Baca Novel Wiro Sableng: Ini 8 Episode Paling Seru!

Baca Novel Wiro Sableng: Ini 8 Episode Paling Seru!

Siapa yang tidak kenal dengan ‘Wiro Sableng’. Film hits di era 90 dan 2000’an ini begitu sangat populer. Selain filmnya, coba deh baca novel Wiro Sableng juga.

Ternyata, novelnya juga sangat seru lho bahkan tidak kalah dari cerita di filmnya. Novel Wiro Sableng terasa lebih ilustratif dan lebih seru untuk jadi bahan bacaan.

Buat kamu yang penawaran dengan novel Wiro Sableng, ini adalah kumpulan cerita novel Wiro Sableng dari berbagai episode yang menarik dan seru banget.

Kumpulan Cerita Wiro Sableng Pendekar 212

Ada banyak episode cerita dari Wiro Sableng saat berpetualang menemukan Mahesa Bewara namun berikut beberapa episode paling seru dan paling mendebarkan. diantaranya:

1. Empat Berewok Dari Goa Sanggreng

Episode pertama dalam novel Wiro Sableng anda akan menemukan sebuah judul empat berewok dari Goa Sanggreng. Cerita tersebut merupakan cerita awal pengenalan tokoh Wiro Sableng dengan latar tempat persilatan zaman dahulu kala.

Di awali dengan tokoh antagonis yaitu Suranyali pendekar silat yang berhianat dan mengincar gadis bernama suci. Cinta Suranyeli ini bertepuk sebelah tangan kerena gadis telah menikah dengan Ranaweleng.

Dan akhirnya pertarungan antara Suranyeli dan Ranaweleng pun tak terelakan lagi hingga hampir membakar bayi dari pasangan tersebut yaitu Wiro Saksana atau Wiro Sableng karena selalu cekikikan sendiri.

Dan 17 tahun kemudian dia menjadi pendekar muda yang hebat di puncak gunung gede dan dari situlah di dadanya tertulis 212 dan mendapat senjata yang hebat bernama kapak maut naga geni 212.

Dari situlah Wiro Sableng memiliki tugas untuk menangkap Suranyali menuju Djatiwulu.

Disinilah Wiro Sableng bertemu dengan 4 tokoh perampok yang jahat yang dipimpin oleh Bergola Wungu. Selain itu ada perkenalan Wiro dengan gadis cantik bernama Nilamsuri.

2. Maut Bernyanyi Di Pajajaran

Episode lanjutan dari judul pertama yaitu kisah Wiro Sableng menuju Goa Sanggreng dan tak sengaja bertemu dengan 2 kakek sakti yaitu Bungbung Bambu Tuak bernama Dewa Tuak yang ingin menjodohkan Wiro dengan muridnya yaitu Anggini.

Setelah itu bertemu lagi dengan kakek tanpa lengan dan kaki bernama Bladra Wikuyana yang merupakan guru dari kepala perampok yaitu Bergola wungu.

Dan di gunung halimun berkumpulah pemberontak yang akan menyerang kerajaan kamandaka.

Dan Wiro Sableng memberitahukan kepada raja kamndaka bahwa kerajaan dalam bahaya. Di perkemahan pemberontak wiro menerobos masuk karena ingin bertemu dengan Mahesa Birawa untuk menyampaikan pesan dari gurunya.

Dan mereka berjanji akan bertemu di Bukit Jatimelah. Dan pada saat jam 5 sore pasukan pemberontak telah berhasil menyerang kerajaan kamandaka dan terjadilah pertarungan sengit antar keduanya.

Di tengah pertarungan terdengar suara bergelegar dari Wiro Sableng untuk membuat mereka berhenti namun tak diindahkan akhirnya Wiro mengeluarkan jurus kapak naga geni.

Dan membuat telinga semua orang terasa mau pecah berhentilah pertarungan tersebut. Di lanjutkan dengan pertarungan Wiro dengan Mahesa Birawa dan dimenangkan oleh Wiro dan Mahesa Birawa pun mati dan raja kamandaka mengucapkan terima kasih terhadap Wiro.

Baca juga: 10 Buku Novel Risa Saraswati Terbaru

3. Dendam Orang-Orang Sakti

Selanjutnya serial novel ke tiga yang berjudul dendam orang-orang sakti yaitu merupakan kelanjutan dari serial novel sebelumnya. Dimana di ceritakan Kalingundil yang pernah di kalahkan oleh Wiro Sableng.

Wiro Sableng yang telah memutuskan salah satu tangan kalangundil ini membuatnya merasakan ingin balas dendam terhadap apa yang telah wiro lakukan terhadapnya.

Kalangundil pun bersiasat dengan cara mengumpulkan para pendekar sakti yang telah berurusan dengan Wiro Sableng maka dia akan mengajak mereka untuk sama-sama membalaskan dendam mereka terhadap Wiro Sableng.

Dan mereka telah berencana akan menghabisi wiro sableng di sebuah tempat yaitu di tangkuban perahu.

4. Keris Tumbal Wilayuda

Selanjutnya serial novel wiro sableng bernama Keris Tumbal Wilayuda yang berawal dari sebuah kerajaan yang di pimpin oleh raja bernama Hasanudin di taklukan oleh para pemberontak yang dipimpin oleh Parit Wulung yaitu kepala bala tentaranya sendiri.

Namun raja Hasanudin tersebut berhasil menyelamatkan diri dengan membawa keris tumbal wilayuda yang merupakan sebuah pelambang sah seseorang menajdi raja di kerajaan Banten.

Saat akan tertangkap raja Hasanudin di bantu oleh Wiro Sableng. Namun, saat diperjalanan raja kembali di hadang oleh perkumpulan iblis pencabut sukma yang mengincar keris raja tersebut.

Saat keris tersebut akan berhasil di di dapatkan munculah Dewi kerudung biru yang menyelamatkan raja dan perkumpulan iblis pencabut sukma itu mengeroyok Dewi berkerudung biru di goanya.

Beruntung tepat waktu Wiro Sableng datang membantu dan akhirnya mereka berhasil mengalahkan komplotan tersebut.

Baca juga: Ringkasan Novel Kuantar ke Gerbang

5. Neraka Lembah Tengkorak

Serial Wiro Sableng selanjutnya adalah neraka lembah tengkorak. Dimana di ceritakan bahwa Dewi kala hijau sedang mendirikan perguruan lembah tengkorak di tempat tinggalnya yaitu lembah tengkorak.

Dan dia memerintahkan muridnya untuk mencari para jagoan silat untuk belajar diperguruannya. Namun di tepat lain juga ada yang mendirikan perguruan silat lainnya bernama Kali wangi.

Dan terjadilah pertempuran antara persilatan lembah tengkorak dan kaliwangi dan akhirnya pertempuran tersebut di selesaikan oleh Wiro Sableng.

6. Pendekar Terkutuk Pemetik Bunga

Serial selanjutnya dari cerita Wiro Sableng adalah pendekar terkutuk pemetik bunga yang memiliki dua bagian yaitu bagian satu dan bagian dua. Pendekar terkutuk pemetik bunga merupakan tokoh antagonis yang berada di dalam cerita.

Di awal cerita sedang di adakan pesta pernikahan yang meriah dari Ki lurah Jambar Wulung yang sedang nikahnkan anaknya bernama Rana Wulung dengan Ning Leswani. Namun di tengah acara berlangsung terjadilah kegaduhan.

Kegaduhan tersebut di sebabkan oleh Pendekar Terkutuk Pemetik Bunga yang ternyata mengincar Ning Leswani karena tergoda oleh kecantikannya sehingga dia ingin mengambil Ning Leswani dari Rana Wulung.

7. Dewi Siluman Bukit Tunggul

Serial selanjutnya dari novel Wiro Sableng berjudul Dewi Siluman Bukit Tunggul. Dewi siluman ini berkarakter antagonis. Diawal cerita Wiro Sableng berpapasan dengan beberapa orang yang berduyun-duyun pergi dari suatu kampung.

Setelah diketahui ternyata kampung mereka telah di serang oleh anak buah Dewi siluman. Ketua kampung, istri dan lima pembantunya telah di gantung dan sebagian gadis telah di culik.

Wiro Sableng pun merasa heran apa tujuan dari kekejaman Dewi siluman tersebut sehingga dia memutuskan untuk menunggu Dewi siluman kembali dan akan membuat perhitungan dengannya.

8. Raja Rencong dari Utara

Serial novel berikutnya adalah berjudul Raja Rencong dari utara yang menceritakan Raja Rencong yang ingin meluaskan kerajaannya dengan mengajak salah satu perguruan silat pesantren yang di pimpin oleh Kiai Salahudin.

Dan yang ada adalah wakilnya yaitu Kiai Hujarang karena Kiai Hujarang menolak permintaan dari raja rencong dari utara akhirnya mereka bertarung dengan kekuatan sama-sama sakti.

Dan lagi lagi Wiro Sableng menjadi penengah dari pertarungan mereka. Wiro Sableng membuat mereka berhenti bertarung.

Suka membaca novel dan dunia literasi. Menuangkan ke dalam tulisan agar banyak orang yang tahu apa yang aku baca hari ini.

Artikel Menarik Lainnya: