Resensi Novel Cinta Bertabur di Langit Mekkah

Resensi novel cinta bertabur di langit Mekkah ini akan memaparkan beberapa aspek penting yang tentunya sangat berguna untuk kalian ketahui. Seperti identitas novel, sinopsis novel, unsur intrinsik, ekstrinsik dan lainnya.

Resensi ini tentunya akan sangat berguna bagi kalian untuk menjadi bahan pertimbangan akan membeli atau tidaknya novel ini.

Identitas Novel Cinta Bertabur di Langit Mekkah

Judul NovelCinta Bertabur di Langit Mekkah
PenulisRoidah
PenerbitErlangga
Jumlah Halaman220 halaman
Ukuran Buku19×14 cm
KategoriRomansa
Tahun Terbit2009
Harga BukuRp.89.000,-

Novel Cinta Bertabur di Langit Mekkah ini merupakan novel yang manampilkan kisah yang berbau romansa juga konsep nuansa islami yang mendalam. Sehingga  menjadi suatu komponen cerita yang menarik untuk dibaca.

Sinopsis Novel Cinta Bertabur di Langit Mekkah

Novel cinta bertabur di langit Mekkah ini bercerita tentang seorang wanita yang bernama Rhada yang tak pernah bisa melupakan Osman yaitu seorang pria yang telah memikat hatinya selama bertahun-tahun.

Awal mula kisahnya yaitu bercerita tentang Rhada yaitu seorang gadis yang lelah menghadapi kehidupan dunianya, meskipun banyak prestasi yang diraihnya. Dan ia pun memutuskan untuk pergi ke Mekkah.

Saat tiba di tanah suci Mekkah Rhada bertemu dengan seorang lelaki bernama Yusuf yang sering membantunya dikala Rhada kesusahan. Yusuf adalah seorang pengusaha sukses yang berasal dari Jakarta.

Yusuf sering membantu jemaah haji asal Indonesia yang kesusahan. Rhada mengakui bahwa dalam hati kecilnya menyukai Yusuf, dan orang tua Rhada pun sangat terkesan oleh sikap Yusuf.

Saat Rhada bersama kedua orang tuanya sedang berjalan-jalan, tiba-tiba terdengar seseorang memanggil. Orang yang memanggil itu tidak lain adalah teman Rhada semasa duduk dibangku SMA ialah Rudi.

Awal pertemuan mereka hanya diisi dengan pertanyaan-pertanyaan sederhana. Namun setelah seringnya mereka bertemu, Rudi pun menagih atas pertanyaan cintanya dulu dan mengajak Rhada untuk menikah.

Rhada merasa bingung, walaupun Rhada menyukai sosok Rudi yang sekarang karena terlihat lebih islami, tapi akhirnya Rhada yakin bahwa Rudi bukanlah pengisi hatinya, dan akhirnya  Rhada menolak Rudi secara halus.

Rhada berdo’a semoga Rudi bisa menerima jawabannya dengan ikhlas dan bisa mendapatkan sosok yang lebih baik darinya. Dan ternyata do’a Rhada di dengar oleh Allah SWT. Tak berapa lama kemudian rombongan haji yang diikutinya berhenti.

Dan ternyata ketua rombongan haji yang diikutinya mengumumkan bahwa Rudi akan melangsungkan pernikahan di Mekkah dengan Mutia, yaitu teman sekamar Rhada selama di Mekkah.

Rudi dan Mutia melangsungkan pernikahan. Semua orang begitu gembira melihatnya, termasuk Rhada yang iri melihat melihat kebahagiaan mereka, dan ingin segera dipinang oleh seorang lelaki.

Mekkah kali ini lengkap karena sungguh diluar dugaan, ternyata Yusuf menyimpan perasaan yang sama terhadap Rhada. Yusuf melamar Rhada setelah pernikahan Rudi dan Mutia selesai. Rhada pun hanya tertunduk malu dan mengiyakan pertanyaan Yusuf.

Berita dilamarnya Rhada adalah berita buruk bagi Osman. Dan segera menelepon Rhada dan mengajak untuk menikah. Tetapi Rhada menolak Osman secara halus dan baik. Rhada lebih memilih Yusuf dan berencana akan melangsungkan pernikahannya pulang dari Mekkah.

Apakah Osman menerima jawaban Rhada dengan tulus dan ikhlas? Dapatkan kelanjutan kisahnya di Novel Cinta Bertabur di Langit Mekkah secara lengkap.

Unsur Intrinsik Novel Cinta Bertabur di Langit Mekkah

Dalam resensi novel cinta bertabur di langit Mekkah memiliki unsur intrinsik berikut penjelasannya:

1. Tema

Tema yang diangkat dalam Novel ini adalah kisah romansa berbau islami. Novel ini juga bercerita tentang kisah seorang gadis yang lelah menghadapi kehidupan duniawinya meskipun telah banyak prestasi yang diraihnya.

2. Tokoh dan Penokohan

  • Rhada, adalah jemaah haji asal Padang.
  • Yusuf, adalah jemaah haji asal Jakarta yang akhirnya menikah dengan Rhada
  • Osman, adalah teman masa kecil Rhada yang telah dicintainya selama 14 tahun
  • Rudi, teman SMA Rhada yang sempat menyatakan cintanya kepada Rhada
  • Mutia, adalah teman sekamar Rhada yang akhirnya menikah dengan Rudi.

3. Alur

Alur yang dibawakan dalam novel ini adalah alur maju. Jadi para pembaca tidak bingung untuk membayangkan cerita dalam novel ini.

4. Latar waktu

Waktu yang dikisahkan dalam cerita tersebut adalah pada dini hari, pagi hari, malam hari, siang hari dan sore hari.

5. Latar Tempat

Latar tempat yang digunkan adalah di kota Mekkah, Madinah dan Mina. Dan di depan Kakbah.

6. Sudut Pandang

Sudut pandang dalam novel ini menggunakan sudut pandang orang ketiga serba tahu.

7. Gaya Bahasa

Gaya bahasa yang digunakan yaitu bahasa sehari-hari sangat mudah dimengerti dan mudah dipahami. Hal ini dapat membuat pembaca mudah dan nyaman untuk membacanya.

8. Amanat

Amanat yang terkadung dalam novel ini adalah harus melawan hawa nafsu. Selalu mencintai karena Allah dan selalu mematuhi perintah orang tua meski itu sangat berat. Selalu jujur, sopan dan dermawan.

Unsur Ekstrinsik Novel Cinta Bertabur di Langit Mekkah

Dalam resensi novel cinta bertabur di langit Mekkah ini juga ada unsur ekstrinsiknya berikut penjelasan lengkapnya:

1.Nilai Sosial

Nilai sosial dalam novel ini yaitu tertampak pada sosok Rhada sebagai perempuan yang memiliki kepedulian  kepada ayah dan ibunya. Juga menaruh perhatian pada rombongan haji yang sedang berjuang melaksanakan ibadah haji.

2. Nilai Ekonomi

Rhada digambarkan memiliki status ekonomi yang baik. Ia telah lama berkarir dengan bermodalkan prestasinya.

3. Nilai Agama

Menceritakan perjalanan ibadah Haji yang ditaburi cinta kasih kepada Tuhan Yang Maha Kuasa, Rasulullah dan cinta kepada antar manusia.

Kelebihan Novel Cinta Bertabur di Langit Mekkah

Menampilkan kisah yang berbau romansa saja tetapi dengan konsep nuansa islami yang sangat mendalam dituangkan dalam novel ini. Sehingga menjadi suatu komponen cerita yang menarik dan asyik untuk dibaca.

Novel ini juga banyak memberi arti pelajaran bahwa pentingnya mencintai sesuatu dengan mengatasnamkan Allah. Mengutamakan patuh kepada kedua orang tua. Bersikap dermawan juga menjadi satu hal penting.

Kekurangan Novel Cinta Bertabur di Langit Mekkah

Konflik yang ada dalam cerita ini kurang ditonjolkan, dan konflik batinnya juga kurang dikembangkan. Konflik yang kurang digarap secara detail dan tajam membuat novel ini sedikit kurang terbawa suasana. Seharusnya penulis lebih mengembangkan konflik dalam novel tersebut agar menarik untuk dibaca.

Pesan Moral Novel Cinta Bertabur di Langit Mekkah

Selalu mengutamakan cinta kepada Allah, dan jika kita mencintai sesuatu hendaklah kita mencintai Allah terlebih dahulu. Jangan bersikap keras kepala, harus mengutamakan kepedulian kita terhadap kedua orang tua.

Harus punya sikap perduli terhadap sesama, sopan, santun, jujur dan dermawan. Itulah kunci agar kita disenangi banyak orang.

Akhir Kata

Demikian penjelasan resensi novel cinta bertabur di langit Mekkah ini bercerita tentang kisah seorang gadis yang telah lelah dalam kehidupan duniawinya. Meskipun telah banyak prestasi yang diraihnya, namun justru kekosongan yang memenuhi batinnya. Semoga bermanfaat!

Artikel Menarik Lainnya: