
Novel matemacinta ini karya dari penulis Razy Bintang Argian. Novel ini mengisahkan kisah percintaan remaja dengan dua kepribadian yang bertolak belakang. Kisahnya yang kocak dan juga bikin baper.
Penasaran dengan isi buku ini? Kamu bisa baca resensi novel matemacinta di artikel ini ya. Di sini akan di bahas beberapa unsur penting dalam novel yang mungkin belum kamu ketahui.
Seperti identitas buku, sinopsis, intrinsik, ekstrinsik hingga pesan moral yang terkandung dalam novel tersebut. Yuk simak penjelasannya di bawah ini ya!
Judul Novel | Matemacinta |
Penulis | Razy Bintang Argian |
Jumlah Halaman | 224 halaman |
Ukuran Buku | 13,5 x 20 cm |
Penerbit | PT. Gramedia Pustaka Utama |
Kategori | Teenlit romantis |
Tahun Terbit | 2008 |
Harga Buku | Rp. 25.000 |
Novel matemacinta ini merupakan sebuah novel karya dari Razy Bintang Argian yang mulai diterbitkan pada tahun 2008 oleh PT. Gramedia Pustaka Utama.
Buku ini mengisahkan Rin dan guru matematikanya yang bernama Pak Rio. Dan juga kisah cinta mereka tentunya.
Novel ini mengisahkan seorang gadis 17 tahun bernama Marina Mutriasa yang berpenampilan tomboy yang memiliki hobi membuat masalah sehingga menjadikannya tamu perdana di ruang BP.
Lengkap sudah daftar dosa yang dimiliki Rin, cewek yang selalu kabur, jarang bikin PR, langganan hukuman guru dan sering di panggil BP.
Dan apesnya lagi ia kepergok nyuri mangga Pak Karta tetangganya oleh Rio dan ia merupakan keponakan dari pak Karta.
Nasib sialnya semakin bertambah dan membayangi Rin, ternyata guru matematika pengganti di sekolah Rin adalah Rio yang memergokinya kemarin.
Selain tetangga yang menyebalkan bagi Rin, Rio juga merupakan seorang guru yang sangat menyebalkan.
Bagaimana tidak Rio seperti hobi banget bikin membuat perkara dengan Rin. Ada banyak masalah yang ditimbulkan.
Seperti mengubah nama Rin jadi “Marmut”, ngasih hukuman seabrek, gara-gara enggak ngerjain PR.
Bahkan sampai nantangin Tommy, cowok cakep gebetan Rin tanding basket dan masih banyak lagi masalah lainnya yang ditimbulkan antara Rin dan Rio.
Tapi gara-gara Edwin, bocah nakal sepupu Rin, Rin sempat nonton bareng Rio di bioskop. Terus pas Rin di keroyok berandalan, Rio juga menyelamatkan Rin.
Dengan membawanya pulang dan mengobati semua luka-luka Rin. Sejak kejadian itu mereka menjadi lebih akrab tidak sebagai musuh lagi yang saling menyakiti.
Perlahan-lahan pula Rin mulai suka matematika dan tanpa sadar dia juga suka sama guru matematikanya itu.
Memang benar kata orang bijak ya. “Kita memang enggak bisa nentuin kapan dan pada siapa kita jatuh cinta….”
Itu terbukti dengan kisah mereka. Kamu wajib baca buku ini karena di sini kamu akan merasa sedih, senang, kesal dan juga manis segala rasa ada pokoknya. Yuk baca ya!
Dalam resensi novel matemacinta terdapat unsur intrinsik di dalamnya yang mungkin belum kamu ketahui, berikut penjelasannya ya:
Tema yang diangkat dalam novel matemacinta ini sesuai judulnya ini merupakan kisah cinta murid dengan guru matematikanya.
Berikut merupakan beberapa tokoh yang terdapat dalam novel matemacinta, diantaranya adalah:
Alur yang digunakan dalam novel matemacinta ini menggunakan alur maju atau progresif. Dimana dari awal hingga akhir cerita diceritakan secara teratur.
Latar waktu yang digunakan dalam novel matemacinta yaitu pagi hari, siang hari dan malam hari.
Latar tempat yang digunakan yaitu di sekolah, di rumah Rin, di kamar Rin di pagar sekolah, di pohon mangga dan masih banyak lagi latar tempat yang digunakan dalam novel.
Sudut pandang yang digunakan dalam novel matemacinta ini menggunakan sudut pandang orang ketiga yang serba tahu.
Gaya bahasa yang digunakan dalam novel yaitu bahasa yang ringan dan mudah di pahami oleh semua kalangan masyarakat.
Amanat yang terkandung dalam novel yaitu setiap guru memiliki cara untuk untuk membuat anak muridnya suka dengan pelajarannya.
Jadilah anak yang menurut kepada orang tua agar kamu tidak mendapatkan kesialan.
Berikut merupakan unsur ekstrinsik novel matemacinta, diantaranya adalah:
Sikap Rio yang memberikan hukuman kepada Rin semata-mata hanya ingin Rin berubah menjadi anak yang baik.
Sikap Rio meski ia suka menghukum Rin dan sebal dengan tingkah Rin tapi ia sangat mengayangi Rin dan mengobati Rin saat dia terluka.
Terakhir dari resensi novel matemacinta yaitu pesan moral yang terkandung dalam novel adalah:
Setiap guru memiliki cara untuk untuk membuat anak muridnya suka dengan pelajarannya. Jadilah anak yang menurut kepada orang tua agar kamu tidak mendapatkan kesialan.
Suka membaca novel dan dunia literasi. Menuangkan ke dalam tulisan agar banyak orang yang tahu apa yang aku baca hari ini.