Resensi Novel AbiGhea; Sinopsis, Intrinsik, Ekstrinsik

Resensi Novel AbiGhea; Sinopsis, Intrinsik, Ekstrinsik

Gambar dibuat dengan Canva Pro (Premium)

Resensi Novel AbiGhea akan memaparkan beberapa hal yang perlu kalian ketahui, sekilas contoh isi dari Novel ini. Seperti identitas novel, sinopsis, unsur intrinsik, ekstrinsik, kelebihan dan kekurangan dari novel ini.

Yang nantinya resensi ini juga akan sangat berguna sebagai bahan pertimbangan bagi kalian pecinta novel apakah akan membeli novel ini atau tidaknya.

Identitas Novel AbiGhea

Judul NovelAbiGhea
PenulisChelsea Karina
PenerbitBlack Swan Books
Jumlah Halaman332 halaman
Ukuran Buku14 x 20,5 cm
KategoriRomantis
Tahun Terbit2021
Harga BukuRp. 99.000

Novel Abighea di tulis oleh penulis bernama Chelsea Karina, penulis yang dikenal dari platform wattpad. Per bulan Juni 2022, kisah Abighea ini telah dibaca sebanyak 30,4 juta kali di platform wattpad. Novel AbiGhea ini diterbitkan pada tahun 2021.

Sinopsis Novel

Dalam resensi novel AbiGhea ini akan di selipkan sinopsis. Dimana novel menceritakan tentang kisah hubungan sepasang kekasih antara Abi dan Ghea. Yang mana Abi memiliki sikap yang cuek. Sudah hampir 1 tahun mereka berpacaran, tetapi sikap Abi kepada Ghea tidak berubah.

Abi lebih peduli dan mementingkan sahabatnya sendiri ketimbang pacarnya Ghea. Sahabat Abi dari sejak kecil yaitu Vanya. Akibat sikap Abi, Ghea merasa kalau dia hanya menjadi orang kedua diantara hubungan Abi dan Vanya.

Selain itu sahabat-sahabat Abi yang lain tidak menyukai kehadiran Ghea sebagai pacar Abi, karena mereka menganggap Ghea ini adalah penghancur persahabatan mereka.

Ghea adalah seorang anak yang kurang akan kasih sayang dari keluarganya sendiri, karena oleh keluarganya Ghea dianggap sebagai penyebab adiknya koma selama 3 tahun yang lalu. Namun Ghea selalu sabar menghadapi semuanya.

Keluarga selalu menyalahkan Ghea atas semua tuduhan. Walaupun terasa sakit, Ghea tetap menerimanya dengan ikhlas dan berlapang dada. Kadang Ghea lebih memilih menyerah dengan dunianya.

Namun disisi lain,disaat Ghea merasa terpuruk dalam kesedihannya ada sahabat yang selalu mendukung Ghea dalam hal apapun. Sahabat Ghea bernama Ami yang tak lain adalah sahabat sekolahnya.

Ghea mendapatkan penderitaan bertubi-tubi hal itu yang membuat Ghea menyerah dengan keadaan. Bahkan tak jarang Ghea sering menyayat tangannya dengan sebuah silet. Ghea selalu berusaha melawan kesulitan dan kerasnya dunia.

Apakah mereka dapat menemukan solusi atas semua masalah yang mereka alami? Apakah semua yang Ghea inginkan akan terwujud? Bagaimana dengan kelanjutan kisah cinta Ghea dan Abi?

Yuk, langsung saja temukan jawabannya sendiri dengan mendapatkan  Novel AbiGhea ini. Untuk mengetahui lebih menyeluruh dan lengkapnya bagaimana kelanjutan kisah dari AbiGhea ini kalian bisa membeli novel AbiGhea ini.

Unsur Intrinsik Novel AbiGhea

1. Tema

Tema yang diangkat dalam novel AbiGhea ini adalah kisah percintaan antara Abi dan Ghea, namun sahabat-sahabat Abi tidak menyukai kehadiran Ghea. Ghea juga merupakan anak yang kurang kasih sayang dari keluarganya.

2. Tokoh dan Penokohan

  • Ghea, pacar Abi yang kehadirannya tidak diinginkan oleh sahabat-sahabat Abi. Wanita yang berhati sabar, penyayang. Ghea selalu sabar saat mengalami keterpurukannya, untungnya ada sahabat yang selalu setia mendukung Ghea
  • Rey, adalah adik Ghea yang meninggal dua tahun yang lalu, dan keluarganya menganggap Ghea lah penyebab kematian adiknya
  • Abi, pacar Ghea yang selalu mengutamakan Vanya. Tapi Abi memiliki hati yang mulia, selalu peduli terhadap orang lain
  • Ami, sahabat Ghea dari sejak sekolah yang selalu mendukung Ghea dalam hal apapun. Selalu setia menemani Ghea saat dalam kesulitan
  • Vanya, sahabat Abi sejak kecil yang cemburuan, tidak suka dengan adanya Ghea. Bahkan dia juga membuat isu kalau Ghea pernah melakukan tindakan asusila, dan akhirnya semua orang memandang Ghea rendah

3. Alur

Alurnya terbilang cukup lambat di awal, tapi di akhir dipercepat. Alur yang di bawakan sangat tidak tertebak akhirnya.

4. Latar waktu

Waktu yang dikisahkan dalam cerita tersebut adalah pada dini hari, pagi hari, siang hari, sore hari dan malam hari.

5. Latar Tempat

Latar tempat yang digunakan adalah di dalam bangunan tua, sebuah gedung, di sekolah, rumah, kamar dan rumah sakit.

6. Sudut Pandang

Sudut pandang dalam novel ini menggunakan sudut pandang orang ketiga serba tahu.

7. Gaya Bahasa

Gaya bahasa yang digunakan adalah bahasa sehari-hari jadi sangat mudah dimengerti dan mudah dipahami. Hal ini dapat membuat pembaca mudah dan nyaman untuk membacanya.

8. Amanat

Kita harus bisa hidup mandiri dan tidak bergantung pada orang lain. Agar kita tidak mengalami kondisi seperti yang Ghea alami, yakni takut kehilangan orang yang dianggap dia sebagai tempat bergantung.

Dalam sebuah hubungan kedua pasangan sangat perlu yang namanya komunikasi agar tahu batasan-batasan yang boleh atau tidak dilakukan. Jangan buta karena cinta, karena prioritas utama dalam hidupmu adalah dirimu sendiri.

Unsur Ekstrinsik Novel AbiGhea

1. Nilai Sosial

Nilai sosial dalam novel ini saling menolong dan menghargai orang lain, saling mendukung sesama sahabat

2. Nilai moral

Nilai moralnya adalah selalu peduli terhadap orang lain, tidak mementingkan kepentingan pribadi, setia dan saling memahami.

Kelebihan Novel AbiGhea

Novel AbiGhea ini menyajikan kisah cinta yang menarik, yaitu cerita cinta segitiga yang tidak tampak secara nyata. Pastinya kisah cinta Abi dan Ghea ini juga membuat pembacanya merasakan berbagai emosi bersama dengan Ghea.

Novel AbiGhea juga dinilai dengan pengalaman yang umum dialami masyarakat. Kisah cinta segitiga yang orang ketiganya menggunakan perlindungan dibalik nama sahabat banyak ditemukan oleh pembaca.

Alur cerita AbiGhea ini juga tidak terlalu cepat dan tidak terlalu lambat. Kisah cerita ini sangat menarik untuk dibaca pada saat waktu luang.

Kekurangan Novel AbiGhea

Kekurangan dalam novel AbiGhea ini juga masih ditemukan kesalahan dalam penulisan. Namun kesalahan penulisan ini tak mengganggu proses membaca dan memahami kisah ini.

Selain itu ada beberapa bagian cerita yang juga ditemukan sejumlah kata-kata kasar. Maka dari itu diperlukan kebijakan dari para pembaca dalam memaknai kisah AbiGhea ini.

Pesan Moral Novel AbiGhea

Dalam sebuah hubungan sangat perlu untuk mengkomunikasikan batasan-batasan yang boleh dan tidak boleh untuk dilakukan. Hal ini dilakukan supaya bisa mencegah kita mengalami apa yang Ghea rasakan.

Prioritas utama dalam hidupmu adalah dirimu sendiri. Maka dari itu lakukan apa saja yang benar menurutmu, dan jangan ragu untuk memperjuangkan kebahagiaanmu sendiri. Jika kita tidak mengetahui bagaimana perasaan kita sebenarnya, jangan membuat komitmen.

Akhir Kata

Demikian resensi novel AbiGhea semoga apa yang kami sampaikan dapat bermanfaat bagi akmu semua yang sedang mencari informasi mengenai novel ini.

Suka membaca novel dan dunia literasi. Menuangkan ke dalam tulisan agar banyak orang yang tahu apa yang aku baca hari ini.

Artikel Menarik Lainnya: