Prinsip Kerajinan Bahan Lunak Beserta Contohnya (Lengkap)

Prinsip Kerajinan Bahan Lunak Beserta Contohnya (Lengkap)

Kerajinan bahan lunak dapat dimanfaatkan sebagai bahan dasar pembuatan kerajinan dan tentunya dengan karakteristik bahan lunak ini pasti akan berbeda karakteristiknya dengan bahan keras, begitu pula pengolahannya.

Nah, kamu sudah tahukan prinsip kerajinan bahan lunak itu apa saja? bagi kamu yang belum mengetahuinya kamu bisa simak artikel ini sampai selesai karena nantinya akan dijelaskan apa itu kerajinan bahan lunak serta prinsip bahan lunak hingga contohnya.

Pengertian dan Jenis Kerajinan Bahan lunak

Sebelum beranjak ke prinsip kerajinan bahan lunak kamu perlu pahami dulu apa itu kerajinan bahan lunak beserta jenisnya. Jadi, kerajinan bahan lunak ini adalah jenis kerajinan yang terbuat dari bahan lunak atau lembut.

Sifat dari bahan lunak lentur dan lunak membuatnya lebih mudah untuk dibentuk. Untuk prinsip kerajinan bahan lunak juga harus diperhatikan dalam pengolahan tersebut agar kerajinan bisa difungsikan dengan baik.

Kerajinan bahan limbah lunak bisa berasal dari bahan bekas yang sudah tidak terpakai dan memiliki sifat lunak atau lembut. Kemudian jenis bahan kerajinan limbah lunak organik dan limbah lunak anorganik.

Ini penjelasan jenis kerajinan bahan lunak limbah yang organik dan anorganik.

1. Limbah lunak organik

Kerajinan dari limbah lunak organik akan memanfaatkan bahan-bahan seperti tumbuh-tumbuhan. Bagian tumbuhan akan dipilih mana yang sekiranya cocok untuk dijadikan kerajinan.

Namun, tentu limbah lunak organik itu akan melalui proses pengolahan. Dan pengolahan juga disesuaikan dengan jenis limbah tersebut. Tujuannya tidak lain supaya lebih mudah dibentuk menjadi kerajinan dari limbah lunak organik.

Contohnya seperti kulit kacang, jerami, pelepah pisang dan kulit jagung itu beberapa contoh limbah lunak organik.

2. Limbah Lunak Anorganik

Berbeda dengan kerajinan dari limbah lunak organik, kerajinan limbah lunak anorganik adalah kerajinan yang berasal dari bahan olahan yang dicampur dengan zat-zat kimia.

Contoh bahan limbah anorganik diantaranya plastik kemasan, styrofoam, kotak kemasan dan masih banyak lagi.

Prinsip Kerajinan Bahan Lunak

Ada dua prinsip kerajinan bahan lunak yaitu menurut manfaatnya dan juga prinsip menurut 3 wilayah kerjanya, ini penjelasan lengkapnya:

1. Prinsip Kerajinan bahan lunak menurut manfaatnya

  • Benda kerajinan harus mengutamakan nilai statis sesuai fungsi dan kebutuhan atau kegunaannya (utility)
  • Benda kerajinan harus menyenangkan dan memberi kenyamanan (comfortable)
  • Beda kerajinan harus memberikan keserasian antara wujud dan bentuk benda dengan nilai gunanya (flexibelity)
  • Benda kerajinan tidak boleh membahayakan (safety)
  • Benda yang indah selalu sedap dipandang dan menarik perhatian (aestetic)

2. Prinsip Kerajinan bahan lunak menurut kerja wilayahnya

2.1 Prinsip keterampilan tangan

Untuk prinsip kerajinan bahan lunak yang pertama adalah keterampilan tangan dan ini menjadi syarat atau bagian penting dalam pembuatan kerajinan limbah bahan lunak. Dengan tangan yang terampil maka bisa diubah dengan kerajinan yang bernilai.

2.2 Prinsip Keterampilan Teknik

Selain menggunakan prinsip keterampilan tanga, tentunya dibutuhkan pula prinsip keterampilan teknik dalam prinsip kerajinan bahan lunak. Seperti diantaranya teknik menganyam, menenun, membordir, cetak, putar hingga mengukir.

2.3 Prinsip Tradisional

Dan untuk prinsip kerajinan bahan lunak yang terakhir yaitu prinsip tradisional dimana sangat mengedepankan nilai kepraktisan dari kerajinan yang dibuat. Dengan prinsip tradisional juga berkaitan 3 R yaitu (reduce, Reuse, dan recycle).

Yaitu mengurangi limbah dengan mengubah jadi barang bermanfaat (reduce), Reuse berarti menggunakan kembali limbah yang sudah tidak terpakai (reuse) dan dan daur ulang (recycle) menjadi kerajinan bernilai manfaat.

Contoh Kerajinan Bahan Lunak

Setelah mengetahui apa itu prinsip kerajinan bahan lunak kamu perlu juga memahami contoh kerajinan bahan lunak. Ada banyak contohnya berikut penjelasannya:

1. Sabun

Pertama kamu bisa mengolah parutan sabun dengan mencampurkannya dengan sagu dan air hingga membentuk adonan dan nanti adonannya bisa dicetak dan di bentuk sesuai keinginan.

2. Limbah lilin

Selain sabun, ada lagi contoh kerajinan bahan limbah lunak lainnya yaitu dari lilin cukup cairkan lilin dengan memanaskannya di atas api. Dan ketika sudah mencair kamu tinggal menuangnya ke cetakan yang sudah disediakan.

3. Kerajinana Limbah Lunak Gyps

Gyps umumnya digunakan untuk mempercantik interior rumah. Tetapi gyps juga bisa menjadi bahan kerajinan yang bernilai jual tinggi. Kamu bisa mencampurkan gyps yang bubuk dengan air.

Dan nanti adonan tersebut bisa dicetak ke dalam cetakan dan kamu bisa menambahkan warna agar cantik.

4. Serat Alam

Dari serat alam bisa di gunakan teknik anyaman dan tenun. Contoh dari serat alam yaitu hiasan dinding, tas, sepatu dan lainnya.

5. Tanah Liat

Tanah liat memiliki tekstur lunak dan mudah dibentuk seperti vas bunga, piring, mangkok dan lain sebagainya.

FAQ | Pertanyaan Seputar Prinsip Kerajinan Bahan Lunak

Apa saja teknik untuk membuat karya dari bahan lunak?

Teknik tekan, lilit, lempengan putar, membentuk, cetak, cor, anyaman, tenun, rajut, sulam, dan ukir

Apa perbedaan bahan lunak alami dan buatan?

Bahan lunak alami yaitu langsung diolah tanpa campuran bahan buatan lainnya. sedangkan bahan lunak buatan adalah bahan yang diciptakan untuk membuat kerajinan dengan campuran bahan utama bahan lunak.

Suka membaca novel dan dunia literasi. Menuangkan ke dalam tulisan agar banyak orang yang tahu apa yang aku baca hari ini.

Artikel Menarik Lainnya: