Resensi: Sinopsis Novel Bumi Manusia & Intrinsik [Lengkap]

Novel Bumi Manusia adalah salah satu novel keren dan best seller. Sudah pernah baca? Buat kamu yang belum tahu alur ceritanya, baca dulu Sinopsis novel Bumi Manusia ini.

Sinopsis Bumi Manusia ini merangkum cerita singkat apa yang ada dalam novel. Kamu bisa tahu alur ceritanya seperti apa dan tokohnya siapa saja yang ada dalam cerita.

Namun ini hanyalah sinopsis versi saya ya. Jika ada kekurangan mohon maaf saja. Tapi saya rasa ini cukup menggambarkan detail lengkap dari novel Bumi Manusia karya Pramoedya Ananta Toer.

Identitas Novel Bumi Manusia

Berikut ini adalah identitas novel Bumi Manusia:

JudulBumi Manusia
PenulisPramoedya Ananta Toer
PenerbitHasta Mitra
KategoriRomance
Tahun Terbit1980

Novel Bumi Manusia ini adalah salah satu novel terbaik yang menjadi salah satu novel best seller di masa nya.

Sinopsis Novel Bumi Manusia

Sinopsis novel Bumi Manusia ini mengisahkan kisah cinta antar Minke dan Annelies pada masa kolonialisme di awal abad 20 an. Cinta antara keduanya mengalami pergolakan batin yang tak berkesudahan.

Dimana Minke merupakan seorang Priyayi Pribumi yang jatuh Cinta pada Annelies yang merupakan gadis Indo Belanda merupakan anak dari seorang Nyai.

Bapak Minke yang baru saja di angkat menjadi Bupati tak pernah menyetujui Minke bersama Annelies karena dia seorang anak dari Nyai.

Nyai merupakan seorang yang tak bersusila yang mau menikah tidak resmi dengan suami orang lain dan pada masa itu seorang Nyai dianggap sebagai orang rendahan yang sama hal nya seperti binatang peliharaan.

Unsur Intrinsik Novel Bumi Manusia

Berikut beberapa unsur intrinsik dari novel Bumi Manusia, Diantarnya:

1. Tema

Penderitaan masyarakat pribumi pada masa penjajahan.

2. Tokoh dan Penokohan

penokohan dalam novel Bumi Manusia adalah Minke adalah seorang pemuda pribumi keturunan bangsawan yang cerdas. Nyai Ontosoroh yaitu istri tak resmi dari Herman Mellema, Robert Mellema kakak dari Annelies Mallema, dan Annelies gadis Indo Belanda anak dari Nyai Ontosoroh dan Herman Mallema.

3. Alur

Alur yang di tahap awal megisahkan seorang Minke yang mahir menulis dan bersekolah di HBS yang dikagumi. lalu keadaan Minke yang dekat dengan keluarga Annelies dan menjadi revolusioner untuk memberontak kebudayaan Jawa yang membuat dirinya selalu berada di bawah.

Bagian akhir pengarang menggambarkan bahwa Nyai Ontosoroh sebagai wanita yang tidak memiliki kesusilaan dan membuatnya menderita sehingga Nyai berpikir bahwa untuk mengubah kemiskinan hanya dengan belajar lalu Minke dan Annelies menikah.

4. Latar Waktu

Latar waktu pada bumi manusia yaitu sekitar tahun 1898 sampai dengan tahun 1918

5. Latar Tempat

Latar tempat yang terjadi di Novel Bumi Manusia adalah di Wonokromo dekat Surabaya di Jawa Timur.

6. Sudut Pandang

Sudut pandang dalam novel Bumi Manusia adalah menggunakan sudut pandang orang pertama sebagai pelaku utama.

7. Gaya Bahasa

Analisis novel Bumi Manusia dari unsur kebahasaan novel ini memiliki bahasa yang banyak menggunakan bahasa asing atau istilah-istilah asing seperti radikal yang artinya yaitu golongan liberal progresif yang menantang pemerasan kolonial.

Dan gaya bahasa yang di gunakan pada novel ini banyak menggunakan majas depersonifikasi. Contoh kutipannya seperti “Baca tulisan komentar. Dia marah seperti singa terluka. Dia ada pada pihakmu”.

8. Amanat

amanat dalam novel ini menceritakan tentang pergerakan, perjuangan, dan semangat pemuda indonesia. Selain itu novel Bumi Manusia ini penulis menunjukan betapa pentingnya belajar.

Dengan belajar dapat mengubah nasib, belajar dapat dari pengalaman, dari buku-buku bahkan kehidupan sehari-hari. sehingga kita tahu bahwa belajar tidak merugikan melainkan menguntungkan.

Unsur Ekstrinsik Novel Bumi Manusia

Berikut merupakan unsur ekstrinsik ysng terdapat dalam novel Bumi Manusia, diantaranya:

1. Unsur Moral

Unsur moral, dalam aspek moral yang melekat pada individu masyarakat yang kurang baik. Contoh anggapan Minke bahwa menganggap orang pribumi itu kolot sedangkan orang yang mempunyai darah belanda itu modern.

2. Unsur Pendidikan

Unsur pendidikan, dalam novel bumi manusia ini tentang seorang anak yang berasal dari pribumi yang bersekolah di H.B.S Surabaya. Dan sekolah tersebut dominan di isi oleh orang berdarah belanda namun tidak membuat Minke mundur dan tetap semangat belajar hingga mendapat juara 2.

3. Unsur Budaya

Unsur budaya, memberikan wejangan ketika minke dan annelise akan menikah itu merupakan sebuah tradisi dari jawa.

4. Unsur Sosial

Unsur sosial, pada jaman pergerakan indonesia abad 20 orang dari keturunan belanda kehidupan sosialnya lebih diperhatikan.

5. Unsur Ekonomi

Unsur ekonomi, permasalah ekonomi nyai ontosoroh menjadikannya mau menjadi istri simpanan demi memperbaiki ekonomi keluarga.

6. Unsur Religi

Unsur religi, ketika Minke mengucapkan “Masyaalloh” ini menunjukan bahwa Minke menganut agama islam.

Kelebihan & Kekurangan Novel Bumi Manusia

Seperti novel-novel pada umumnya bahwa setiap novel memiliki kekurangan dan juga kelebihan. Tidak luput juga novel Bumi Manusia juga pasti memiliki kelebihan dan juga kekurangan yang akan saya jelaskan sebagai berikut:

1. Kelebihan Novel Bumi Manusia

Berikut beberapa kelebihan dari Novel Bumi Manusia karya Pramoedya Ananta Toer tersebut adalah :

  • Novel ini begitu memberikan gambaran yang cukup jelas tentang masalah-masalah yang terjadi dalam kehidupan manusia pada jaman kolonialisme.
  • Alur yang di ceritakan cukup menarik dan terstruktur sehingga nyaman untuk di baca.
  • Penggambaran yang cukup jelas dalam cerita tersebut membuat imajinasi kita berlayar pada tahun-tahun tersebut sehingga dapat merasakan apa yang terjadi pada jaman itu dan bagaimana perasaan kita jika menjadi mereka.

2. Kekurangan Novel Bumi Manusia

Dan ini kelemahan dari novel Bumi Manusia yaitu dimana bagi orang awam membaca novel ini akan merasa kurang menyukai nya karena banyak bahasa puitis yang sulit di mengerti dan mungkin kurang digemari bagi sebagian orang.

Akhir Kata

Sinopsis novel Bumi Manusia ini mengisahkan kisah cinta antar Minke dan Annelies pada masa kolonialisme di awal abad 20 an. Cinta antara keduanya mengalami pergolakan batin yang tak berkesudahan.

Artikel Menarik Lainnya: