Pengertian Ketukan dan Birama dalam Dunia Musik

Pengertian Ketukan dan Birama dalam Dunia Musik

Memahami pengertian ketukan dan birama itu memang penting buat para pegiat musik. Para pemusik harus paham apa itu ketukan dan birama serta segala macam fungsinya. Sebab, dalam dunia musik itu ketukan dan birama tak bisa dilepaskan begitu saja.

Dalam seni musik, ketukan dan birama memang jadi hal utama. Tiap lagu pasti mempunyai ketukan dan birama yang berbeda. Sehingga, memahami konsep tentang ketukan dan birama itu memang sangat penting buat pegiat seni musik. Berikut ini ulasan tentang ketukan dan birama.

Memahami Konsep dan Pengertian Ketukan

Dalam dunia musik memang ada istilah ketukan. Ini adalah istilah yang dipakai untuk menyebut panjang dan pendeknya durasi nada dalam seni musik. Perlu dipahami kalau panjang pendeknya nada itu diukur menggunakan ketukan, bukan dimensi.

Dalam tiap lagu pasti ada ketukan yang menjadi penanda. Lagu up beat dengan lagu mellow pasti memiliki ketukan yang berbeda. Ketukan ini memang kadang diperlukan agar penyanyi atau pemain musik lebih mudah dalam memainkan sebuah lagu.

Ada beberapa jenis ketukan. Ada ketukan utuh yang punya nilai 4 ketukan. Dalam not balok tandanya adalah garis berbetuk bulat. Ada juga ketukan setengah, seperempat, seperdelapan hingga seperenambelas. Tiap ketukan itu memiliki ikon atau tanda masing – masing.

Pada orkestrasi musik yang menggunakan not balok sebagai petunjuk, informasi tentang ketukan itu sangatlah penting. Para pemain musik bisa memahami cara memainkan dan membunyikan alat musik berdasarkan informasi mengenai ketukan yang diberikan.

Memahami Konsep dan Pengertian Birama

Memahami konsep dan pengertian birama juga penting dalam dunia musik. Dengan paham tentang birama, kemampuan dalam bermusik. Secara sederhana, birama adalah tanda yang berguna untuk menentukan jumlah hitungan serta nilai setiap ketukan saat bermusik.

Dalam orkestrasi musik, birama memang jadi tanda yang penting. Tanda birama akan menyukseskan pertunjukkan musik. Para pemain musik kadang butuhkan keterangan birama yang tepat. Sehingga, peran birama ini memang cukup krusial dari sebuah pertunjukkan musik.

Tanda birama itu biasanya ditempatkan di awal. Pada sebuah not balok lagu akan ditambahkan keterangan dari birama yang dipakai. Tanda birama tersebut menjadi pedoman dalam memainkan alat musik sampai dengan bernyanyi.

Setiap lagu memang punya birama tersendiri. Birama akan selalu jadi patokan dalam bermusik. Khususnya dalam orkestrasi musik yang menggunakan banyak alat musik. Supaya semua alat musik bisa hasilkan suara yang tepat, maka diperkukan pedoman birama yang paling sesuai.

Memahami Konsep dan Pengertian Birama

Birama juga sangat berkaitan dengan ketukan. Dalam dunia musik, birama adalah tanda yang berguna untuk menentukan jumlah hitungan serta nilai pada tiap ketukan saat bermusik. Jadi, birama dan ketukan ini selalu berkaitan.

Dalam seni musik ada beberapa contoh birama. Birama ini menjadi pakem dalam sebuah lagu. Sehingga, birama pada sebuah lagu ada yang sama dan ada yang berbeda. Berikut ini beberapa contoh dari jenis birama dalam dunia musik.

1. Birama 4/4

Jenis birama yang pertama adalah 4/4. Birama 4/4 ini mempunyai 4 ketukan yang bernilai seperempat. Salah satu lagu di Indonesia yang menggunakan birama 4/4 adalah Ayam Den Lapeh dari Sumatera Barat.

2. Birama 3/4

Kemudian ada jenis birama 3/4 yang biasa disebut juga dengan tempo waltz. Pada birama ini ada 3 ketuka yang bernilai seperempat dalam satu biramanya. Contoh lagu yang memanfaatkan birama 3/4 adalah Burung Kakatua.

3. Birama 6/8

Birama 6/8 menjadi opsi selanjutnya dalam jenis birama lainnya. Pada birama ini, akan ada 6 ketukan dalam satu periode. Tiap ketukan biramanya punya nilai 1/2. Birama ini ada pada lagu Desaku yang Kucinta.

4. Birama 2/4

Selanjutnya ada jenis birama 2/4. Birama ini mempunyai 2 ketukan dalam satu durasi waktu. Di mana tiap ketukannya memiliki bilai seperempat. Contoh lagu yang menggunakan birama ini adalah Ampar Ampar Pisang dan Manuk Dadali.

Manfaat Memahami Ketukan dan Birama

Banyak manfaat yang bisa diperoleh dari memahami sekaligus mempelajari ketuka dan birama. Keduanya jika dipelajari dengan baik dan benar akan memberikan banyak manfaat. Itulah kenapa para pemusik yang ingin ke tahap yang lebih tinggi wajib pelajari hal ini.

Jika paham betul dengan ketukan serta birama, hal – hal lainnya bakal bisa dipelajari dengan lebih mudah. Berikut ini beberapa manfaat utama yang bisa didapatkan saat pahami ketukan dan birama.

1. Mudah Memahami Not Balok

Ketika memahami cara baca ketukan dan birama, seseorang bisa lebih mudah dalam memahami not balok. Saat memahami sistematika ketukan dan birama, not balok memang mudah dibaca.

Not balok yang bentuknya bermacam – macam bisa lebih mudah dipahami kalau sudah hafal dengan ketukan dan birama dalam permusikan.

2. Bisa Mainkan Alat Musik dengan Tepat

Kemampuan dalam memainkan alat musik dengan tepat juga akan jadi salah manfaat yang didapatkan. Alat musik modern maupun tradisional pasti bisa dimainkan dengan mudah.

Sejumlah alat musik memang bisa mudah dipelajari kalau paham sistem ketukan dan birama. Misalnya seperti organ dan piano yang butuh pemahanan tentang ketukan dan birama.

3. Dapat Bernyanyi dengan Baik

Pemahaman tentang ketukan dan birama juga akan membuat seseorang bisa lebih pandai dalam bernyanyi. Kemampuan bernyanyi memang bisa ditingkatkan dengan belajar birama dan ketukan.

Dengan pelajari kedua hal tersebut, seseorang bisa lebih ahli dalam bernyanyi. Proses olah vokal akan berjalan dengan lebih mudah ketika telah belajar tentang birama dan ketukan.

4. Bisa Menilai Baik Buruknya Penampilan Penyanyi

Bisa menilai baik dan buruknya penampilan seorang penyanyi juga menjadi manfaat utama yang bisa didapatkan. Penilaian ini memang akan muncul secara alami ketika paham tentang ketukan dan birama.

Ketika paham tentang birama dan ketukan, seseorang pasti bisa lebih bisa menilai apakah seorang penyanyi telah tampil dengan baik atau tidak.

5. Membuat Telinga Lebih Peka dengan Suara Fals

Saat mempelajari ketukan dan birama, telinga seseorang akan lebih peka dengan suara fals. Telinga memang akan lebih peka terhadap banyak hal saat sudah mempelajari birama dan ketukan.

Bahkan suara fals seorang penyanyi pro juga bisa diidentifikasi dengan mudah. Inilah manfaat yang akan bisa didapatkan dalam mempelajari birama serta ketukan.

Kesimpulan

Dalam bidang musik memang banyak isitlah dasar yang harus diketahui. Terutama adalah tentang konsep ketukan dan birama. Jika mempelajari konsep dasar dari ketukan dan birama, kemampuan dalam bermusik akan lebih terasah. Main alat musik apapun jadi mudah.

Buat yang ingin bergelut secara serius di dunia musik, pemahaman tentang ketukan dan birama memang jadi hal yang penting. Ketika dari awal sudah paham dengan konsep dari ketukan dan birama, maka kemampuan dan keahlian dalam dunia musik akan terus meningkat.

Penulis bayangan yang suka mengaspal di sepanjang jalan pantura.

Artikel Menarik Lainnya: