Cara Mengendalikan Gangguan Sistem Teknologi Informasi

Cara Mengendalikan Gangguan Sistem Teknologi Informasi

Cara Mengendalikan Gangguan Sistem Teknologi Informasi

Kecanggihan teknologi semakin banyak memberikan kemudahan. Contohnya penggunaan sistem teknologi informasi di perusahaan.

Namun tak jarang muncul kendala seperti gangguan pada sistem teknologi informasi. Dan membuat sistem di perusahaan kurang aman.

Lalu bagaimanakah cara mengendalikan gangguan sistem teknologi informasi tersebut? Kamu bisa menemukan jawabannya di artikel ini.

Ya, karena pada kesempatan kali ini saya akan mengulas seputar upaya yang dapat dilakukan dalam mengendalikan gangguan pada sistem teknologi informasi. Mari perhatikan pembahasan lengkapnya.

Jenis Jenis Gangguan Sistem Teknologi Informasi

Gangguan pada sistem informasi terdapat dua jenis kendala. Mulai dari gangguan bersifat aktif dan juga gangguan yang bersifat pasif.

Jenis gangguan aktif ini dilakukan dengan unsur sengaja oleh manusia atau seseorang. Sedangkan jenis pasif ini ada unsur ketidaksengajaan contohnya seperti kegagalan pada sistem dan terkena bencana alam.

Berikut ini terdapat beberapa poin uraian jenis gangguan pada suatu sistem teknologi informasi. Langsung saja perhatikan penjelasan lengkap mengenai gangguan pada sistem informasi di bawah ini:

1. Gangguan Aktif dari Hacker dan Crackers

Untuk jenis gangguan aktif yaitu kejahatan dari hacker dan cracker atau dapat dikategorikan sebagai programmer. Yang pandai untuk dapat menembus suatu sistem keamanan dari sistem komputer.

2. Gangguan Aktif dari Virus Komputer

Selanjutnya adalah gangguan sistem dari virus komputer yang mana ini merupakan program dari komputer untuk melakukan sesuatu. Untuk contohnya yaitu menginterupsi proses yang sedang berjalan di CPU.

Mengurangi atau menurunkan kinerja komputer, menghapus data file, merusak sistem keamanan dan juga hal-hal negatif lainnya.

3. Gangguan Aktif dari Bom Logika (Logic Bomb & Time Bomb)

Ini merupakan suatu program yang beraksi karena dipicu oleh suatu kejadian dan berlangsung setelah selang beberapa waktu berlalu.

Contoh gangguannya program dapat diatur untuk tujuan menghapus harddisk ataupun menyebabkan kinerja komputer menjadi lambat. Gangguan ini sangat berbahaya dan juga sangat merugikan.

4. Gangguan Aktif dari Kuda Trojan (Trojan Horse)

Jenis gangguan aktif ini merupakan suatu program yang dirancang untuk dapat menyusup ke dalam suatu sistem pada komputer. Yang mana kuda trojan dapat mengaktifkan pemakai wewenang superuser.

Dengan begitu penggunanya memiliki akses untuk memasuki sistem pada komputer. Dan tentunya data-data penting pada sistem akan diambi. Dan ini termasuk suatu bentuk pemanfaatan ilegal.

5. Gangguan Pasif dari Bencana

Gangguan pasif ini tidak dapat terduga kapan terjadinya. Contohnya seperti terjadinya bencana kebakaran yang mana akan menyebabkan hilangnya berbagai macam penyimpanan data atau sistem komputer.

6. Gangguan Pasif dari Kegagalan Sistem

Kemudian gangguan yang diakibatkan kegagalan piranti jaringan juga bervariasi. Mulai dari kegagalan NIC LAN card pada suatu komputer.

Kegagalan switch pada beberapa komputer dan bahkan hingga kegagalan berskala besar yaitu pada switch central yang menghubungkan jaringan suatu server pada sistemnya.

Cara Mengendalikan Gangguan Sistem Teknologi Informasi

Nah, jika kamu sudah mengetahui berbagai macam ancaman dari dua jenis gangguan di atas tadi. Masuk ke inti pembahasan yaitu mengenai beberapa cara mengendalikan gangguan sistem teknologi informasi.

Yuk cari tahu cara apa saja yang bisa dilakukan dalam mengendalikan gangguan pada sistem teknologi informasi. Simak beberapa poin uraian caranya berikut ini:

1. Pengendalian Umum (General Controls)

Yang pertama adalah dengan memperhatikan pengendalian sistem teknologi informasi yang paling luar dan harus dihadapi oleh pemakai sistem informasinya.

Seperti memperhatikan dokumentasi transaksi pada sistem yang diterapkan atau digunakan pada sistem komputer.

2. Pengendalian Aplikasi

Selanjutnya yaitu pengendalian aplikasi yang dipasang pada pengolahan sistem aplikasinya. Aplikasi digunakan untuk mengolah data dari masukkan hingga keluaran agar nantinya dapat dideteksi.

3. Pengendalian Organisasi

Pengendalian organisasi ini harus berfungsi seefisien mungkin. Karena pengendalian organisasi dapat tercapai jika pemisahan atau pembagian tugas dilakukan dengan tepat.

4. Pengendalian Operasi Data

Berfungsi untuk mengolah data hingga muncul hasil laporannya. Atau dilakukan oleh bagian Computer Operator yang bekerja secara manual dalam pengoperasian datanya.

5. Pengendalian Kerusakan Perangkat Keras

Proses pengolahan data dari gangguan sistem teknologi informasi ini dapat terganggu jika terjadi kerusakan pada perangkat keras.

Dengan menyediakan cadangannya maka akan terhindar dari tidak berfungsinya perangkat keras (hardware malfunction).

6. Pengendalian Kerusakan Perangkat Lunak

Kerusakan perangkat lunak dapat terjadi kapanpun maka dari itu cara pengendalian ini sangat dibutuhkan. Terutama menerapkan proteksi pada semua file data yang terdapat pada sistem tersebut.

7. Pengendalian Pengolahan

Pengendalian ini dilakukan untuk mencegah kesalahan yang bisa saja terjadi selama proses pengolahan data. Yang mana dilakukan ketika data tersebut sudah diinput atau dimasukkan ke dalam komputer.

8. Pengendalian Keamanan Data

Menjaga integritas dan keamanan data merupakan pencegahan keamanan data yang tersimpan di simpanan luar. Dengan tujuan agar tidak hilang, rusak ataupun diakses oleh orang di luar wewenangnya.

9. Pengendalian Masukkan

Pengendalian ini bertujuan untuk meyakinkan bahwa seluruh data transaksi yang valid sudah lengkap. Dan tentunya terbebas dari kesalahan sebelum masuk ke pengolahan data.

10. Pengendalian Keluaran

Cara pengendalian keluaran atau output ini merupakan produk dari hasil pengolahan data yang dapat disajikan dalam bentuk hard copy maupun soft copy. Dan nanti akan diklasifikasikan sebelum dikaji ulang.

11. Pengendalian Pemilahan Program

Ini dilakukan apabila laporan terdiri dari beberapa macam untuk nantinya digunakan oleh pemakai yang berbeda. Maka dari itu laporan tersebut harus terlebih dulu dipisahkan dan dikelompokkan lebih dulu.

12. Pengendalian Kaji Ulang

Yang terakhir yaitu dengan cara melakukan pengendalian kaji ulang isi laporan yang diterima. Yang dilakukan oleh pemakainya sebelum bisa menggunakannya untuk mendeteksi suatu gangguan pada sistem.

Akhir Kata

Itulah informasi dari beberapa cara mengendalikan gangguan sistem teknologi informasi yang perlu diketahui. Terutama jika kamu bekerja sebagai IT yang bertugas dalam pengembangan sistem komputer.

Penulis bayangan yang suka mengaspal di sepanjang jalan pantura.

Artikel Menarik Lainnya: