Resensi Novel Love in Paris, Cerita Cinta Penuh Perjuangan

Resensi novel Love in Paris menceritakan perjuangan cinta Sheila. Meski awalnya, Sheila kehilangan semangat menjalani kehidupannya karena putus dari kekasihnya yang bernama Sonny.

Kemudian, Sheila menemukan cintanya di Paris yang menurutnya bukan lagi suatu kota yang romantis. Meski begitu, siapakah cinta yang ditemui Sheila di Paris?

Artikel ini merangkum secara lengkap mengenai resensi novel Love in Paris. Simak sampai selesai ya.

Identitas Novel

Judul NovelLove in Paris
PenulisSilvarani
Jumlah halaman207 halaman
Ukuran buku19 cm x 13 cm
PenerbitGramedia Pustaka Utama
KategoriFiksi
Tahun Terbit2016
Harga novelRp.43.000,-

Novel Love in Paris karya Silvarani karya Gramedia Pustaka Utama diterbitkan pada tahun 2016 sebagai buku fiksi. Buku ini harganya Rp.43.000,-.

Sinopsis Novel Love in Paris

Novel Love In Paris karya Silvarani mengkisahkan cerita kehidupan dan kisah cinta Sheila Adeeva Djayanti. Ia adalah seorang gadis yang berusia 18 tahun yang sangat suka dengan dunia Paris. Hal tersebut dikarenakan menurutnya, Paris merupakan sebuah tempat yang sangat romantis dan berkelas.

Ketika usianya sudah bertambah dewasa, ia pun menyadari bahwa kota Paris memang tidaklah romantis seperti apa yang ia bayangkan dan dipikirkan.

Hal tersebut terlihat dari cerita kehidupan tentang kaka dari teman kelasnya yang  melihat seorang perempuan meninggal karena gantung diri di Paris. Dengan begitu, ia benar-benar tak lagi menganggap Paris bukanlah kota yang romantis lagi.

Kisah cinta Sheila mengalami konflik saat ia harus putus dari kekasihnya yang bernama Sony. Hal tersebut dikarenakan Sony memang tidak mau menjani hubungan Long Distance Relationship. Hal tersebut dikarenakan Sheila ingin mengerjar mimpinya untuk melanjutkan kuliahnya di Paris.

Sheila pun merasa begitu sedih karena hubungannya harus berpisah dengan Sony. Sheila pun masih sering stalking akun ig nya Sony  selama dia ada paris.

Ketika Sheila berusaha untuk move on dan menjalani kehidupannya seperti biasanya. Ternyata dia dipertemukan dengan tokoh pria yang bernama Leon yang merupakan seorang fotografer profesional.

Ternyata, Leon merupakan temannya Abel, kakanya Sheila. Sehingga Sheila memang sangat senang dengan pertemuannya dengan Leon.

Abel mengingat bahwa Leon merupakan seorang pria yang baik, bahkan bisa menjadi seorang imam sholat. Tetapi, pergaulannya di Paris ternyata mengubah karakter Leon.

Sheila berharap, dia bisa merubah Leon untuk kembali ke dalam jalan yang benar.

Sheila dan Leon semakin dekat. Tokoh Sheila benar-benar mengajarkan dan mengenalkan kembali bahwa menjadi seorang muslim sangatlah indah.

Leon pun kembali ke jalan yang benar, ia belajar sholat dan mengaji. Tentu, Sheila pun merasa begitu bangga dan senang.

Keduanya menjalin hubungan yang semakin dekat. Tentunya dengan rasa nyaman dan saling suka.

Lalu, apakah keduanya akan menjalin hubungan? dan Sheila dapat menggapai cita-citanya di akhir cerita?

Unsur Intrinsik Novel

Adapun unsur intrinsik novel Love in Paris karya Silvarani yang menarik untuk diketahui oleh pembaca, yaitu:

1. Tema

Tema dalam novel Love in Paris karya Silvarani membahas tentang kisah cinta tokoh Sheila. Meski awalnya ia diputuskan oleh kekasihnya. Tetapi, pada akhirnya dia pun menemukan cintanya di kota Paris.

2. Tokoh

Tokoh utama dalam novel Love in Paris yaitu Sheila, Sonny, Leon, dan Abel.

3. Latar Tempat

Latar tempat novel ini berada di Jakarta dan Paris.

4. Latar Waktu

Latar waktu kejadian dalam novel Love In Paris yaitu saat pagi hari, siang hari, dan malam hari.

5. Alur

Alur cerita yang terdapat dalam novel Love In Paris yaitu menggunakan alur maju dan mundur atau alur campuran. Dimana terdapat pembahasan mengenai kehidupan semasa kecil tokoh Leon.

6. Sudut Pandang

Sudut pandang yang digunakan oleh penulis untuk menggambarkan karakter para tokoh yaitu sudut pandang orang ketiga.

7. Gaya Bahasa

Gaya bahasa dalam novel menggunakan sedikit sentuhan bahasa Inggris yang mungkin tidak diketahui artinya oleh beberapa pembaca.

8. Amanat

Amanat dalam novel Love in Paris yaitu jadilah orang yang membawa pengaruh baik untuk orang lain.

Unsur Ekstrinsik Novel

Adapun unsur ekstrinsik dalam novel Love in Paris yang harus kamu ketahui, yaitu:

1. Nilai Religi

Terdapat nilai religi dalam novel Love in Paris, dimana diceritakan tokoh Sheila yang membantu tokoh Leon kembali ke jalan agama Islam yang benar. Mengajari tokoh Leon untuk menjalankan ibadah. Seperti solat dan mengaji.

2. Nilai Sosial

Nilai sosial dalam novel Love in Paris yaitu sikap Sheila yang baik hati kepada siapapun. Bahkan, ketika diputuskan oleh Sonny ia tidak memiliki rasa dendam.

3. Nilai Moral

Bersikaplah jujur kepada siapapun sehingga dapat membuat orang lain terus mempercayai kamu.

4. Nilai Pendidikan

Nilai pendidikan dalam novel Love in Paris yaitu dimana keinginan dan usaha Sheila yang sangat kuat untuk menggapai cita-citanya kuliah di Paris.

Kelebihan Novel

Kelebihan novel Love in Paris yaitu mempunyai konflik yang sederhana tetapi sangat menarik untuk diikuti sampai akhir.

Selain itu, bahasa yang digunakan dalam novel juga sangat sederhana sehingga mudah dipahami pembacanya.

Di dalam novel ini juga terdapat banyak nilai kehidupan yang dapat diambil oleh para pembaca.

Kekurangan Novel

Kekurangan novel Love in Paris yaitu adanya sedikit penggunaan bahasa Inggris yang mungkin kurang dipahami oleh pembaca.

Pesan Moral Novel Love in Paris

Pesan moral novel Love in Paris yaitu jadilah orang yang mampu memberikan dampak perubahan positif bagi kehidupan orang lain.

Artikel Menarik Lainnya: