Resensi Novel Ayah Andrea Hirata: Sinopsis & Intrinsiknya

Resensi Novel Ayah Andrea Hirata: Sinopsis & Intrinsiknya

Resensi Novel Ayah Andrea Hirata

Resensi novel Ayah Andrea Hirata berupa sinopsis dan intrinsiknya dapat memberikan sedikit gambaran isi novel. Isi cerita novel berjudul Ayah mempunyai banyak nilai moral yang tinggi untuk pembacanya.

Ketahui secara mendetail isi resensi novel Ayah karya Andrea Hirata dengan membaca artikel ini sampai selesai.

Resensi Novel Ayah Andrea Hirata

Berikut ini resensi novel Ayah karya Andrea Hirata secara lengkap untukmu.

1. Identitas Novel Ayah Andrea Hirata

Judul NovelAyah
PenulisAndrea Hirata
Jumlah halaman412 halaman
Ukuran buku13 x 20.5
PenerbitPT Bentang Pustaka
KategoriRoman
Tahun Terbit2015

2. Sinopsis Novel Ayah Andrea Hirata

Sinopsis novel Ayah karya Andres Hirata mengkisahkan tentang persahabatan tiga orang sahabat yaitu Ukun, Sabari, dan Tabat. Persahabatan diantara ketiganya sudah cukup lama, sejak masih SD.

Saat sudah dewasa, mereka bertiga mempunyai perbedaan dari cara mendekati seorang wanita.

Dikisahkan dalam novel, tokoh Sabari merupakan sosok pria dengan karakter dingin sehingga susah jatuh cinta dengan perempuan. Berbeda dengan kedua sahabatnya yang bernama Taman dan Ukun. Mereka berdua adalah pria yang sangat mudah jatuh cinta dan loyal.

Dikisahkan dalam novel, tokoh Sabari jatuh hati dengan gadis yang yang bernama Marlena. Tetapi, ternyata cintanya bertepuk sebelah tangan.

Marlena justru membenci Sabara karena tokoh yang satu ini tidak mempunyai wajah yang tampan, seperti pria-pria yang dikenalnya.

Tetapi, dengan sikap gigih atas usaha besar yang dilakukan oleh Sabari. Akhirnya, Marlena mau menikah dengan Sabari. Tetapi, kemalangan yang alami Sabari ternyata Marlena sedang mengandung dari hasil hubungannya dengan pria lain.

Singkat ceritanya, anak tersebut lahir kemudian diberi nama Zoro. Meskipun, Zoro bukan anak kandung Sabari. Tetapi, Sabari tetapi membesarkannya dengan rasa tanggung jawab.

Meskipun, begitu Marlena yang menikah tanpa mencintai Sabari akhirnya memutuskan untuk meminta cerai.

Tetapi, Sabari mempunyai hati yang lapang. Ia bersedia untuk diceraikan oleh Marlena asalkan Zoro tetap hidup bersama Sabari. Tetapi, keinginannya tidak disetujui oleh Marlena.

Zoro tetap hidup bersama ibunya, ia hidup berpindah-pindah dari kota satu ke kota lainnya.

Setelah itu, hidup Sabari tak jelas sehingga kondisi tubuhnya tak terurus bahkan tidak mau bekerja.

Para sahabatnya merasa sedih melihat kondisi Sabari. Akhirnya, para kerabatnya berinisiatif untuk mencari Zoro sampai ke Aceh.

3. Kelebihan Novel Ayah Andrea Hirata

Kelebihan novel Ayah karya Andrea Hirata yaitu terlihat dari sudut pandang penulis dalam mengkisahkan cerita dengan sangat bagus. Terlihat kebudayaan Belitung yang tidak bisa lepas dari geografis penulis dan latar sosialnya.

Dengan begitu, cerita novel benar-benar terlihat sangat nyata dan natural.

Disini, pengarang tidak hanya menuliskan lika-liku kisah rumah tangga tokoh Sabari. Tetapi, pengarang juga menarasikan kehidupan orang Belitung dengan beraneka probelematika, berbeda dengan suku lainnya.

Tersiratkan budaya Belitung berupa tutur lisan yang kuat. Selain itu, tersirat pula sistem patrilineal suku Melayu yang menjadikan tokoh Ayah sebagai pondasi dalam keluarga karena dapat melanjutkan martabat keluarga.

Bahasa yang digunakan dalam novel Ayah juga ringan dan sederhana sehingga mudah dipahami oleh para pembacanya.

Terdapat pula kosakata khas Belitong yang dikombinasikan dengan kata kiasan sehingga membentuka kata-kata nan indah. Hal tersebut memberitahukan bahwa masyarakat Belitong melek sastra sehingga dapat membuat kata-kata yang indah.

4. Kekurangan Novel Ayah Andrea Hirata

Selain mempunyai kelebihan, dalam resensi novel Ayah Andrea Hirata juga terdapat beberapa kekurangan yang bisa kamu ketahui.

Novel Ayah mempunyai alur cerita campuran sehingga terkadang membuat pembaca sulit untuk memahami garis waktu yang dituliskan oleh penulisnya.

Di beberapa bagian, pengarang menyajikan suatu peristiwa dengan majas hiperbola sehingga terkadang membuat kalimat dalam novel terkesan berlebihan.

5. Unsur Intrinsik Novel Ayah Andrea Hirata

Berikut ini unsur intrinsik novel Ayah Andrea Hirata yang harus kamu ketahui:

5.1. Tema

Tema novel Ayah yaitu percintaan. Kisah dalam novel menceritakan kisah cinta antara seorang laki-laki dan perempuan.

Tidak hanya itu, ceritanya juga menitikberatkan pada kisah cinta seorang ayah kepada anaknya dan sebaliknya.

5.2. Alur

Alur novel Ayah menggunakan alur campuran. Pengaran membuat kisah cerita dalam novel dengan banyak kejutan sehingga banyak hal-hal tak terduga yang muncul dalam cerita.

5.3. Latar Tempat

Latar tempat novel berada di tanah Belitong, di Sumatra, dan di Australia.

5.4. Latar Waktu

Latar waktu novel Ayah yaitu pagi hari, siang hari, dan malam hari.

5.5. Penokohan

  • Sabari merupakan tokoh utama.
  • Marlena yaitu kekasih Sabari.
  • Zorro alias Amiru adalah anak Sabari.
  • Markoni, ayah Marlena.
  • Insyafi, ayah Sabari.
  • Tamat, Ukun, Tahurun, sahabat Sabari.
  • Zuraida, sahabat Marlena.

5.6. Sudut Pandang

Sudut pandang novel Ayah menggunakan sudut pandang orang ketiga yaitu menggunakan nama-nama tokoh.

5.7. Diksi

Diksi dalam novel sangat bervariasi terdapat perpaduan diksi puisi Belitong nan indah.

Meski, pembaca tidak mengetahui bahasa Belitong tetapi diksi puisinya akan mengena di hati karena kata-katanya begitu indah.

5.8. Amanat

Mencintai seseorang tidak soal mendapatkan dan melepaskan. Mencintai ya cukup mencintai dengan ikhlas dan sabar.

Sebaiknya, jadilah orang yang tidak menyepelekan kebaikan orang lain. Meski, kebaikan tidak terlihat oleh manusia tetapi sudah tercatat oleh malaikat.

6. Unsur Ekstrinsik Novel Ayah Andrea Hirata

Berikut ini unsur ekstrinsik novel Ayah dilihat dari berbagai sudut:

5.1. Biografi Pengarang

Sesuai dengan biografi pengarang yang merupakan penduduk asli Belitong. Andrea Hirata benar-benar memaparkan kehidupan di daerah Belitong dengan sangat detail, terutama kebudayaan dan kehidupan masyarakatnya.

5.2. Nilai Ekonomi

Terdapat nilai ekonomi yang tersirat dalam novel Ayah yaitu penulis menggambarkan bahwa kehidupan ekonomi di daerah Belitong sangat terbatas.

Sebagian besar masyarakat selalu merasakan hidup kekurangan.

5.3. Nilai Sosial

Nilai sosial orang Belitung tergambar dengan jelas yang mempunyai perilaku tutur lisan yang sangat kuat sehingga orangnya pandai bercakap.

5.4. Nilai Budaya

Terdapat nilai budaya dalam novel Ayah, penulis menuliskan beberapa kosakata khas Belitung.

Selain itu, tergambar dengan jelas bahwa orang Belitung menyukai sastra.

5.5. Latar Belakang Kehidupan

Dilihat dari unsur ekstrinsik latar belakang kehidupan pengarang. Dalam novel ini terlihat dengan jelas bahwa penulis memang menuliskan kehidupan berlatar belakang kehidupan miskin dan susah ekonomi.

Hal tersebut disampaikan dengan sangat jelas dan detail karena ia sudah pernah merasakannya.

7. Pesan Moral Novel Ayah Andrea Hirata

Pesan moral yang disampaikan oleh penulis kepada pembaca novel Ayah Andrea Hirata yaitu mengajarkan kita untuk tidak memandang seseorang berdasarkan fisiknya.

Kedamaian dalam hidup akan kita rasakan bukan karena paras yang kita miliki rupawan, tetapi karena kita selalu berdamai dengan keadaan, bersikap ikhlas, dan selalu berbuat baik.

Selain itu, pesan moral lainnya yang disampaikan yaitu tentang persahabatan yang dicerminkan oleh persahabatan Sabari, Ukun, dan Tamat.

Meski, sahabat kita sedang dalam kesusahan. Kita tetap harus memberikan support untuknya.

Seorang guru Bahasa Indonesia yang kebetulan suka membaca novel dan mencurahkannya ke dalam tulisan.

Artikel Menarik Lainnya: