7 Resiko Tidak Membayar Rupiah Cepat yang Harus Dipahami

7 Resiko Tidak Membayar Rupiah Cepat yang Harus Dipahami

Rupiah cepat merupakan salah satu pinjaman online yang menawarkan pinjaman dengan limit Rp.10.000.000,- dengan bunga maksimal 24% serta tenor pembayaran hingga 12 bulan. Pinjaman online ini sangat mudah dan banyak peminatnya.

Meski begitu ada saja yang banyak galbay atau (Gagal Bayar) lantas resiko tidak membayar Rupiah Cepat itu apa sih? Nah, bagi kamu yang belum mengetahuinya bisa simak artikel ini sampai selesai agar mengetahui informasi secara lengkap ya!.

Rupiah cepat adalah sebuah aplikasi yang diterbitkan oleh PT Kredit Utama Fintech Indonesia (KUFI) yaitu perusahaan ini merupakan salah satu penyedia jasa pinjaman online mikro terkemuka di Indonesia.

Dengan memanfaatkan teknologi yang canggih Rupiah Cepat menawarkan kredit kecil untuk mereka yang tidak terlayani oleh lembaga keuangan tradisional. Proses pinjaman yang cepat sepenuhnya dilakukan secara online dan melalui perangkat ponsel kamu.

Dan oleh karena itu, tidak sedikit orang yang mempertanyakan apakah aplikasi Rupiah Cepat legal atau ilegal?

Rupiah Cepat sendiri termasuk perusahaan yang menyediakan layanan pinjaman online yang tercatat dan diawasi oleh Otoritasi jasa Keuangan atau (OJK). Dan itu artinya jawaban dari pertanyaan apakah aplikasi Rupiah cepat legal atau ilegal?

Jawabannya adalah legal. Karena OJK sendiri merupakan lembaga yang independen yang mempunyai fungsi, tugas sekaligus wewenang untuk pengaturan, pengawasan, pemeriksaan, dan penyidikan terhadap keseluruhan kegiatan di sektor jasa keuangan.

Karena pinjaman Rupiah Cepat ini legal kamu perlu pastikan jika pembayaran kamu tidak telat karena jika kredit kamu buruk maka kamu akan masuk daftar hitam pengguna kredit dan tentunya itu akan menyulitkan kamu nantinya saat membutuhkan pinjaman kembali nantinya.

Proses Penagihan Rupiah cepat

Sebelum beranjak ke resiko tidak membayar Rupiah Cepat alangkah baiknya kamu pahami terlebih dahulu bagaimana sih proses penagihan dari platform Rupiah Cepat? Bagi kamu yang belum mengetahuinya kamu bisa simak sampai akhir ya.

Apakah kamu tertarik untuk melakukan pinjaman tunai di aplikasi Rupiah Cepat atau bahkan sudah meminjam dana di aplikasi ini. jika iya, maka tentu saja kamu harus mengetahui bagaimana proses penagihan dari Rupiah Cepat.

Dan berikut merupakan langkah-langkah penagihan dari Rupiah cepat kepada penggunanya yang perlu kamu ketahui, diantaranya adalah:

1. Desk Collection

Nah, pertama kamu akan ada tagihan pinjaman kepada pengguna tentu saja akan dilakukan menjelang tanggal jatuh tempo yang pertama ada desk collection, dimana metode penagihan menggunakan sarana komunikasi.

Seperti melalui telepon, SMS, WA, email, reminder melalui aplikasi dan sarana komunikasi yang lainnya. Biasanya sebelum tanggal jatuh tempo Rupiah Cepat akan mengingatkan peminjam bahwa pinjaman mereka akan segera jatuh tempo.

2. Field Collection

Nah, jenis penagihan selanjutnya yaitu Field Collection atau kunjungan. Penagihan ini dilakukan dengan cara mengunjungi ke rumah atau tempat domisili.

Namun, kamu tenang saja, biasanya penagihan seperti ini dilakukan apabila peminjam tidak membayar dalam waktu yang lama dan memiliki tunggakan. Dan biasanya lebih dari 30 hari tunggakan.

Resiko Tidak membayar Rupiah Cepat

Perlu kamu ketahui bahwa kamu melakukan gagal bayar maka ada 7 resiko yang perlu kamu ketahui hal ini mengintai debitur jika mereka tidak membayar cicilan Rupiah tepat waktu atau bahkan menghindarinya dengan kabur.

Lantas apa saja resiko yang akan dihadapi debitur yang mangkir dari tanggung jawabnya? Berikut penjelasan lengkapnya yang perlu kamu ketahui.

1. Risiko Denda Tunggakan

Nah, saat kamu tidak membayar tagihan Rupiah cepat resiko yang pertama yang akan kamu hadapi adalah denda tunggakan. Dalam banyak kasus, lembaga keuangan atau perusahaan pemberi pinjaman akan memberikan tenggang waktu untu membayar.

Tetapi jika kamu melewatkannya kau akan dikenakan denda yang seringkali cukup besar. Denda ini dapat menyebabkan beban keuangan tambahan yang tidak diinginkan dan cukup menguras dompet jika di simpan terlalu lama.

2. Resiko Tercatat dalam Catatan Kredit Buruk

Seperti yang saya jelaskan sebelumnya saat kamu tidak membayar tagihan dnegan tepat waktu maka kmau akan mendapat catatan kredit menjadi buruk.

Catatan kredit yang buruk akan mempengaruhi reputasi keuanganmu dan dapat menghambat kesempatan untuk mendapatkan pinjaman atau kredit di masa depan. Dan lembaga keuangan akan menilai seberapa tanggung jawab kamu dalam membayar hutang yang kamu miliki.

3. Akun Ditangguhkan

Selanjutnya resiko tidak membayar Rupiah cepat selanjutnya yaitu adalah kamu belum menyelesaikan tagihan atau cicilan di Rupiah Cepat. Maka akun akan ditangguhkan sehingga kamu tidak akan dapat mengakses layanan seperti pinjaman lagi.

4. Risiko Penghentian layanan

Nah, selanjutnya resiko tidak membayar Rupiah Cepat lainnya adalah kamu akan mendapatkan penghentian layanan. Beberapa tagihan seperti listrik, telepon, atau internet adalah layanan yang kamu butuhkan dalam kehidupan sehari-hari.

Ketika kamu dibutuhkan dalam kehidupan sehari-hari. dan ketika kamu tidak membayar tagihan resiko penghentian layanan akan muncul.

Dan penyedia layanan dapat memutuskan untuk memblokir atau menonaktifkan aksesmu jika pembayaran tidak diselesaikan. Dan hal ini mengakibatkan ketidaknyamanan dan mengganggu keseharianmu tentunya.

5. Risiko Penghentian Akses Layanan Keuangan Lainnya

Nah, perlu kamu ketahui pula jika ada resiko tidak membayar Rupiah Cepat lainnya yaitu kamu akan mendapat penghentian akses layanan keuangan lainnya. seperti halnya membuka rekening bank baru atau mendapatkan kartu kredit.

Lembaga keuangan akan melihat riwayat keuanganmu sebelum memberikan akses ke layanan mereka jika kamu memiliki catatan yang buruk  dalam membayar tagihan rupiah maka kemungkinan ditolak untuk mendapatkan layanan keuangan ini.

6. Kejaran Debt Collector yang Membuat Resah

Apabila kamu tidak kunjung membayar tagihan atau cicilanmu, dan mengabaikan peringatan yang diberikan melalui desk collection maka tim juga akan melakukan penagihan ke rumah atau menghubungi kontak terdekat.

Dan tentunya hal ini akan membuat kamu resah karena tim Debt Collector ini akan terus menghubungi kamu untuk meminta penjelasan kamu kapan akan melakukan pembayaran dan tentunya cukup mengganggu.

7. Resiko Tuntutan Hukum

Jika kamu secara terus menerus tidak membayar tagihan dengan tepat waktu, resiko tuntutan hukuman mungkin timbul. Dan perusahaan atau lembaga keuangan dapat mengambil langkah hukum untuk menagih hutangmu.

Dan hal ini dapat mengarah pada proses pengadilan yang rumit dan menyebabkan biaya tambahan yang cukup signifikan. Selain itu, tuntutan hukum juga dapat merusak reputasi dan mengganggu kehidupan pribadimu nantinya.

Selain itu, tentunya hal ini akan sangat merepotkan kamu akan lelah badan dan juga lelah pikiran menghadapinya.

Itulah beberapa resiko tidak membayar Rupiah cepat yang perlu kamu ketahui. Jadi, kamu perlu pastikan sanggup membayar ketika ingin melakukan pinjmana online dan jangan sampai telat dari jatuh tempo pembayaran nanti harus membayar denda keterlambatan.

Akhir Kata

Demikian penjelasan mengenai resiko tidak membayar Rupiah Cepat berikut dengan cara penagihan Rupiah Cepat kepada pengguna dan mengetahui bahwasanya apakah aplikasi Rupiah Cepat ini legal atau ilegal. Semoga informasi ini bermanfaat ya!

Suka membaca novel dan dunia literasi. Menuangkan ke dalam tulisan agar banyak orang yang tahu apa yang aku baca hari ini.

Artikel Menarik Lainnya: