Pengertian Komposisi Musik Hingga Contohnya (Lengkap)

Untuk menciptakan musik dan lagu yang baik dibutuhkan komposisi. Lantas apa pengertian komposisi musik secara umum? Pahami pengertian, komponen, jenis musik, hingga unsur lainnya melalui artikel berikut.

Pengertian Komposisi Musik

Beragam genre lagu yang sering kamu dengarkan terdiri dari komposisi musik. Secara umum pengertian komposisi musik adalah karya dalam bentuk vokal maupun ketukan instrumen ciptaan komposer atau musisi.

Komposisi berasal dari bahasa Jerman kompenieren artinya cara mengubah musik yang awalnya hanya 1 suara menjadi suara utama. Suara utama tersebut nantinya diikuti suara lain secara tersusun.

Komposisi Musik Berdasarkan Jenisnya

Setelah mengenal sekilas mengenai pengertian komposisi musik, selanjutnya kamu harus mengenal komposisi dalam beragam jenis musik.

1. Komposisi Musik Klasik

Nama besar seperti Chopin, Beethoven, hingga Mozart merupakan komposer musik klasik yang terkenal. Dalam menciptakan lagu, komposer musik klasik akan menulis tempo, notasi, dan birama yang dibutuhkan pada music sheet.

Tulisan terkait notasi atau birama ini merupakan langkah awal untuk menentukan instrumen yang akan dimainkan. Dengan susunan komposisi yang teratur akan tercipta musik atau lagu yang bagus.

2. Komposisi Musik Modern

Proses menyusun komposisi musik modern dikenal lebih sederhana. Zaman sekarang, pencipta lagu bisa menyewa komposer untuk menambah musik pada lagu. Jika dalam musik klasik harus ditulis dalam musik sheet, pada musik modern cukup direkam.

Dalam musik modern, musik sheet hanya menjadi pengingat bagi pencipta lagu untuk mengetahui hitungan birama, chord, serta notasi vocal. Dalam musik modern, proses menyusun komposisi terasa lebih fleksibel.

Komponen pada Komposisi Musik

Pengertian komposisi musik sangat luas karena berkaitan dengan komponen di dalamnya. Apa saja komponen yang ada dalam komposisi musik? Simak informasinya berikut ini.

1. Ekspresi

Ekspresi dalam komposisi musik merupakan perasaan yang ingin disampaikan oleh pencipta lagu. Secara teknis, ekspresi berkaitan dengan beat, tempo, serta lirik lagu.

2. Bunyi serta Melodi

Dari bunyi serta melodi kamu dapat melihat gambaran lagu yang diciptakan akan dinyanyikan oleh pria atau wanita. Bunyi serta melodi juga berkaitan dengan timbre atau warna nada dalam sebuah lagu. Warna nada bisa tinggi (tenor) atau rendah (alto) tergantung melodi yang diciptakan pada lagu.

3. Bentuk

Lagu terdiri dari verse, reff, dan chorus yang dikenal dengan pengantar hingga inti dari sebuah lagu. Verse dikenal dengan bait awal atau pengantar lagu contohnya dalam lagu Tiara Andini “Usai”, “mungkin inilah waktunya, mungkin inilah saatnya”.

Sementara itu, reff dikenal dengan pengulangan dalam lagu contohnya “usai sudah semua cerita” lirik tersebut diulang hingga 3x dalam lagu. Terakhir chorus yang dikenal sebagai inti dari lagu, seperti lagu Tiara “Usai” artinya kehilangan.

4. Ritmik

Dalam komponen komposisi musik juga ada ritmik artinya panjang atau pendeknya sebuah nada. Ritmik juga memiliki unsur utama yakni beat dan soul, soul adalah penjiwaan sebuah lagu sedangkan beat adalah ketukan alat musik.

5. Harmoni

Pengertian komposisi musik mungkin mudah dipahami, tapi di dalamnya berkaitan dengan beragam komponen. Harmoni adalah salah satu komponen penting dalam sebuah komposisi.

Harmoni adalah gabungan 2 jenis suara untuk memperindah lagu, komponen ini biasanya dihasilkan dari chord. Chord terdiri dari 3 nada atau lebih, hal ini mendukung jenis lagu yang dinyanyikan seperti rock, pop, jazz, dll.

Contoh Komposisi Musik Klasik

Ada beberapa contoh komposisi musik yang populer, berikut ini daftar lengkapnya.

1. Symphony No. 9

Symphony No.9 merupakan ciptaan Ludwig Van Beethoven, komposisi ini merupakan karya paling populer dalam musik klasik. Teknik digunakan dalam membuat komposisi ini adalah tonal dengan struktur 4 gerakan.

2. Prelude to the Afternoon of a Fraun

Komposisi Prelude to the Afternoon of a Fraun diciptakan oleh Claude Debussy. Prelude to the Afternoon of a Fraun merupakan karya ternama dalam musik impesionis di era klasik.

Dalam menyusun komposisi Prelude to the Afternoon of a Fraun, Claude menggunakan teknik atonal. Hasilnya harmoni dan melodi yang dihasilkan terdengar elegan serta indah.

3. Music for 18 Musicians

Komposer Amerika Steve Reich menciptakan Music for 18 Musicians dengan menerapkan pola yang sederhana yang terus diulang. Hasilnya, komposisi musik ini terasa mediatif serta menghipnotis pendengar.

4. Komposisi 4’33’’

John Cage seorang komposer Amerika pernah menciptakan komposisi musik yang dikenal dengan 4’33’’. Uniknya, dalam komposisi ini tidak terdapat instrumen yang dimainkan, pendengar hanya diajak mendengarkan suara dari lingkungan sekitar.

5. Appalachian Spring

Appalachian Spring merupakan komposisi musik ciptaan Aaron Copland, musik yang dihasilkan sangat indah dengan lirik yang optimis serta romantis.

Langkah Membentuk Komposisi Musik

Setelah memahami pengertian komposisi musik hingga komponen-nya. Kamu harus memahami proses membentuk komposisi hingga menghasilkan musik dan lagu yang enak didengar.

1. Menyusun Nada Menjadi Melodi

Langkah pertama dalam membentuk komposisi adalah menyusun tinggi rendahnya bunyi menjadi melodi yang berirama.

2. Menyusun Nada Menjadi Harmoni

Selain menyusun nada menjadi melodi, seorang komposer juga harus menyusun nada menjadi harmoni guna menyelaraskan musik.

3. Menggabungkan Melodi dan Harmoni

Setelah menyusun nada, melodi, dan harmoni, seorang komposer akan menggabungkan melodi dan harmoni.

4. Menyusun Frase dan Kalimat Lagu

Setelah semua komponen terpenuhi, kamu juga harus menyusun lirik untuk membuat lagu.

5. Menyusun Gerakan Instrumen

Terakhir, komposer harus menyusun gerakan instrumen yang sesuai dengan komposisi pada musik.

Fungsi Komposisi Musik

Komposisi musik sangat penting dalam menciptakan karya yang indah dan enak didengar. Inilah beberapa fungsi dari komposisi musik.

1. Menyatakan Perasaan dan Emosi

Lewat komposisi musik, seorang komposer maupun musisi mengungkapkan perasaan.  Lagu bisa memberi kesan yang kuat tergantung emosi dan suasana hati pencipta lagu dan komposer.

2. Meningkatkan Kreativitas

Membuat lagu dan menciptakan musik harus didukung kreativitas terutama dalam menciptakan harmoni maupun melodi. Dengan komposisi musik, komposer dalam menggabungkan nada, suara, maupun menciptakan musik yang inovatif.

3. Mencerminkan Identitas Budaya

Beberapa musik mencerminkan budaya contohnya musik klasik dan modern. Oleh sebab itu, komposisi musik menjadi identitas budaya dari setiap negara maupun kelompok masyarakat tertentu.

4. Menciptakan Musik Menjadi Hiburan yang Menarik

Musik yang dihasilkan dari komposisi tepat terdengar lebih menyenangkan. Hal tersebut memberi pengalaman lebih baik bagi pendengar. Pendengar jadi terhibur dan bisa mengubah suasana hati dari senang menjadi sedih maupun sebaliknya.

5. Komposisi Musik Mendukung Produksi Film dan Media Lain

Tak hanya sebagai unsur terpenting dalam sebuah lagu, komposisi musik biasanya dibutuhkan ketika memproduksi iklan maupun film. Musik dapat menambah efek emosional agar daya tarik sebuah karya jadi lebih baik.

Akhir Kata

Pengertian komposisi musik sangat luas dan melibatkan banyak hal. Komposisi musik sangat penting karena menjadi inti sebuah karya bisa terbentuk dan didengar banyak orang.

Dalam musik klasik maupun modern, komposisi sangat penting. Sebuah karya dapat dinikmati puluhan tahun karena kualitasnya.

Artikel Menarik Lainnya: