berikut ini pengertian melodi berdasarkan KBBI serta ahli:

1. Pengertian Melodi Menurut KBBI

Melodi musik adalah susunan rangkaian 3 nada atau lebih yang berurutan dan terdengar logis maupun berirama.

Fungsi dari melodi juga mengungkap gagasan dalam musik. Unsur musik yang satu ini saling membangun dengan unsur lain untuk membentuk komposisi.

2. Pengertian Melodi Menurut Ahli

Dikutip dari buku Konsep Dasar Seni Musik oleh Andika Ahmad (2022:12) melodi musik adalah tinggi, rendah, panjang, maupun pendeknya nada.

Melodi musik adalah kesatuan frasa yang disusun dari interval dan tinggi teratur. Melodi musik akan membuat lagu lebih berwarna dan layak dinikmati pendengar.

Perbedaan Melodi dan Irama

Beberapa orang mengira, melodi dan irama itu sama ternyata hal itu berbeda. Irama adalah suara atau bunyi yang berulang sedangkan melodi musik adalah nada yang sudah diatur.

Melodi berkaitan dengan durasi nada, intonasi, pergantian suara, beragam unsur suara, dll. Itulah yang nantinya akan menghasilkan gagasan atau ide.

Rangkaian yang Membentuk Melodi

Melodi musik adalah komponen penting yang terdiri dari beragam unsur, simak informasi lengkapnya berikut ini.

1. Bunyi

Unsur paling penting dalam melodi adalah bunyi, hal itu dihasilkan dari getaran udara yang merambat pada telinga. Selain dari getaran udara, bunyi bisa dihasilkan dari getaran pada instrumen musik baik itu melodis maupun ritmis.

Instrumen melodis dikenal dengan alat musik bernada sedangkan instrumen ritmis berasal dari alat musik perkusi serta drum. Bunyi-bunyi ini dihasilkan dari ketukan serta nada sehingga terdengar indah.

2. Notasi Melodi

Notasi melodi merupakan makna dari tinggi rendahnya nada, notasi ini dapat ditulis dalam beragam bentuk.

2.1. Notasi John Curwen

Bentuk yang pertama disebut notasi John Curwen yang membuat notasi dalam bentuk solmisasi. Kamu pasti pernah mendengar nada do, re, mi, fa, sol, la, si, dan do. Bentuk tersebut dikenal dengan notasi solmisasi atau John Curwen.

2.2. Notasi Huruf

Kedua ada juga yang menggunakan huruf contohnya A, B, C, D, E, F, G. Nada DO dalam deretan nada tersebut adalah C. Jika menemukan bentuk nada seperti ini, cara membacanya berpatokan pada notasi solimasi.

2.3. Notasi Angka

Berikutnya notasi angka yang biasa kamu temukan dalam buku pelajaran seni musik. Pelajar lebih mudah memahami nada dengan bentuk notasi ini karena menggunakan angka 1, 2, 3, 4, 5, 6, 7.

Kelemahan notasi angka ini tidak dapat digunakan lebih dari 3 oktaf. Namun pemula yang sedang belajar komposisi lagu lebih disarankan menggunakan notasi angka.

2.4. Notasi Balok

Ke empat ada notasi balok, bentuk yang satu ini tidak mudah dipahami terutama oleh pemula karena menggunakan simbol not balok. Notasi balok ditulis pada 5 garis dengan jarak tertentu.   

Garis tersebut dikenal dengan garis paranada untuk menempatkan not balok. Simbol not balok ini terdiri dari tangkai, bendera, dan kepala not berwarna hitam tebal.

3. Tangga Nada Diatonis

Dalam rangkaian unsur pembentuk melodi ada tangga nada diatonis. Tangga nada diatonis terdiri dari susunan nada dari nada rendah ke nada tinggi maupun sebaliknya. Susunan tangga nada diatonis dibuat secara alfabetis.

Sistem tangga nada diatonis juga memiliki jarak satu atau setengah yang dikenal dengan tangga nada mayor dan minor.

4. Tangga Nada Kromatis

Selain disusun oleh tangga nada diatonis, melodi musik juga dirangkai oleh tangga nada kromatis. Tangga nada kromatis memiliki 12 nada dengan jarak setengah tone.

Nada kromatis menggunakan kres (#) untuk mengatur jarak setiap nada yang naik setengah. Contohnya nada C naik setengah jadi Cis atau C#.

Nada kromatis yang diawali dari C biasanya menjadi C, Cis, D, Dis, E, F, Fis, G, Gis, Ais, B, C. Bila ditulis kembali jadi C-C#-D-D#-E-F-G-G#-A-A#-B-C.

5. Interval Nada

Melodi musik juga dirangkai dengan unsur lain seperti interval nada. Interval adalah jarak antara nada 1 dengan nada lain. Setiap interval ini mempunyai nada untuk menggambarkan kualitas maupun kuantitas.

  • C-C (Prime)
  • C-D (Sekon)
  • C-E (Terts)
  • C-F (Kuarts)
  • C-G (Kuint)
  • C-A (Sekt)
  • C-B (Seprim)
  • C-C (oktaf)

Variasi Melodi untuk Aransemen

Melodi musik terdiri dari beragam variasi terutama untuk kebutuhan aransemen lagu, berikut ini daftarnya.

1. Artikulasi

Artikulasi artinya kejelasan dalam menyebutkan lambang bunyi serta ketepatan dalam mengucapkan kata. Musisi harus memperhatikan cara bermain musik, frase musik, serta latihan napas.

2. Variation dan Fake

Variation dan fake mempunyai 3 bagian penting, berikut ini daftarnya.

2.1. Rhythmic Variation and Fake

Rhythmic variation and fake merupakan alternatif yang fungsinya menggeser posisi ritme, variasi ini tidak mengganggu melodi yang asli.

2.2. Melodic Variation and Fake

Variasi ini mengganti melodi asli dengan cara memasukkan akor ke dalam melodi. Musisi dapat menggunakan 1 not atau arpeggio untuk mengubah melodi.

2.3. Melodic Variation and Fake (Non-Harmonic) Tone

Untuk melodi yang berbeda dapat menggunakan variasi non harmonic atau non chordal.

3. Counter Melodi

Counter melodi ini berguna untuk mendukung melodi, umumnya dimainkan dalam putaran penting dalam sebuah melodi. Inilah cara menggunakan counter melodi.

  • Tentukan nada kemudian hubungkan nada akord
  • Biasanya, frasa dekoratif tidak dipergunakan dalam garis counter
  • Pastikan counter melodi dikembangkan dengan halus
  • Agar efektif, jangan menuliskan gerakan dengan melodi
  • Agar terlihat kontras dari melodi asli, kamu harus membuat counter dengan akor

4. Gerak Melodi

Gerak melodi berlangsung sesuai periode nada dan waktu terdapat 3 jenis gerak melodi yang harus dipelajari.

  • Melompat merupakan jenis gerak melodi di mana nada dan skala bergerak tak berurutan ketika nyanyi
  • Mendatar adalah not yang dinyanyikan pada titik
  • Melangkah adalah metode gerak melodi di mana semua not dinyanyikan berurutan atau satu per satu

Pola Melodi Musik

Sebuah karya lagu atau musik disusun dari sejumlah melodi untuk membentuk pola yang teratur dengan beragam tinggi rendahnya nada. Secara tak langsung, susunan ini berpengaruh pada akord yang akan digunakan.

Inilah pola melodi untuk menentukan akord bagi pengiring lagu:

  • Tonika (nada 1-3-5)
  • Supertonika (nada 2-4-6)
  • Median (nada 3-5-7)
  • Sub Dominan (nada 4-6-1)
  • Dominan (nada 5-7-2)
  • Sub Median (nada 6-1-3)
  • Leading Tone (nada 7-2-4)

Akhir Kata

Melodi musik adalah unsur penting dalam musik yang terdiri dari beberapa nada. Kamu dapat menggunakan alat musik piano, akordion, harmonika, pianika, dan gitar untuk membentuk melodi.

Content writer teknologi yang sudah mulai menulis sejak tahun 2017. Terimakasih sudah membaca tulisan saya di sini. Jangan lupa share!

Artikel Menarik Lainnya: