Resensi Novel Ayat Ayat Cinta dan 4 Pesan Pentingnya!

Resensi novel Ayat Ayat Cinta mengungkap berbagai unsur dalam cerita bagaimana seorang muslim dapat melewati setiap permasalahannya dengan berpegang teguh pada ajaran agama Islam.

Tidak hanya bercerita tentang kisah cinta, tetapi di dalam ceritanya terungkap nilai religi yang begitu kuat.

Identitas Novel Ayat Ayat Cinta

Berikut ini identitas lengkap Novel Ayat Ayat Cinta:

Judul NovelAyat-Ayat Cinta
PenulisHabiburrahman El Shirazy
PenerbitRepublika Dan Pesantren Basmalah Indonesia
KategoriRomance
Tahun Terbit2004

Sinopsis Resensi Novel Ayat Ayat Cinta

resensi novel Ayat Ayat Cinta

Novel dengan judul Ayat-Ayat Cinta ini, menceritakan tentang perjuangan seorang mahasiswa asal Indonesia yang pergi merantau ke Universitas Al-Azhar Cairo Mesir.

Fachri tinggal dengan keempat kerabatnya, mereka memiliki tetangga yang sangat baik dan akrab yaitu, Tuan Boutros dan istrinya Madame Nahed yang memiliki dua anak yaitu Maria dan Yousef. Keluarga Boutros adalah keluarga Kristen Koptik yang taat.

Mereka juga memiliki tetangga yang sangat kasar. Mereka adalah keluarga Tuan Bahadur dan istrinya Madame Syaima yang memiliki putri bungsu bernama Noura. Ayah Noura selalu berlaku kasar pada Naora.

Pada suatu malam, Fachri ingin menolong Noura yang sedang menjadi bulan-bulanan ayahnya. Tapi Fachri tidak bisa menolongnya secara langsung, iapun meminta bantuan Maria, dan Maria bersedia menolong Noura.

Hal itu menambah kekaguman Maria akan Fachri. namun lama-kelamaan kekaguman itu berubah menjadi cinta.

Kisah cinta Fachri dimulai ketika dia pergi ke Subhra El-Kaima untuk Talaqqi pada Syaikh Utsman. Ia pergi dengan menggunakan metro, dan disanalah Fachri bertemu dengan Aisha.

Wanita bercadar yang berasal dari Jerman dan sama-sama sedang studi di Mesir.

Pemilik mata indah itupun berhasil menyihir Fachri. Ia tidak dapat membohongi hatinya kalau dia mencintai Aisha. Aishapun mencintainya. Mereka dijodohkan oleh paman Aisha, dan memutuskan untuk menikah.

Konflik sinopsis muncul setelah beberapa bulan Aisha dan Fachri menikah. Dimana saat Aisha dinyatakan mengandung, dan tak lama kemudian Fachri mendengar bahwa Maria terbaring koma.

Tidak berhenti disitu, permasalahan lainpun muncul, menghampiri rumah tangga keduanya.

Secara tiba-tiba Noura menuduh Fachri telah memperkosanya. Fahripun diseret dan dimasukkan kedalam penjara. Semua tau itu hanyalah fitnah. Dan kunci jawaban fitnah itu terdapat pada Maria yang sedang koma.

Keluarga Boutros mengunjungi Fachri dan meminta bantuan, mereka meminta Fachri untuk menyatakan cinta pada Maria, Setelah Fachri meminta izin pada istrinya, Fachri pun menikahi Maria.

Dan beberapa saat kemudian mariapun sadar. Sidang penentuanpun tiba, diakhir persidangan Maria datang dan mengatakan yang sebenarnya terjadi pada malam itu.

Namun setelah itu, Maria pingsan dan kembali dilarikan ke rumah sakit. Fachri berhasil memenangkan sidang tersebut. Sejak persidangan itu Maria belum juga sadarkan diri.

Beberapa saat kemudian, Aisha mendengar Maria mengigau bahwa dia ingin masuk surga tapi tidak diperbolehkan. Kemudian ia terbangun dan menceritakannya pada Fachri dan Aisha.

Setelah mendengar cerita Maria, Keduanyapun membantu Maria untuk berwudhu, kemudian membaringkannya kembali ketempat tidur dan menuntunnya untuk mengucapkan kalimat syahadat.

Tak lama kemudian, mata Maria tertutup dan dia meninggal dunia.

Baca juga: Resensi Novel Sunda Sripanggung Lengkap

Unsur Intrinsik Novel Ayat Ayat Cinta

resensi novel Ayat Ayat Cinta

1. Tema                           

Kisah cinta dan perjuangan menegakkan ajaran Islam

2. Tokoh dan penokohan   :

Fahri: cerdas, sholih, pintar memimpin, penuh dengan target.

Nurul: pintar, sholihah, pemalu.

Maria: cerdas, ceria, tertutup.

Aisha: sholehah, cerdas, lembut, terencana.

Noura: sulit di tebak, tertutup, pendiam.

3. Latar                            

Latar tempat : sebagian besar berada disekitar Cairo Mesir Al-Azhar.

4. Alur                             

Alur maju

5. Sudut pandang            

Novel ayat- Ayat Cinta menggunakan sudut pandang aku sebagai orang pertama.

6. Amanat                        

Semakin tinggi derajat manusia akan semakin besar juga ujian yang diperolehnya

Kelebihan & Kekurangan Novel Ayat Ayat Cinta

Berikut ini resensi Novel Ayar Ayat Cinta yang berisi mengenai kekurangan dan kelebihan dalam unsur-unsur ceritanya:

1. Kelebihan Novel Ayat Ayat Cinta

Kelebihan novel ini yaitu cover yang dikemas dengan apik, setiap percakapan yang berbahasa arab disertai dengan arti sehingga pembaca mudah mengerti.

Kisah yang terdapat didalamnya dibumbui dengan pendidikan agama yang tidak terkesan menggurui dan dapat tersampaikan dengan sendirinya.

2. Kekurangan Novel Ayat Ayat Cinta

Kekurangan dalam resensi novel Ayat Ayat Cinta yaitu pada bagian alur yang menceritakan Fachri menikahi Maria, saat Maria belum memeluk agama Islam.

Tidak adanya dalil dan penjelasan lainnya Menimbulkan pertanyaan besar bagi pembaca, apakah itu diperbolehkan atau tidak.

Baca juga: Resensi Novel Sunda Si Kabayan Jadi Dukun Singkat

Pesan Dalam Novel Ayat Ayat Cinta

Novel ini dapat menjadi pilihan koleksi bagi para penikmat sastra Islami Indonesia.

Kisah cinta beda agama hingga pesan-pesan dakwah yang dikemas menjadi pesan tersirat.

Pesan dalam resensi novel Ayat Ayat Cinta karya Habiburrahman El Shirazy adalah :

  1. Sebagai umat muslim, senantiasa untuk taat dalam beribadah, menjalankan segala perintah-Nya dan menjauhi larangannya.
  2. Berpedoman kepada Quran dan Hadist dalam melakukan segala sesuatu.
  3. Saling menghormati, menyayangi, dan tolong-menolong antar sesama manusia.
  4. Sabar dalam menghadapi segala ujian, tidak perlu mengeluarkan amarah saat menghadapi permasalahan.

Dalam resensi novel Ayat Ayat Cinta karya Habiburrahman El Shirazy secara keseluruhan isi tulisannya bagus dengan unsur-unsur ceritanya yang lengkap, meskipun terdapat sedikit kekurangan.

Tinggalkan komentar