Cara Menulis Alamat Paket JNE, J&T, POS [Baik & Benar]

Semua jasa ekspedisi baik JNE, J&T, POS atau pun lainnya tidak memiliki aturan baku terkait cara menulis alamat paket. Namun hal itu perlu dilakukan dengan baik, tujuannya agar mudah dibaca oleh pihak ekspedisi dan tidak terjadi kesalahan pengiriman.

Masalah lain, sering kali pengirim paket tidak mencantumkan alamat lengkap sesuai dengan kebutuhan data yang dibutuhkan pihak pengirim paket.

Tidak jarang terjadi kesalahan pengiriman barang ke alamat lain. Hal ini jangan sampai terjadi sama kamu. Karena yang jelas-jelas dirugikan adalah kamu sendiri.

Lantas seperti apa format dan cara menulis alamat paket barang yang benar? Di artikel ini kamu akan temukan jawabannya.

Mari kita mulai dari pembahasan dari poin satu terlebih dahulu.

Format Penulisan Alamat Rumah Penerima Paket

Alamat penerima paket harus ditulis dengan benar hingga ke nomor rumah RT dan RW yang jelas. Ini untuk mempermudah pihak pengirim paket mengirim barang ke alamat yang sesuai.

Adapun format penulisan alamat rumah penerima paket yaitu:

1. Nama Penerima Lengkap

Nama penerima harus ditulis secara lengkap sesuai dengan data diri di KTP. Selain itu, kamu juga bisa menambahkan nama panggilan penerima paket agar mempermudah kurir ketika kirim paket.

Contoh penulisannya yaitu: Darisman (Daris) atau Darisman dipanggil Daris.

2. Alamat Rumah/Kantor Penerima

Alamat rumah harus ditulis secara lengkap dan jelas dan lengkap, seperti:

  • Nama jalan
  • Nama gang (jika masuk gang)
  • Nomor rumah
  • Nomor RT dan RW
  • Nama kelurahan
  • Nama kecamatan
  • Nama kota/kabupaten
  • Nama provinsi, dan
  • Nomor pos

Contoh penulisan alamat rumah penerima paket yaitu: Jl Caringin Gang Lumbung 2 nomor 09, RT 03 RW 03, Babakan Ciparay, Babakan Ciparay, Kota Bandung, Jawa Barat 40223.

3. Nomor Telepon HP/RUmah

Jangan lupa juga cantumkan nomor telepon penerima atau pun nomor telepon rumahnya. Lebih bagus cantumkan nomor telepon dan nomor WhatsApp agar penerima bisa share lokasi ke kurir.

Contohnya penulisan nomor telepon penerima yaitu:

  • Nomor telepon: 0852-9481-3643
  • Nomor telepon rumah: +2244556678
  • Nomor WhatsApp: 0896-0896-0097

Contoh penulisan alamat penerima paket:

Penerima Paket:

Darisman (Daris)

Jl Caringin Gg Lumbung 2 no 10 RT 03 RW 03 Babakab Ciparay, Babakan Ciparay, Kota Bandung 40223.
Nomor Telepon/WA: 0896-0897-0097

Format Penulisan Alamat Pengirim Paket

Selain itu, penulisan alamat pengirim paket juga harus ditulis dengan baik dan benar. Format penulisan alamat alamat pengirim paket sama seperti penerima paket.

Penulisannya harus lengkap, hal ini dimungkinkan jika terjadi return produk, maka kurir akan lebih mudah menemukan alamat lengkap pengirim barang.

Adapun format penulisannya yaitu sebagai berikut:

1. Nama Lengkap, Panggilan & Nama Toko

Nama pengirim paket juga harus ditulis dengan nama lengkap sesuai dengan nama di KTP, nama panggilan atau nama toko. Ini untuk mempermudah kurir menemukan alamat pengirim ketika kembalikan produk.

Contoh penulisan nama pengirim paket, yaitu:

  • Nama lengkap: Darisman
  • Nama Panggilan Daris
  • Nama Toko: Toko Kang Daris

2. Alamat Lengkap Pengirim Paket

Alamat pengirim paket juga harus ditulis secara lengkap. Beberapa bagian yang harus ditulis pada alamat pengirim paket, yaitu:

  • Nama jalan
  • Nama gang (jika ada di gang)
  • Nomor rumah
  • Nomor RT RW
  • Nama desa/kelurahan
  • Nama kecamatan
  • Nama Provinsi
  • Nomor pos

3. Nomor Telepon/HP Pengirim Paket

Nomor telepon pengirim paket juga harus ditulis lengkap. Mulai dari nomor telepon rumah, HP hingga nomor WhatsApp agar kurir mudah menghubungi kamu.

Adanya beberapa nomor yang telepon lengkap untuk antisipasi jika nomor satu tidak aktif. Sehingga kurir masih tetap bisa hubungi kamu untuk hubungi ketika sudah ada di lokasi.

Contoh penulisan alamat pengirim paket:

Pengirim Paket:

Darisman (Daris)

Jl Caringin Gg Lumbung 2 no 10 RT 03 RW 03 Babakab Ciparay, Babakan Ciparay, Kota Bandung 40223.
Nomor Telepon/WA: 0896-0897-0097

Cara Menulis Alamat Paket JNE, J&T DLL

Baik kamu mengirim barang dengan JNE, J&T, Sicepat ataupun yang lainnya. Semuanya menggunakan format dan cara penulisan alamat paket yang sama.

Jadi kamu bisa gunakan format penulisan paket di atas untuk semua jasa ekspedisi. Adapun cara penulisannya berbeda tergantung dari jenis packaging yang kamu gunakan.

Berikut saya jelaskan cara penulisan alamat paket JNE, J&T ataupun yang lainnya berdasarkan jenis packingnya:

1. Cara Menulis Alamat Paket Dokumen Surat

Cara penulisan alamat paket dokumen yang dipacking dengan menggunakan amplop surat, maka cara penulisan dan peletakkan alamat paketnya beda dengan packing dengan yang lain.

Cara penulisan alamatnya kurang lebih seperti berikut:

  • Tuliskan alamat pengirim dan penerima sesuai dengan format di atas
  • Kemudian cetak dengan menggunakan printer atau tulis tangan
  • Alamat penerima ditulis pada bagian kiri atas
  • Sedangkan alamat pengirim paket ditulis pada bagian kanan paling bawah

Kurang lebih contoh penulisan alamat paket nya yaitu seperti berikut:

cara menulis alamat paket

2. Cara Menulis Alamat Paket Kardus/Box

Sedangkan untuk paket barang yang di packing dengan menggunakan karton, maka penulisan alamat paket nya di tulis di bagian atas karton yang digunakan. Kurang lebih seperti berikut:

  • Tulis nama penerima paket di bagian atas karton
  • Tulis nama penerima dibagian bawah
  • Tulisan ini bisa langsung di tulis menggunakan pulpen di karton atau menggunakan label dan kertas yang ditempel

Kurang lebih contoh penulisan alamat paket pada karton adalah seperti gambar berikut:

cara menulis alamat paket

Cara Mencetak Label Alamat Paket Pada Toko Online

Lantas bagaimana jika saya berjualan online dan saya ingin mencetak alamat paketnya? Gimana cara mencetak alamatnya?

Gampang, di Tokopedia, Shopee atau pun marketplace lainnya sudah menyediakan fitur cetak label alamat penerima paket. Ketika pembeli selesai booking dan bayar barang yang mereka pesan, akan muncul informasi berikut ke toko kamu:

  • Jasa ekspedisi yang di gunakan
  • Nomor kode booking (Barcode)
  • Informasi barang (Nama, jumlah dan berat)
  • Harga Ongkir
  • Nama dan alamat penerima paket
  • Nama pengirim
  • Catatan dari pembeli

Adapun cara mencetak label alamat penerima paket dari marketplace kurang lebih seperti berikut ini:

  • Login ke akun Tokopedia (sebagai contoh saja)
  • Lalu klik pada menu Notifikasi
  • Klik menu ‘Siap Dikirim
  • Kemudian di klik menu titik tiga
  • Setelah itu akan muncul pilihan ‘Cetak Label‘ dan ‘Batalkan Pesanan
  • Selanjutnya akan diarahkan pada detail alamat pesanan, langsung saja klik icon yang bertuliskan Cetak
  • Tunggu label pengiriman keluar (dicetak)

Cara Tracking Paket yang Dikirim

Setelah paket terkirim, kamu bisa tracking paket yang kamu kirim tersebut dengan menggunakan kode resi pengiriman produk. Caranya sangat mudah, setiap ekspedisi menyediakan fitur tracking.

Adapun cara melacak paket barang yang sudah kamu kirim, di antaranya adalah sebagai berikut:

  • Cek kode resi pengiriman barang
  • Kemudian buka halaman situs JNE, J&T, Sicepat atau situs lain sesuai dengan jasa ekspedisi yang kamu gunakan
  • Kemudian klik menu traking paket atau cek resi
  • Lalu input kode resi di kolom yang disediakan
  • Klik cek atau tracking
  • Akan muncul status barang yang dikirim

Tips Sebelum Mengirim Paket yang Benar

Banyak sekali terjadi kesalahan dalam pengiriman paket karena kesalahan penulisan alamat hingga human error. Agar tidak terjadi hal yang tidak diinginkan, kamu gunakan dan ikuti tips berikut:

1. Packing Barang dengan Baik

Pastikan barang yang akan kamu kirim sudah dipacking dengan baik dan benar. Jika barangnya mudah pecah, maka gunakan bubble wrap. Ini akan membantu melindungi barang dari benturan.

Rapikan setiap barang yang dipakcing dengan baik agar tidak terjadi hal yang tidak diinginkan.

2. Pastikan Alamat Pengiriman Sudah Benar

Kemudian setelah kamu tulis nama penerima dan pengirim, kamu cek ulang kedua alamat tersebut. Pastikan keduanya sudah ditulis dengan baik dan benar.

Jika salah, kamu risiko akan kamu tanggung sendiri dan ini bisa sangat berbahaya dan sangat merugikan.

3. Pilih Jasa Pengiriman (Kurir) yang Tepat

Jangan asal pilih, sebaiknya pilih jasa pengiriman atau kurir yang tepat. Tidak semua jasa kurir ini bagus dan layak kamu gunakan begitu saja. Pilih yang paling tepat dan terpercaya yang ada di kota kamu.

4. Perhatikan Ongkos Kirim

Untuk ongkos kirim ini merupakan bagian yang paling sensitif. Biasanya sering sekali terjadi kesalahan biaya paket antara yang dipesan dengan proses packingnya.

Beberapa hal yang mempengaruhi harga paket barang yang dikirim, yaitu:

  • Dimensi paket yang dikirim: Ukuran paket yang besar biayanya akan lebih mahal
  • Berat barang: Semakin berat timbangannya akan semakin mahal pula biaya pengiriman nya
  • Durasi pengiriman: Semakin cepat proses pengiriman nya akan semakin mahal biayanya

5. Gunakan Asuransi Pengiriman

Agar barang lebih aman dan terlindungi serta untuk antisipasi hal-hal yang tidak diinginkan, maka saran saya gunakan asuransi. Jadi jika terjadi barang hilang ataupun lainnya, kamu akan dapat pergantian.

Asuransi akan bantu melindungi keamanan barang kamu yang dikirim jadi bisa terlindungi dari kerugian yang lebih besar.

6. Tracking Packet Hingga ke Penerima

Kemudian terakhir, jangan lupa untuk terus tracking paket barang yang kamu kirim hingga sampai ke tangan konsumen. Dengan cara ini kamu bisa tahu apakah paket akan dikirim tepat waktu atau tidak ke penerima.

Akhir Kata

Cara menulis alamat paket itu sangat mudah, tidak jauh berbeda dengan penulisan paket surat. Yang harus diperhatikan dari penulisan keduanya adalah detailing datanya.

Data alamat pengirim dan penerima paket harus jelas dan detail mulai dari nama jalan hingga kode pos.

Tinggalkan komentar