Resensi Novel Sebening Air Mata Kayla: Sinopsis, Intrinsik

Resensi Novel Sebening Air Mata Kayla: Sinopsis, Intrinsik

Resensi novel sebening air mata kayla

Resensi novel sebening air mata kayla ini akan memaparkan identitas, sinopsis, unsur intrinsik dan ekstrinsik juga kelebihan dan kekurangannya.

Informasi ini tentunya akan bermanfaat bagi kamu yang ingin membeli buku ini. Agar tidak ketinggalan informasi lengkapnya simak artikel ini sampai selesai.

Identitas Novel Sebening Air Mata Kayla

Judul NovelSebening Air Mata Kayla
PenulisTaufiqurrahman Al-Azizy
Jumlah halaman344 Halaman
Ukuran buku14×20,5 cm
Penerbit DIVA Press
KategoriFiksi Religi
Tahun Terbit2014
Harga novelRp. 80.000

Novel Sebening Air Mata Kayla ini merupakan karya dari penulis bernama Taufiqurrahman Al-Azizy. Buku yang memiliki ketebalan 344 halaman ini memuat banyak pesan moral di dalamnya.

Cerita yang membuat kamu baper dan nagis bombay akan kamu rasakan setelah membaca novel ini. Ada cinta yang sungguh luar biasa dari seorang sahabat karib bagi akaribnya. Baca yuk!

Sinopsis Novel Sebening Air Mata Kayla

Novel Sebening Air Mata Kayla ini menceritakan persahabatan Mansur dan Rustam. Mansur, pemuda pendiam hobi menjalankan puasa daud, dan penghafal al-Qur’an. Dengan wajah yang tampan.

Rustam sahabat baik Mansur sejak masa pesantren hingga kini. Rustam mendengar kabar bahwa sahabatnya itu akan menikah.

Hanya saja Rustam sebenarnya tidak terlalu setuju karena wanita pilihan Mansur adalah Wiwin. Wanita yang tida berhijab yang sering nongkrong di waru Mbah Fah.

Rustam sebagai sahabat membantu segala keperluan yang diperlukan sahabatnya untuk menjemput pasangannya.

Setelah beberapa bulan menikah lahirlah malaikat kecil bernama Kayla Wulandari. Ia sangat mencintai kedua orang tuanya. tiada hari Kayla di ajari oleh ayahnya tentang Al-Qur’an.

Seiring berjalannya waktu kakek nenek Kayla membenci Mansur karena persoalan ekonomi. Dan karena desakan dari orang tuanya terjadilah perceraian tersebut.

Dan terjadilah kisah melo dari sini dan saya yakin kalian pun akan meneteskan airmata saat membaca part part ini. Penasaran? Yuk baca kisahnya!

Unsur Intrinsik Novel Sebening Air Mata Kayla

Dalam resensi novel Sebening Air Mata Kayla ini tentunya ada unsur intrinsik di dalamnya, yaitu:

1. Tema

Tema yang diangkat dalam novel Sebening Air Mata Kayla ini yaitu tentang cara beragama, persahabatan, kerinduan dan kebencian.

2. Tokoh dan Penokohan

  • Kayla, seorang gadis kecil yang sangat menyayangi ayahnya
  • Mansyur, seorang ayah yang taat beragama dan menyayangi keluarganya.
  • Wiwin, seorang ibu dan juga anak yang taat kepada suami dan orang tuanya
  • Rustam Nurul Yakin, sahabat yang senantiasa menasehati temannya dengan baik dan disadari hadist.
  • Mbah Yah, seorang perempuan tua yang sudah menganggap Rustam sebagai cucunya.
  • Prapto Miharjo, ia merupakan ayah Wiwin yang memandang menantunya dari hartanya saja.
  • Ibu Wiwin, gila harta
  • Kiai Muchotob, seorang paman yang memiliki sifat jujur dalam mengatakan keadaan prihal keponakannya.
  • Dan masih banyak tokoh lainnya.

3. Alur

Alur yang digunakan dalam novel Sebening Air Mata Kayla yaitu menggunakan alur campuran. Dimana terdapat alur maju dan alur mundur di dalamnya.

4. Latar Waktu

Latar waktu yang digunakan dalam novel Sebening Air Mata Kayla yaitu siang, pagi, selepas isya, setelah dzuhur dan malah hari.

5. Latar Tempat

Latar tempat yang digunakan dalam novel Sebening Air Mata Kayla yaitu di Tempel Sari, Gubuk, Sudut ruang, Pesantren, Rumah Wiwin, Rumah Mah Yah, Warung Bu Ambar, Jakarta, Jembatan.

6. Sudut Pandang

Sudut pandang yang digunakan dalam novel Sebening Air Mata Kayla ini menggunakan sudut pandang orang ketiga yang serba tahu.

7. Gaya Bahasa

Gaya bahasa Yang digunakan dalam novel Sebening Air Mata Kayla yaitu gaya bahasa sederhana yang digunakan sehari-hari.

8. Amanat

Amanat yang terkandung dalam novel Sebening Air Mata Kayla yaitu janganlah menilai seseorang hanya karena hartanya. Lebih baik menilai pula kepribadiannya.

Karena kebahagian dalam sebuah rumah tangga tidak hanya berkutat karena kekurangan harta. Tapi lebih ke kurangnya kasih sayang.

Sebagai orang tua yang baik seharusnya bisa memikirkan kebahagian putrinya bukan di lihat dari harta menantu saja. tapi sikap dan rasa cinta dan perjuangannya menjadi suami yang baik.

Unsur Ekstrinsik Novel Sebening Air Mata Kayla

Ada pun berikut ini merupakan unsur ekstrinsik yang terkandung di dalam novel Sebening Air Mata Kayla diantaranya adalah:

1. Nilai sosial

Kisah persahabatan Mansur dan Rustam merupakan persahabatan yang di dasari oleh agama. Sehingga tingkah laku mereka begitu tercermin sifat-sifat kebaikan.

Memberikan apa pun yang sahabatnya butuhkan. Hingga pada akhir penghujung nyawanya ia rela memberikan seluruh hartanya untuk sahabatnya tercinta tersebut.

2. Nilai moral

Sebagai orang tua sebaiknya jangan mempropokasi hubungan sebuah rumah tangga. Apalagi hubungan mereka harmonis hanya masalah perekonomian itu bisa di cari tapi cinta dan sayang susah di cari.

3. Nilai pendidikan

Didikan sang ayah terhadap putrinya agar senantiasa mencintai Allah dan kitabnya merupakan perbuatan yang sangat terpuji dan sangat patut di contoh.

Kelebihan Novel Sebening Air Mata Kayla

  • Novel ini memberikan kepada kita pengajaran bahwa menilai seseorang bukan hanya dari hartanya saja tapi melainkan dari kepribadiannya juga.
  • Dan jangan pernah mengejek orang lain miskin, karena mungkin di sisi Allah semua itu sederajat.
  • Bahasa yang simple dan mudah di pahami menjadikan novel ini banyak diminati.
  • Setiap tokoh memiliki karakter yang mendalam.
  • Novel cocok di baca oleh semua kalangan

Kekurangan Novel Sebening Air Mata Kayla

  • Jika di lengkapi dengan sedikit ilustrasi di dalamnya novel ini akan semakin menarik
  • Ending cerita masih menggantung serasa masih kurang final
  • Banyak tyfo
  • Ejaan yang tidak sesuai EYD

Pesan Moral Novel Sebening Air Mata Kayla

Terakhir dari resensi novel Sebening Air Mata Kayla ini yaitu pesan moral yang terkandung di dalamnya yaitu janganlah menilai seseorang dari hartanya saja. melainkan tilai juga sikap dan kepribadiannya.

Suka membaca novel dan dunia literasi. Menuangkan ke dalam tulisan agar banyak orang yang tahu apa yang aku baca hari ini.

Artikel Menarik Lainnya: