Resensi Novel Bedebah di Ujung Tanduk

Gambar dibuat dengan Canva Pro (Premium)

Dalam artikel kali ini kami akan membahas mengenai resensi novel bedebah di ujung tanduk dimana novel ini merupakan sekuel dari karya Tere Liye yang berjudul negeri para bedebah yang akan dijelaskan lengkap pada artikel ini.

Dalam resensi ini akan dijelaskan secara lengkap mulai dari identitas novel, sinopsis, intrinsik, ekstrinsik hingga kelebihan dan juga kekurangannya tidak lupa kami juga sisipkan penjelasan mengenai pesan moral yang terkandung di dalamnya.

Identitas Novel Bedebah di Ujung Tanduk

Judul NovelBedebah Di Ujung Tanduk
PenulisTere Liye
PenerbitPT. Sabak Grip Nusantara
Jumlah Halaman415 halaman
KategoriFiksi
Ukuran Buku14×20 cm
Tahun Terbit2021
Harga BukuRp.89.000,-

Novel bedebah di ujung tanduk ini merupakan kelanjutan dari novel negeri para bedebah dimana novel ini mulai di terbitkan pada tahun 2021 oleh PT. Sabak Grip Nusantara dan novel ini memiliki halaman sekitar 415 halaman.

Dimana dalam novel ini ada penggabungan tokoh dari negeri para bedebah Thomas dan juga negeri di ujung tanduk Bujang dan kamu bisa simak keseruannya dalam resensi novel bedebah di ujung tanduk ini.

Sinopsis Novel Bedebah di Ujung Tanduk

Novel bedebah ini di mulai dari Thomas yang baru saja turun pesawat menuju club petarung untuk menerima tantangan dari Babi Hutan atau Bujang untuk berkelahi.

Pertarungan sengit terjadi di antara mereka berdua. Hingga babak kedua belum diketahui siapa pemenangnya. Dan tiba-tiba arena pertandingan dihujani serangan dari helicopter oleh orang-orang yang tidak di kenal.

Thomas, Bujang, Saloma dan Junior segera kabur melalui lift darurat, ternyata di bawah mereka sudah di tunggu oleh tembakan dari orang berbaju hitam. Dan mereka tidak tahu siapa lawan mereka dan apa keinginannya.

Setelah berhasil kabur, Bujang mencoba mencari tahun tentang siapa yang menyerang mereka. Dan menurut informasi yang di dapat dari kamar Yuki dan Kiko belum dapat diketahui siapa yang menyerang mereka.

Lalu mereka mendapat pesan dari Ayako untuk pergi ke tempat yang ditentukan. Dan Thomas serta teman-temannya tiba di sebuah biara kuno yang tersembunyi di hutan bambu. Dan ternyata Ayako sudha datang terlebih dahulu dengan baju ninjanya.

Dan dari sanalah di dapatkan informasi yang menyerang mereka adalah penguasa lama jalur sutra yang berada di hutan, yang entah di mana yaitu kelompok “Teratai Emas” dan pemimpinnya adalah Drukpa.

Hal ini terjadi karena Guru Drukpa marah kepada Thomas karena sebelum Thomas bertanding dengan Bujang, dia baru saja membantu J.J Costello penguasa shadow ekonomi Amerika untuk membeli gunung emas di Bhutan.

Dan apesnya, salah satu bagian tanah yang dibeli terdapat markas “Teratai Emas” sehingga Roh Drukpa menugaskan untuk membawa Thomas dan J.J Costelo ke markas dalam keadaan hidup atau mati.

Dan mengetahui hal itu, tanpa menunggu lama mereka segera meninggalkan kuil dan menaiki helicopter dan Ayako berhasil mengalahkan tiga helicopter namun mereka mendapatkan tembakan dan harus melakukan pendaratan darurat di sungai.

Dan musuh terus mencari dan Junior serta Salonga tertawan dan akhirnya kawan-kawan Thomas menjadi tawanan kelompok teratai emas. Maka roh Drukpa tidak langsung membunuh tawanan tersebut.

Mereka diberi kesempatan lebih lama dengan mengadakan pertandingan. Lantas, apakah Thomas dan kawan-kawannya bisa melarikan diri dari Roh Drukpa? Atau mereka akan mati di tangan Drukpa? Yuk, baca lengkap di novel bedebah di ujung tanduk ya!

Unsur Intrinsik Novel Bedebah di Ujung Tanduk

Dalam resensi novel bedebah di ujung tanduk ini memiliki unsur intrinsik di dalamnya yang perlu kamu ketahui, diantaranya adalah:

1. Tema

Tema yang diangkat dalam novel bedebah di ujung tanduk ini adalah tentang perjuangan Thomas dan kawan-kawan yang di tawan oleh Roh Drukpa.

2. Tokoh dan penokohan

  • Thomas, ia merupakan tokoh utama dalam novel dan pintar bela diri
  • Bujang, tokoh utama teman Thomas yang sama-sama bisa bela diri
  • Salonga, teman Thomas
  • Si Kembar, tokoh yang menemukann tempat Drukpa
  • Dan masih banyak lagi tokoh lainnya
  • Alur

3. Alur

Alur yang digunakan dalam novel bedebah di ujung tanduk ini menggunakan alur maju dimana dari awal hingga akhir cerita di ceritakan secara runtut dan juga teratur.

4. Latar waktu

Latar waktu yang digunakan dalam novel ini yaitu menggunakan latar waktu pagi hari, siang hari dan juga malam hari.

5. Latar tempat

Latar tempat yang digunakan dalam novel bedebah di ujung tanduk ini yaitu menggunakan latar tempat di kuil kuno, di sungai, di helicopter, di club pertandingan dan masih banyak latar tempat lainnya.

6. Sudut pandang

Sudut pandang yang digunakan dalam novel bedebah di ujung tanduk ini yaitu menggunakan sudut pandang orang ketiga yang serba tahu.

7. Gaya bahasa

Gaya bahasa yang digunakan dalam novel ini cukup mudah dipahami dan dimengerti oleh berbagai kalangan.

8. Amanat

Kerjasama dalam menghadapi musuh adalah kekuatan yang harus di bangun karena tanpa kerjasama dan persatuan kamu tidak akan mengalahkan musuh dengan mudah sehingga jagalah persatuan.

Unsur Ekstrinsik Novel Bedebah di Ujung tanduk

Selain unsur intrinsik kami jelaskan juga unsur ekstrinsik novel, dan berikut penjelasannya:

1. Nilai Sosial

Nilai sosial yaitu terlihat ketika si kembar membantu Thomas dan kawan-kawan untuk menemukan tempat persembunyian teratai emas.

2. Nilai Moral

Sikap Thomas yang bisa mengambil keputusan yang bijak dalam bertarung tentunya membuat mereka menang dan bisa mengalahkan kelompok tak terkalahkan.

Kelebihan Novel Bedebah Di Ujung Tanduk

Berikut beberapa kelebihan yang dimiliki oleh novel bedebah di ujung tanduk, diantaranya adalah:

  • Buku ini cocok untuk yang suka pertarungan dan memberikan suasana menegangkan
  • Memberikan sebuah latar cerita yang kuat dan menyelipkan pengetahuan sejarah
  • Temanya cukup berat mengenai ekonomi dan juga politik
  • Ada banyak pesan moral seperti kesetiakawanan, pengorbanan, kejujuran dan hal lainnya
  • Meski cerita dan tema serius dan menegangkan tapi cukup menghibur

Kekurangan Novel Bedebah di Ujung Tanduk

Selain kelebihan novel ini juga memiliki kekurangan yaitu:

  • Sedikit terasa monoton
  • Penokohan agak membingungkan seperti Thomas dan Bujang karena memiliki porsi yang sama dan tidak begitu menonjol

Pesan Moral Novel Bedebah Di Ujung Tanduk

Pesan moral dalam novel ini adalah kita harus bertanggungjawab atas apa yang telah kita lakukan dan menerima resiko yang akan di dapatkan dan juga perlu untuk adanya permintaan maaf.

Akhir Kata

Demikian penjelasan mengenai resensi novel bedebah di ujung tanduk semoga apa yang kami sampaikan dapat bermanfaat dan tentunya membantu kamu yang sedang mencari informasi mengenai novel ini.

Suka membaca novel dan dunia literasi. Menuangkan ke dalam tulisan agar banyak orang yang tahu apa yang aku baca hari ini.

Artikel Menarik Lainnya: