Pengertian Larutan Basa, Ciri-Ciri Dan Contohnya

Pengertian Larutan Basa, Ciri-Ciri dan Contohnya

Pengertian Larutan Basa, Ciri-Ciri dan Contohnya

Larutan basa adalah senyawa kimia yang dapat menyerap ion hidronium ketika dilarutkan dalam air. Lantas apa pengertian larutan basa secara lengkap? Bagi kamu yang penasaran kamu bisa simak artikel ini untuk mengetahui jawabannya.

Tidak hanya pengertiannya saja kamu juga bisa simak beberapa contoh larutan basa di kehidupan sehari-hari dalam artikel ini. Yuk, simak sampai akhir ya agar kamu tidak ketinggalan informasi penting mengenai hal tersebut.

Pengertian Larutan Basa

Bagi yang telah mempelajari ilmu kimia mungkin sudah tidak asing lagi dengan larutan basa bukan? dan larutan basa ini yaitu merupakan senyawa kimia yang dapat menyerap ion hidronium ketika dilarutkan dalam air.

Dan ciri-ciri dari larutan basa lainnya adalah memiliki rasa pahit, licin di kulit dan memiliki pH> 7. Sebagaimana larutan asam basa juga terdiri dari basa kuat dan basa lemah. Basa kuat ini memiliki pH mendekati angka 14.

Sedangkan ciri-ciri larutan basa kuat lainnya adalah dapat menghasilkan ion hidronium lebih banyak dibandingkan dengan basa lemah. Bagi yang ingin mempelajari larutan basa ini penjelasannya.

Larutan adalah campuran zat tunggal atau lebih. Larutan terklasifikasi menjadi beberapa bagian salah satunya basa.

Larutan basa adalah zat yang jika dilarutkan ke dalam air akan menghasilkan ion hidroksida (OH). Basa memiliki sifat kaustik, artinya dapat merusak kulit dan terasa licin serta rasanya pahit.

Ada pun pengertian basa menurut para ahli adalah dan pengertian ini dihimpun dari buku Cerdas Belajar Kimia oleh Nana Sutresna, yakni sebagai berikut:

1. Arrhenius

Yaitu senyawa basa adalah senyawa yang jika idlarutkan dalam air menghasilkan ion OH.

2. Bronsted-Lowry

Yaitu basa adalah zat yang daat menerima H (akseptor proton).

3. Lewis

Basa adalah zat pemberi pasngan elektron kepada molekul atau ion yang lain.

Nah, pemberian nama basa cukup dengan menyebut logam, diikuti dengan kata hidroksida. Dan contohnya seperti NaOH ( Natrium Hidroksida), KOH (Kalium Hidroksida) dan lain-lain.

Perhatikan contoh-contoh persamaan reaksi berikut, diantaranya adalah:

  • NaOH (aq) ⸻> Na+ (aq) + OH = (aq)
  • KOH (aq)  ⸻> K+ (aq) + OH – (aq)
  • Ca (OH) 2 (aq) ⸻> Ca2+ (aq) + 20H –(aq)
  • Ba (OH) 2 (aq) ⸻> Ba2 + (aq) + 20H- (aq)
  • NH4OH (aq) NH4 + (aq) + OH –(aq)

Berdasarkan jumlah gugus OH yang diikat, senyawa basa dikelompokan dalam beberapa jenis, yaitu:

  • Basa mohodroksi yaitu senyawa basa yang memiliki satu gugus OH – contohnya : NaOH (aq), KOH (aq) dan NH4OH (aq).
  • Basa dihidroksi yaitus enyawa basa yang memiliki dua gugus OH contohnya : Ca (OH) 2 (aq) dan Ba (OH) 2 (aq)
  • Basa Trihidroksi, yaitus enyawa basa yang memiliki tiga de gugus OH contohnya : AI (OH) 3 (aq) dan Fe (OH) 3 (aq)

Basa dihidroksi dan trihidroksi disebut juga basa polihidroksi yaitu basa yang memiliki lebih dari satu gugus OH, apabila larutan basa bereaksi dengan asam maka dihasilkan senyawa garam.

Ciri-Ciri dari Larutan basa

Nah, setelah kamu memahami apa pengertian larutan basa selanjutnya mari kita simak ciri-ciri dari larutan basa itu apa saja.

Dan berikut kamu perlu ketahui apa saja ciri-ciri dari larutan basa, berikut penjelasan yang perlu kamu ketahui, diantaranya adalah:­

1. Terasa Pahit dan Licin di Kulit

Nah, ciri yang pertama senyawa basa sebagian besar mempunyai rasa pahit dan getir. Jika senyawa ini disentuh, maka akan terasa licin. Sebagaimana senyawa asam, seseorang juga tidak boleh merasakan senyawa basa dengan mulut, karena berbahaya.

Dan oleh sebab itu, hars berhati-hati saat menggunakan bahas tersbeut. Contoh senyaawa basa yang berbahaya diantaranya adalah NaOH, KOH, dan NhOH.

2. Beraksi dengan Sebagian Besar Logam

Senyawa basa dapat bereaksi dengan sebagian logam seperti magnesium (Mg), Kalsium (Ca), alumunium (AI) dan beberapa logam yang lain membentuk suatu endapan putih.

Contohnya: 2Mg (s) + OH (aq) ⸻> Mg (Oh), (s) endapan putih.

3. Dapat Menghantarkan Arus Listrik

Senyawa basa dalam larutannya dapat menghantarkan arus listrik karena menghasilkan ion hidroksida (OH) dan sisa basa yang bermuatan positif.

Ion-ion inilah yang dapat menghantarkan arus listrik sehingga bisa termasuk larutan elektrolit. Sebagaimana dengan senyawa asam, senyawa basa juga bisa dibedakan menjadi dua yaitu basa kuat dan basa lemah.

Tergantung pada kemampuannya senyawa basa itu dalam melepaskan ion hidroksisa (OH) dan berikut penjelasan lengkapnya:

  • Basa kuat adalah senyawa basa yang mampu melepaskan ion hidroksida dalam jumlah banyak
  • Basa lemah adalah senyawa basa yang mampu melepaskan ion hidroksida dalam jumlah sedikit.
  • Bereaksi dengan Asam Membentuk Garam dan Air

Garam terbentuk sebagai hasil dari reaksi antara asam dan basa. Reaksi asam dan basa dikenal pula dengan istilah reaksi penetralan. Contohnya adalah:

Basa+ asam ⸻> garam + air

NaOH (aq) + HNO3 (aq) ⸻> NaNO3 (aq) + H2O (/)

4. Dapat dideteksi dengan Kertas Lakmus

Selanjutnya ciri dari basa bisa diketahui atau dideteksi dengan kertas lakmus merah jika dicelupkan ke dalam larutan asam akan tetap berwarna merah. sebaliknya jika dilarutkan ke dalam larutan basa akan berwarna biru.

Kertas lakmus merah yang dicelupkan kedalam larutan basa akan berubah warnanya menjadi biru, sedangkan kertas lakmus biru yang dicelupkan ke dalam larutan asam akan berubah warna menjadi merah.

Contoh Larutan Basa

Setelah mengetahui pengertian larutan basa selanjutnya mari kita bahas apa saja contoh larutan basa baik contoh larutan basa lemah, contoh larutan basa kuat dan contoh larutan basa dalam kehidupan sehari-hari.

1. Contoh Larutan Basa Lemah

Basa lemah adalah senyawa basa yang tidak terionisasi secara sempurna di dalam air dan memiliki pH yang mendekati 7, berikut contoh basa lemah, diantaranya adalah:

  • Amonia (NH3)
  • Amonium Hodroksida (NH4OH)
  • Besi (II) Hidroksida (Fe(OH)2)
  • Tembaga (II) Hidnroksida (Cu(OH)2)
  • Etilamin Hidroksida (C2H5NH3OH)

2. Contoh Larutan Basa Kuat

Basa kuat adalah basa yang terionisasi secara sempurna ke dalam air dan memiliki pH mendekati 14, ini contohnya:

  • Natrium hidroksida (NaOH)
  • Litium Hidroksida (LiOH)
  • Kalium Hidroksida (Ca(OH2))
  • Kalsium Hidroksida (Ba(OH))
  • Rubidium Hidroksida (CsOH)

3. Contoh larutan basa di Kehidupan Sehari-hari

  • NaOH: berfungsi sebagai pembuatan pupuk, sabun, dan pembersi pipa atau saluran air
  • KOH berfungsi sebagai pembuatan sabun dan elektrolit pada baterai
  • MgOH2 berfungsi sebagai obat pencahar (antacid)
  • Amonium Hidroksida (NH4OH) berfungsi sebagai pembersih perabotan rumah tangga, dan obat pembasmi ketombe

FAQ| Pertanyaan Seputar Larutan Basa

Apakah larutan basa berbahaya?

Iya, jika basa tersebut memiliki sifat korosif atau menyebabkan karat tentunya dia juga akan bersifat kausatik yaitu merusak kulit.

Apakah basa itu garam?

Jadi, basa ialah zat senyawa yang bisa bereaksi dengan asam an menghasilkan senyawa yang disebut garam.

Jika kertas lakmus berubah warna itu artinya?

Jika kertas lakmus merah menjadi biru artinya larutan tersebut adalah basa.

Suka membaca novel dan dunia literasi. Menuangkan ke dalam tulisan agar banyak orang yang tahu apa yang aku baca hari ini.

Artikel Menarik Lainnya: