Sinopsis Novel Azzamine Beserta Intrinsik & Ekstrinsiknya

Sinopsis Novel Azzamine Beserta Intrinsik & Ekstrinsiknya

Sinopsis Novel Azzamine Beserta Intrinsik & Ekstrinsiknya

Sinopsis novel Azzamine menceritakan percintaan antara tokoh Azzam dan Jasmine. Keduanya mempunyai kepribadian yang sangat kontras. Hal tersebut membuat cerita di dalam novel begitu menarik.

Segala bentuk perjuangan Azzam untuk mendapatkan cinta Jasmine dilakukan dengan penuh kesabaran dan keikhlasan. Banyak pesan moral yang dapat pembaca ambil dari novel Azzamine.

Identitas Novel Azzamine

Judul NovelAzzamine
PenulisShopie Aulia
Jumlah halaman380 Halaman
Ukuran buku13 x 19 cm
PenerbitBukune
KategoriRoman Religi
Tahun Terbit2022
Harga novelRp. 99.000,00

Sinopsis Novel Azzamine

Sinopsis novel Azzamine mengkisahkan tokoh bernama Raden Azzam Al-Baihaqi dan Haura Jasmine. Mereka berdua dipertemukan dalam perjodohan orang tuanya.

Raden Azzam Al-Baihaqi merupakan seorang pria yang dpaat dikatakan sempurna. Azzam merupakan pria lulusan Al Azhar dan lulusan .pesantren.

Tak hanya itu, tokoh Azzam juga seorang hafiz yang hafal 30 juz Al Quran. Tokoh Azzam mempunyai pengetahuan yang sangat mumpuni dalam berbahasa Arab.

Karakter Azam adalah sesosok pria yang baik hati, soleh, dan penyabar sehingga semua orang yang mengenalnya akan merasa kagum.

Terlepas dari semua karakter sikapnya yang sempurna. Azzam mempunyai ketertarikan dengan gadis yang karakternya berbeda dengan kepribadiannya. Gadis tersebut mempunyai karakter yang kurang sopan dan tomboy.

Tentu saja, tidak banyak orang yang tahu mengapa Azzam menyukai gadis bernama Haura Jasmine. Sebab, orang lain melihat Azzam dan Jasmine mempunyai karakter yang begitu berbeda.

Mengetahui karakter Azzam yang hampir sempurna, Jasmine merasa tidak siap dengan perjodohan tersebut. Bahkan, Jasmine seringkali meminta Azzam untuk mundur dengan alasan ia merasa tidak pantas untuk disandingkan dengan Azzam.

Jasmine terus menjauh dan menghindar dari Azzam. Tetapi, hal tersebut tidak membuat Azzam merasa patah semangat untuk mendekati Jasmine.

Tetapi, semakin Azzam membuat Jasmine merasa luluh. Justru Jasmine semakin menjauh. Tak hanya itu, alasan Jasmine menjauhi Azzam karena ia juga masih menjalin hubungan dengan Deka, kekasihnya.

Deka merupakan seseorang yang menyayangi Jasmine dengan tulus selama waktu empat tahun terakhir.

Tetapi, lambat laun Jasmine harus segera menentukan pilihan hatinya apakah ia akan memilih pria sempurna yang baru dikenalnya atau memilih Deka, sosok kekasih hatinya yang sudah menemaninya dalam waktu lama.

Baca juga: Sinopsis Novel Mariposa Lengkap

Unsur Intrinsik Novel Azzamine

Adapun unsur intrinsik novel Azzamine yang membuat cerita dalam novel menarik untuk dibaca, berikut ulasannya.

1. Tema

Tema yang diceritakan dalam novel Azzamine yaitu percintaan antara Azzam dan Jasmine.

Diceritakan perjuangan tokoh Azzam untuk mendapatkan cinta Jasmine dengan penuh kesabaran dan keikhlasan.

2. Tokoh

Secara garis besar, tokoh di dalam novel Azzamine yaitu:

  • Azzam,
  • Jasmine,
  • Deka,
  • Orangtua Azzam, dan
  • Orangtua Jasmine

3. Latar Tempat

Latar tempat novel Azzamine yaitu berada di pinggir jalan raya, tempat makan, rumah Jasmine, dan rumah Azzam.

4. Latar Waktu

Kejadian atau peristiwa yang ada di novel Azzamine yaitu pada waktu pagi hari, siang hari, dan malam hari.

5. Sudut Pandang

Sudut pandang novel Azzamine yaitu menggunakan sudut pandang orang ketiga atau menggunakan nama-nama tokoh.

6. Gaya Bahasa

Gaya bahasa yang digunakan dalam novel yaitu menggunakan bahasa sehari-hari sehingga cukup mudah untuk dipahami oleh pembacanya.

Lebih tepatnya, bahasa yang digunakan penulis yaitu bahasa yang digunakan untuk berkomunikasi oleh remaja jaman sekarang.

7. Alur

Alur yang digunakan dalam novel Azzamine yaitu menggunakan alur campuran yaitu adanya penggunaan alur maju dan alur mundur.

8. Amanat

Amanat dalam novel Azzamine yaitu tidak bersikap sombong atas ilmu yang kita miliki.

Baca juga: Sinopsis Film Miracle In Cell No 7 Turki

Unsur Ekstrinsik Novel Azzamine

Adapun unsur-unsur ekstrinsik yang membangun cerita novel Azzamine menjadi menarik untuk dibaca, berikut ulasannya.

1. Biografi Pengarang

Dilihat dari biografi pengarang novel Azzamine ditulis oleh gadis remaja yang bernama Sophie Aulia atau dikenal dengan nama panggilan Jupi.

Di usianya yang masih remaja, ia dapat menuliskan cerita novel dengan bahasa sederhana. Tak heran, banyak penggunaan kata-kata gaul yang digunakan oleh anak remaja dalam novel Azzamine.

2. Psikologi Pengarang

Dilihat dari usia pengarangnya yang masih remaja, ia mampu menciptakan beberapa karakter tokoh novel yang mempunyai karakter sangat kuat.

3. Nilai Pendidikan

Dalam novel Azzamine terdapat nilai pendidikan yang mengajarkan pembaca untuk menempuh pendidikan sampai ke luar negeri.

4. Nilai Religi

Nilai religi yang terdapat di dalam novel Azzamine yaitu pembaca dapat meneladani sikap Azzam yang mempunyai kepercayaan sangat tinggi dengan agamanya.

Ia juga selalu bersikap sabar dan ikhlas dengan ketentuan dari Allah SWT.

Kelebihan Novel Azzamine

Kelebihan novel Mariposa yaitu penulis menggunakan gaya bahasa yang mudah dimengerti. Meskipun, awal cerita dalam novel ini menggunakan bentuk alternative universe, tetapi penulis mampu membuat pembaca tertarik untuk membaca bagian cerita selanjutnya.

Selain itu, alur dalam cerita novel Azzamine juga tidak bertele-tele. Meskipun begitu, bagian dalam setiap ceritanya tetap dapat tersampaikan dengan detail kepada para pembacanya.

Oleh karena itu, pembaca menilai buku Azzamine ceritanya tidak monoton dan membosankan.

Selain itu, konflik yang diangkat dalam novel Azzamine juga tidak begitu berat hanya berkisar tentang nuansa percintaan yang sesuai dengan realitas.

Novel Azzamine, bukan hanya novel berkategori romance yang dominan menceritakan cerita romantis. Tetap, ada banyak nilai moral yang dapat pembaca ketahui.

Kekurangan Novel Azzamine

Adapun kekurangan dalam novel Mariposa yaitu terdapat sejumlah bagian cerita dalam novel yang dianggap kurang penting sehingga membuat cerita novel terkesan seperti dibuat dipanjang-panjangkan.

Kemudian, kurang ada bagian cerita yang membuat pembaca merasa emosi sehingga kurang mengena sampai ke hati para pembacanya.

Novel dengan tokoh-tokoh muslim membuat pembaca yang beragama non muslim kurang dapat memahami bagian dalam cerita yang mengisahkan kebiasaan orang muslim.

Baca juga: Sinopsis Novel Cinta dan Hawa Nafsu Terbaru

Pesan Moral Novel Azzamine

Pesan moral novel Azzamine yaitu sebagai pembaca, kita dapat meneladani tokoh Azzam untuk mempunyai kepercayaan yang kuat.

Sebaiknya, kita juga mempunyai semangat yang tinggi dalam mendalami kepercayaan yang kita miliki mulai dari bersikap beriman kemudian mencerminkannya dalam kehidupan nyata.

Dari tokoh Azzam, pembaca juga dapat belajar menjadi pribadi yang tidak bersikap sombong atas ilmu yang dimilikinya.

Janganlah menghakimi orang lain atau memberikan penilaian buruk kepada orang lain karena kita tidak pernah tahu orang tersebut sudah melakukan banyak hal baik.

Sebaiknya, pembaca juga dapat meneladani sikap Azzam yang sangat sabar dan ikhlas dalam segala kondisi dan situasi, meskipun tidak sesuai dengan yang diingkan.

Berubah menjadi sosok yang lebih baik adalah hal yang penting untuk kita lakukan. Waktu terus berputar, hidup terus berjalan hingga lakukan perkembangan diri lebih baik setiap harinya.

Ketika kamu mengalami kesulitan dalam mengambil suatu pilihan maka berserah diri kepada Allah SWT. Setelah kamu mengambil keputusan tersebut maka bertanggungjawablah atas apa yang sudah kamu pilih.

Seorang guru Bahasa Indonesia yang kebetulan suka membaca novel dan mencurahkannya ke dalam tulisan.

Artikel Menarik Lainnya: