Resensi Novel Tuhan Aku Ingin Menjadi Malaikat Kecilmu

Resensi Novel Tuhan Aku Ingin Menjadi Malaikat Kecilmu

Gambar dibuat dengan Canva Pro (Premium)

Nah, bagi kamu yang butuh cerita-cerita inspiratif yang bisa membuat kamu melakukan kebaikan-kebaikan dalam hidup kamu bisa baca novel aku ingin menjadi malaikat kecilmu karya dari Eidelweis Almira.

Dalam kesempatan kali ini tim Mustakim Media akan menjelaskan resensi novel Tuhan aku ingin menjadi malaikat kecilmu mulai dari identitas novel, sinopsis, intrinsik, hingga pesan moral yang terkandung di dalamnya. Simak sampai akhir ya!

Identitas Novel Tuhan Aku Ingin Menjadi Malaikat Kecilmu

Judul NovelTuhan Aku Ingin Menjadi Malaikat Kecilmu
PenulisEidelweis Almira
PenerbitEuthenia
Jumlah Halaman152 halaman
Ukuran Buku14×20 cm
KategoriFiksi
Tahun Terbit2015
Harga BukuRp.25.000,-

Novel Tuhan aku ingin menjadi malaikat kecilmu ini merupakan sebuah karya dari penulis muda berbakat yang lahir 18 Desember 1981 da merupakan lulusan UNESA yang berada di Sudoarjo sekarang ini.

Novel ini mulai diterbitkan pada tahun 2015 oleh PT. Euthenia dan novel ini memiliki ketebalan yang mencapai 152 halaman dan ukuran buku sekitar 14×20 cm.

Sinopsis Novel Tuhan Aku Ingin Menjadi Malaikat Kecilmu

Dalam resensi novel Tuhan aku ingin menjadi malaikat kecilmu ini akan kami jelaskan juga sinopsis novel. Dimana sinopsis novel ini akan menjelaskan novel ini secara garis besar mengenai kisah apa. Simak ya!

Novel Tuhan aku ingin menjadi malaikat kecilmu ini menceritakan tentang kisah-kisah nyata tentang kebaikan seseorang dalam kehidupan dan diceritakan kembali di novel ini dalam kumpulan cerpen.

Kisah-kisah dalam novel ini ada kurang lebih lima kisah cerpen yang cukup mengejutkan dan menyentuh dengan ending yang cukup mengharukan. Seperti Rumah Asa, Anggrek Jingga, Mancing Mania, Demi Adikku dan Basri yang baik.

Cerpen rumah asa ini menceritakan tentang Gege adik dari Tito merupakan anak pasangan orang kaya. Gege sangat berani dan tidak bisa diam sedangkan Tito pendiam dan memiliki penyakit.

Gege memiliki hati yang mulia ia ingin membantu anak-anak kecil di sekitarnya yang kurang beruntung dan ia membangun rumah asa semua aset yang dimilikinya di jual untuk keperluan proses belajar mengajar di rumah asa.

Selanjutnya ada kisah yang berjudul Anggrek Jingga. Anggrek adalah anak orang kaya yang kurang mendapatkan kasih sayang dari orang tuanya terutama ibunya karena mereka sibuk bekerja dan sejak kecil ia memiliki penyakit.

Ibunya melarang untuk ke luar rumah dan ia bermain ke panti asuhan dan di sana ia bisa merasakan kedamaian dan kasih sayang orang yang ia cintai dan ia meninggal di panti dan meninggalkan surat berisi pengaduan terhadap ibunya yang belum tersampaikan.

Kemudian ada kisah Mancing Mania, menceritakan akan orang kaya yang dibesarkan oleh ibunya dan orang tuanya bercerai namun ibunya sibuk bekerja. Adi yang suka memancing tidak mendengarkan perintah ibunya yang harus eskul dan musibah itu datang kepadanya.

Di kisah Demi Adiku ini menceritakan Anti seorang yang kurang mampu namun pintar dan rajin dan mencintai dua adiknya yang salah satu adiknya sakit parah. Anti berusaha mendapatkan uang namun naas ia harus kecelakaan.

Dan terakhir ada Basri yang baik, ia merupakan anak yang baik dan sederhana juga pintar setiap membawa bekal ia selalu berikan kepada temannya yang tidak memiliki uang jajan namun naasnya ia mengalami kecelakaan sewaktu mengantarkan bekal untuk ayahnya.

Unsur Intrinsik Novel Aku Ingin Menjadi Malaikat Kecilmu

Dalam resensi novel Tuhan aku ingin menjadi malaikat kecilmu ini akan dijelaskan unsur intrinsik novel berikut penjelasannya:

1. Tema

Tema yang diangkat dalam novel ini adalah tentang kebaikan-kebaikan anak kecil yang sungguh menggugah hati.

2. Tokoh dan penokohan

  • Gege, ia merupakan tokoh yang baik hati dan suka menolong orang lain
  • Tito, anak pendiam yang memiliki penyakit
  • Anggrek, anak yang kesepian dan haus akan cinta dan kasih sayang
  • Adi, anak yang tidak patuh
  • Basri, anak yang baik dan suka memberi
  • Dan banyak tokoh lainnya

3. Alur

Alur ayng digunakan dalam novel Tuhan aku ingin menjadi malaikat kecil-Mu ini menggunakan alur maju atau progresif.

4. Latar waktu

Latar waktu yang digunakan dalam novel ini adalah pagi hari, siang hari dan juga malam hari.

5. Latar tempat

Latar tempat yang digunakan dalam novel ini yaitu di sekolah, di jalan, di rumah asa, di jalan raya dan masih banyak lagi latar tempat lainnya.

6. Sudut pandang

Sudut pandang yang digunakan dalam novel ini yaitu menggunakan sudut pandang orang ketiga yang serba tahu.

7. Gaya bahasa

Gaya bahasa yang digunakan cukup ringan dan mudah dipahami oleh semua kalangan termasuk anak-anak, remaja hingga dewasa.

8. Amanat

Amanat yang terkandung dalam novel adalah setiap kebaikan yang dilakukan tentunya akan mendapatkan balasan dari Tuhan, dan apa yang kita rencanakan Tuhan lebih tahu mana yang terbaik untuk hidup kita.

Unsur Ekstrinsik Novel Tuhan Aku Ingin Menjadi Malaikat Kecilmu

Selain intrinsik kami juga jelaskan unsur ekstrinsik dalam resensi novel Tuhan aku ingin menjadi malaikat kecilmu, berikut penjelasannya:

1.Nilai Sosial

Nilai sosial yang terkandung dalam novel ini adalah sikap Gege, Basri dan juga Anti yang sangat peduli kepada orang lain padahal mereka masih kecil.

2. Nilai Moral

Sikap Basri yang selalu memberikan makanan kepada teman yang tidak membawa bekal itu adalah sikap moral yang baik. namun, Sikap Adi yang tidak mematuhi perintah ibunya adalah sikap yang tidak baik dan jangan ditiru.

3. Latar Belakang Penulis

Eidelweis Almira ini merupaak penulis yang lahir pada 18 Desember 19681 ia merupakan seorang guru kesenian dan pelatih teater dan ia merupaka lulusan Fakultas Sastra Indonesia UNESA sudah banyak karya yang ia ciptakan.

Seperti Kesetiaan yang sejati, Kisah Heroik Sang Pilot, Pesan Indah Ayah Bunda, Kejujuran Hati dan masih banyak lagi lainnya.

Kelebihan Novel

Berikut beberapa kelebihan yang dimiliki oleh novel ini adalag:

  • Novel ini disajikan denagn gaya bahsa yang sederhana dan mudah dipahami
  • Ksiahnya berdasarkan ksiah nyata
  • Ceritanya menarik dan mengandung banyak pesan moral

Kekurangan Novel

Selain kelebihan novel ini juga memiliki beberapa kekurangan dan berikut penjelasannya:

  • Desain atau bahan halaman kurang menarik
  • Ending setiap cerita terasa monoton
  • Ada beberapa tyfo

Pesan Moral Novel Tuhan Aku Ingin menjadi Malaikat Kecilmu

Dengan novel ini kita meyakini bahwa setiap kebaikan tidak ada yang sia-sia karena bisa membantu sesama dan membuat kehidupan kita merasa lebih berarti.

Akhir Kata

Demikian penjelasan mengenai resensi novel Tuhan aku ingin menjadi malaikat kecilmu semoga apa yang kami sampaikan dapat bermanfaat dan membantu ya!

Suka membaca novel dan dunia literasi. Menuangkan ke dalam tulisan agar banyak orang yang tahu apa yang aku baca hari ini.

Artikel Menarik Lainnya: